Materi Brahman - Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti SMA/SMK Kelas XI

Berikut adalah materi Brahman, mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti SMA/SMK Kelas XI.

Brahman

Brahman adalah salah satu konsep utama dalam agama Hindu. Brahman merupakan realitas mutlak, meliputi segala yang ada (sat), sadar atau kekal (cit), serta sumber kebahagiaan sesungguhnya (ananda). Brahman juga disebut sebagai Tuhan dalam agama Hindu.

Definisi Brahman

Istilah Brahman berasal dari akar kata bṛh yang artinya mengembang (Sutrisna, 2009:49). Secara etimologis kata Brahman menunjukkan bahwa Dia yang berkembang dan melampaui segalanya.

Dalam kitab-kitab Upaniṣad, Brahman didefinisikan sebagai berikut:

1. Bṛhad Āraṇyaka Upaniṣad III.8.9

etasya vā akṣarasya praśāsane, Gārgi, sūryācandramasau vidhṛtau tiṣṭhataḥ; etasya vā akṣarasya praśāsane, Gārgi, dyāvāpṛthivyau vidhṛte tiṣṭhataḥ; etasya vā akṣarasya praśāsane, Gārgi, nimeṣā, muhūrtā, ahorātraṇy ardhamāsā, māsā, ṛtavaḥ, saṁvatsara iti, vidhṛtas tiṣṭhanti; etasya vā akṣarasya praśāsane, Gārgi, prācyonyā nadyaḥ syandante śvetebhyaḥ parvatebhyaḥ, praticyonyāḥ, yāṁ yāṁ cā diśam anu; etasya vā akṣarasya praśāsane, Gārgi, dadato manuṣyāḥ praśaṁsanti; yajamānaṁ devāḥ, darviṁ pitaro`nvāyattāḥ

Terjemahan:

Sesungguhnya atas perintah yang kekal itu Gārgi, matahari dan bulan berada pada kedudukannya masing-masing. Atas perintah-Nya, wahai Gārgi surga dan Bumi berada pada tempatnya masing-masing. Atas perintahNya, wahai Gārgi, apa yang disebut waktu, jam, hari, malam, tengah malam, bulan, musim, tahun, berada pada kedudukannya masing-masing. Atas perintahNya wahai Gārgi beberapa sungai mengalir ke timur dari gunung-gunung bersalju, yang lain ke barat dalam arah alirannya masing-masing. Atas perintahNya wahai Gārgi manusia memuji dia yang memberi, dewata menginginkan pelaku yajna dan leluhur menginginkan persembahan darvi.

Dalam sloka ini, Brahman digambarkan sebagai kekuatan yang mengatur dan mengendalikan alam semesta. Brahmanlah yang membuat matahari dan bulan berotasi, bumi dan langit berada pada tempatnya, serta berbagai fenomena alam lainnya berjalan secara teratur.

2. Chāndogya Upaniṣad III.5.1

atha yesyordhvā raśmayas tā evāsyordhvā madhu- nāḍyo guhyā evādeśā madhu kṛto, brahmaiva puṣpam, ta amṛta āpaḥ

Terjemahan:

Sekarang sinar di atas adalah tempat berkumpulnya
madu yang disebelah atas, ajaran upaniśad yang tersembunyi adalah penghasil madu. Brahman adalah kembang. Air-air ini adalah tirta amrta-nya.

Dalam sloka ini, Brahman digambarkan sebagai kembang yang harum dan indah. Kembang ini menghasilkan madu yang manis dan menyegarkan. Madu ini melambangkan kebahagiaan dan kedamaian yang dapat dicapai oleh mereka yang menyadari Brahman.

3. Īśa Upaniṣad sloka 5

tad ejati tan naijati tad dūre tad vad antike, tad antarasya sarvasya tad u sarvasyāsya bāhyataḥ

Terjemahan:

Dia bergerak dan Dia tidak bergerak; Dia jauh dan Dia Dekat, Dia di dalam segalanya dan Dia juga di luar segalanya.

Dalam sloka ini, Brahman digambarkan sebagai sesuatu yang transenden dan imanen. Brahman berada di luar alam semesta, tetapi juga berada di dalam alam semesta.

Sifat-sifat Brahman

Brahman memiliki tiga sifat utama, yaitu:

1. Sat
Sat berarti ada, kekal, dan abadi. Brahman adalah realitas mutlak yang ada dengan sendirinya, tidak diciptakan oleh siapa pun dan tidak akan pernah lenyap. Brahman adalah sumber dari segala yang ada, termasuk alam semesta dan segala isinya.

2. Cit
Cit berarti sadar, mengetahui, dan cerdas. Brahman adalah kesadaran yang Mahatinggi. Brahman mengetahui segala sesuatu yang ada di alam semesta, baik yang tampak maupun yang tak tampak. Brahman juga mengetahui segala sesuatu yang telah terjadi, yang sedang terjadi, dan yang akan terjadi.

3. Ananda
Ananda berarti bahagia. Brahman adalah sumber kebahagiaan sejati. Brahman adalah kebahagiaan yang tidak terbatas dan tidak berkesudahan. Brahman adalah kebahagiaan yang tercapai oleh mereka yang menyadari Brahman.

Berikut adalah beberapa contoh penerapan konsep Brahman dalam kehidupan sehari-hari:
  • Kepercayaan bahwa alam semesta ini diatur oleh kekuatan yang lebih tinggi
  • Praktek meditasi untuk mencapai ketenangan dan kedamaian batin
  • Penyembahan kepada Tuhan sebagai sumber segala yang ada

Kesimpulan

Brahman adalah realitas mutlak yang meliputi segala yang ada, sadar atau kekal, serta sumber kebahagiaan sesungguhnya. Brahman juga disebut sebagai Tuhan dalam agama Hindu.