Saat Monster Mata Kering Hampir Merebut Penglihatanku, dan Bagaimana Insto Dry Eyes Menyelamatkanku

Ilustrasi Monster Mata Kering Mengintai. Sumber: theeyeobserver.com

Kutatap deadline project yang semakin dekat. Layar komputer bagaikan magnet yang tak tertahankan. Seharian fokus mengetik, membaca, dan membuat desain grafis, aku tak hiraukan waktu. Jam menunjukkan pukul 12 malam. Tiba-tiba, rasa perih menusuk menyerang mataku. Penglihatanku kabur, bagaikan diselimuti kabut tebal.

Awalnya, aku abaikan rasa itu, berusaha menyelesaikan tugas. Namun, rasa perih itu kian menjadi. Seperti semut-semut kecil yang menggigit mataku, menusuk tanpa henti. Aku tak tahan lagi. Pekerjaan terhenti. Aku memejamkan mata erat, berusaha meredakan rasa perih yang menyiksa.

Kegelapan menyelimuti mataku. Aku tak bisa melihat apa-apa. Panik dan ketakutan menyelimuti. Bagaimana jika aku tak bisa melihat lagi? Bagaimana jika aku kehilangan penglihatan? Pikiran-pikiran buruk itu berputar di kepalaku.

Perlahan, kelopak mataku terangkat pada Selasa pagi yang suram. Perih masih menusuk di kedua bola mataku, namun penglihatanku perlahan kembali jernih. Kejadian malam itu bagaikan tamparan keras yang menyadarkanku (bukan pun!). Setiap kedipan terasa seperti gesekan amplas di permukaan mataku yang kering. Aku meremas, berharap perihnya hilang, tapi yang ada malah air mata perih mengalir.

Ternyata, mata kering bukan sekadar monster yang menggerogoti kenyamanan. Ia adalah pemangsa licik yang mengintai dalam gelap, menunggu saat yang tepat untuk menerkam dan merenggut penglihatan kita. Jika dibiarkan, monster ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti iritasi, infeksi, kerusakan kornea, dan bahkan kehilangan penglihatan permanen.

Aku bertekad untuk melawan monster mata kering. Istirahat teratur, mengonsumsi makanan bergizi, dan menggunakan obat tetes mata menjadi kebiasaan baru. Aku tak ingin merasakan mimpi buruk mata kering itu lagi.

Untungnya, aku ingat Insto Dry Eyes #SolusiMataKering. Obat tetes mata yang selalu kusimpan di tas. Segera aku teteskan dua tetes pada setiap mata. Sensasi dingin dan menyegarkan langsung terasa. Perlahan, rasa perih mulai mereda dan penglihatanku semakin jelas.

Insto Dry Eyes bagaikan penyelamat di tengah mimpi burukku. Dia membantuku mengatasi mata kering dengan cepat dan efektif. Sejak saat itu, Insto Dry Eyes menjadi sahabat setiaku. Aku selalu membawanya ke mana pun aku pergi, untuk berjaga-jaga jika monster mata kering kembali menyerang.

Pengalaman mencekam dengan mata kering membuka mataku akan banyak hal. Bahwa kesehatan mata adalah harta yang tak ternilai. Bahwa kita harus belajar untuk berhenti dan istirahat, sebelum tubuh kita memberontak. Bahwa mata kering bukan drama, tapi bahaya nyata yang bisa mengancam penglihatan.

Insto Dry Eyes 7.5ml. Sumber: tokopedia.com/combiphar

Mata kering dapat menyerang siapa saja. Berikut beberapa gejala yang perlu diwaspadai, seperti mata pegal dan tegang, sepet seperti perih, gatal, atau seperti ada pasir di mata, kering dan perih, penglihatan kabur, merah, berair, dan lengket.

Banyak faktor yang dapat membuat mata kering muncul, seperti faktor gaya hidup, seperti penggunaan gadget dan komputer atau laptop, dan faktor lingkungan, seperti asap polusi, debu, dan paparan sinar UV yang berlebihan.

Meskipun mata kering berbahaya, dia bisa dilawan. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan:
  • Mengubah gaya hidup dapat membantu mengatasi mata kering, seperti membatasi waktu penggunaan layar elektronik dengan menerapkan aturan 20-20-20 dan mengonsumsi makanan bergizi kaya vitamin A dan C, seperti wortel, ubi jalar, dan jeruk.
  • Menggunakan obat tetes mata, seperti Insto Dry Eyes, dapat membantu meredakan rasa perih dan gatal, serta menjaga kelembapan mata. Jenis obat tetes mata lainnya, seperti obat tetes mata yang mengandung air mata buatan atau obat tetes mata yang mengandung hyaluronic acid, juga dapat membantu mengatasi mata kering.
  • Jika gejala mata kering parah dan tidak membaik, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter mata. Dokter mata akan melakukan pemeriksaan, seperti tes Schirmer dan TBUT, untuk mendiagnosis penyebab mata kering dan memberikan pengobatan yang tepat.

Mata kering bukan sekadar rasa tidak nyaman, tetapi dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti iritasi, infeksi, kerusakan kornea, dan bahkan kehilangan penglihatan permanen. Gejalanya antara lain mata pegal, sepet, kering, dan penglihatan kabur. Untuk melawan mata kering, terapkan gaya hidup sehat, seperti mengurangi penggunaan gadget, termasuk menghindari menatap layar komputer terlalu lama, cukup tidur, dan minum air putih yang cukup, gunakan obat tetes mata seperti #InstoDryEyes sesuai dengan anjuran dokter, dan periksakan diri ke dokter mata secara rutin. Jaga kesehatan mata Anda untuk melihat keindahan dunia.

Komentar