Bagaimana Sikap Allah Terhadap Yeremia dan Lewi?

Bagaimana sikap Allah terhadap Yeremia dan Lewi?

Jawaban:

Sikap Allah terhadap Yeremia dan Lewi adalah Allah menunjukkan kasih dan penerimaan yang luar biasa kepada Yeremia dan Lewi, meskipun mereka memiliki keterbatasan. Dia memilih dan memperkuat mereka untuk menjalankan misi penting, membuktikan bahwa Dia selalu membuka tangan bagi mereka yang mau taat dan percaya kepadaNya.

Penjelasannya:

Kisah Yeremia dan Lewi dalam bacaan ini memberikan kesaksian yang luar biasa tentang kasih dan penerimaan Allah yang tak terbatas. Meskipun mereka memiliki keterbatasan, Allah memilih dan memperkuat mereka untuk menjalankan misi penting.

Yeremia, yang merasa tidak pandai berbicara, dipilih Allah sebelum ia lahir untuk menjadi nabi (Yeremia 1:5). Ini menunjukkan kasih dan kepercayaan Allah yang besar kepada Yeremia, terlepas dari keraguannya. Allah tidak meninggalkan Yeremia dalam keterbatasannya, melainkan memberikan dukungan dan kekuatan dengan berjanji untuk menyertainya dan melepaskannya dari rasa takut (Yeremia 1:7-8).

Lewi, seorang pemungut cukai yang dipandang negatif, dipanggil Yesus untuk menjadi muridNya (Lukas 5:27). Tindakan Yesus ini menunjukkan bahwa Allah, melalui Yesus, mau menerima siapa saja yang mau mengikuti jalan yang benar. Yesus tidak mempersoalkan masa lalu Lewi, melainkan menunjukkan penerimaan tanpa syarat dengan mau makan bersama Lewi dan para pemungut cukai lainnya (Lukas 5:29).

Kisah Yeremia dan Lewi mengingatkan kita bahwa Allah tidak melihat keterbatasan atau masa lalu kita. Dia justru melihat potensi dan kerelaan kita untuk taat dan percaya kepadaNya. Allah selalu memberikan dukungan dan kekuatan bagi mereka yang mau melayani Dia. Kita diundang untuk belajar dari Yeremia dan Lewi untuk tidak ragu dalam melayani Tuhan, karena Dia selalu membuka tangan bagi mereka yang mau taat dan percaya kepadaNya.