Apa Maksud Orang Farisi Menanyakan Hal Itu?

Apa maksud orang Farisi menanyakan hal itu?

Jawaban:

Maksud orang Farisi menanyakan hal itu adalah untuk menjebak Yesus dalam dilema politik. Mereka ingin Yesus terjebak antara mendukung Romawi dan memicu pemberontakan. Pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar adalah jebakan karena jawaban "ya" akan menuduh Yesus sebagai kolaborator Romawi, dan jawaban "tidak" akan menuduhnya sebagai pemberontak.

Penjelasannya:

Orang-orang Farisi memiliki maksud tersembunyi ketika menanyakan kepada Yesus tentang pajak kepada Kaisar. Mereka ingin menjebak Yesus dalam dilema politik. Saat itu, Yudea berada di bawah kekuasaan Romawi, dan orang-orang Farisi terbagi dalam dua kelompok: Pendukung Romawi ingin Yesus mendukung pembayaran pajak untuk menunjukkan kesetiaan, sedangkan Penentang Romawi ingin Yesus menentang pajak untuk memicu pemberontakan.

Pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar adalah jebakan. Jika Yesus menjawab "ya," orang-orang Farisi yang menentang Romawi akan menuduhnya sebagai kolaborator. Jika Yesus menjawab "tidak," orang-orang Farisi yang pro-Romawi akan menuduhnya sebagai pemberontak. Tujuan mereka adalah untuk mencoreng reputasi Yesus dan membawanya ke hadapan otoritas Romawi untuk ditangkap.

Namun, Yesus tidak terjebak dalam perangkap mereka. Jawabannya, "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah," menunjukkan bahwa Yesus tidak terikat pada kepentingan politik dan tidak ingin terlibat dalam pemberontakan. Yesus menekankan bahwa ada dua kewajiban: kewajiban kepada pemerintah (pajak) dan kewajiban kepada Allah (ketaatan).