Agar Dapat Melaksanakan Kasih Seperti yang Dikehendaki Yesus Dalam Lukas 6:27-37, Sikap Apa Saja yang Perlu Kita Miliki?

Agar dapat melaksanakan kasih seperti yang dikehendaki Yesus dalam Lukas 6:27-37, sikap apa saja yang perlu kita miliki?

Jawaban:

Untuk melaksanakan kasih seperti yang dikehendaki Yesus dalam Lukas 6:27-37, kita perlu memiliki kasih tanpa syarat, kemurahan hati, kerendahan hati, pengampunan, dan kepercayaan kepada Allah.

Penjelasannya:

Lukas 6:27-37 menjadi panduan bagi kita untuk melaksanakan kasih seperti yang dikehendaki Yesus. Di dalamnya, terkandung beberapa sikap penting yang perlu kita tanamkan dalam diri.

Pertama, kita diajak untuk memiliki kasih tanpa syarat. Hal ini berarti mengasihi semua orang, tanpa terkecuali, bahkan mereka yang telah menyakiti kita. Kasih ini tidak didasarkan pada perbuatan orang lain, melainkan pada kasih Allah yang tanpa pamrih kepada kita semua.

Kedua, kemurahan hati menjadi kunci penting. Kita didorong untuk bermurah hati kepada orang lain, baik dalam hal materi maupun kasih sayang. Memberi tanpa pamrih menunjukkan bahwa kita mengutamakan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan diri sendiri.

Ketiga, kerendahan hati adalah fondasi penting dalam kasih. Kita harus menyadari bahwa kita juga manusia berdosa yang membutuhkan kasih karunia Allah. Kerendahan hati memungkinkan kita untuk menerima orang lain apa adanya dan mengampuni kesalahan mereka.

Keempat, pengampunan merupakan esensi dari kasih. Kita diajak untuk mau mengampuni orang lain yang telah berbuat salah kepada kita. Pengampunan bukan berarti melupakan apa yang telah terjadi, tetapi melepaskan kepahitan dan dendam yang ada di hati. Dengan mengampuni, kita meneladani Allah yang penuh kasih dan pengampunan.

Terakhir, kepercayaan kepada Allah menjadi kekuatan untuk melaksanakan kasih. Kita harus yakin bahwa Allah akan membalas kebaikan kita dan memberikan upah yang berlimpah kepada mereka yang mengasihi dan memberi kepada orang lain. Kepercayaan ini memberi kita kekuatan untuk terus berbuat baik, bahkan ketika itu sulit.

Meneladani kasih Yesus bukanlah hal yang mudah. Kita membutuhkan pertolongan dari Allah untuk dapat memiliki sikap-sikap yang disebutkan di atas. Namun, dengan tekad dan usaha yang sungguh-sungguh, kita semua dapat belajar untuk mengasihi seperti Yesus dan menjadi terang bagi dunia.