Arti Kata Heang dalam Bahasa Batak beserta Contoh Penggunaannya

Heang dalam bahasa batak termasuk salah satu kata-kata kotor; kata kasar; kata yang tidak pantas untuk diucapkan.

Dalam bahasa batak, heang diartikan sebagai alat kelamin wanita [vagina].

Kata ini biasanya keluar dari mulut seseorang lantaran sedang emosi, marah dan kesal.

Contoh penggunaan kata heang dalam kehidupan sehari-hari:

Budi: “mamalum sahit mi, Iwan”?

Iwan: “Nunga bah, malum na ma i”

Budi: “Allangi ma tena i, heang!”. Jut hian rohakku mambege i. Pangidoan ni rohakku nian, sai lam tu haccit ma nian sahit mi. Asa mate ho.

Iwan: “Bursik ma songon ko jolma. Si heang do ho, rojan!

Terjemahannya:

Budi: “udah sembuh sakit mu itu, Iwan”?

Iwan: “Udah, akan sembuhlah itu”

Budi: “makanlah (kotoran mahluk hidup) itu, {vagina;alat kelamin wanita}!. Kesal kali aku mendengar (jawaban) mu itu. Permintaan hatiku kian, semakin parah/tambah sakitlah pernyakit mu itu. Biar mati kau.

Iwan: “semburlah kau jadi manusia. Si {vagina;alat kelamin wanita} kayak kau (manusia), rojan!

Itulah arti kata heang lengkap dengan contoh penggunaanya. Begitu kasarnya kata heang ini! Oleh karena itu kata heang memang sangat tidak pantas untuk diucapkan.