Keuntungan dan Tantangan Menjadi Sintua Gereja HKBP

Sintua adalah salah satu jabatan pelayan dalam gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Jabatan ini memiliki peran penting dalam pelayanan gereja, yaitu membantu pendeta dalam memimpin dan melayani jemaat.

Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan oleh seseorang yang menjadi Sintua di gereja HKBP. Berikut ini adalah beberapa keuntungan tersebut:

1. Menjadi berkat bagi orang lain

Sebagai pelayan gereja, Sintua memiliki kesempatan untuk menjadi berkat bagi orang lain. Sintua dapat membantu orang lain untuk mengenal Tuhan dan bertumbuh dalam iman. Sintua juga dapat menjadi teladan bagi orang lain dalam hidup yang bermoral dan beretika.

2. Meningkatkan kualitas diri

Menjadi Sintua menuntut seseorang untuk memiliki kualitas diri yang baik. Sintua harus memiliki pengetahuan tentang Alkitab, teologi, dan pelayanan gereja. Sintua juga harus memiliki karakter yang baik, seperti kasih, kesabaran, dan kerendahan hati.

Dengan menjadi Sintua, seseorang akan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas dirinya. Sintua akan belajar banyak hal baru tentang Alkitab, teologi, dan pelayanan gereja. Sintua juga akan belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

3. Memiliki relasi yang luas

Menjadi Sintua akan memberikan seseorang kesempatan untuk memiliki relasi yang luas. Sintua akan bertemu dengan berbagai macam orang dari berbagai latar belakang. Sintua juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan gereja yang akan mempertemukannya dengan orang-orang baru.

Relasi yang luas ini dapat menjadi keuntungan bagi Sintua. Sintua dapat memanfaatkan relasi ini untuk membantu orang lain dan mengembangkan pelayanan gereja.

4. Memiliki kesempatan untuk memajukan gereja

Sintua memiliki peran penting dalam memajukan gereja. Sintua dapat membantu pendeta dalam memimpin dan melayani jemaat. Sintua juga dapat memberikan ide dan saran untuk kemajuan gereja.

Tentu saja, menjadi Sintua juga memiliki tantangan tersendiri. Berikut ini adalah beberapa tantangan yang dihadapi oleh Sintua:

1. Tantangan rohani

Sintua harus memiliki iman yang kuat dan hidup yang berkenan kepada Tuhan. Sintua harus selalu siap untuk menghadapi tantangan-tantangan rohani, seperti godaan dosa, kesesatan, dan pergumulan iman.

2. Tantangan pelayanan

Sintua harus siap untuk bekerja keras dan berkorban untuk pelayanan gereja. Sintua harus terlibat dalam berbagai kegiatan gereja, seperti ibadah, pelayanan sosial, dan kegiatan lainnya.

3. Tantangan hubungan

Sintua harus mampu menjalin hubungan yang baik dengan jemaat, pendeta, dan rekan-rekan pelayan lainnya. Sintua harus mampu menjadi pendengar yang baik dan menyelesaikan konflik dengan bijaksana.

Terakhir, apakah sintua mendapat gaji? Secara umum, Sintua di gereja HKBP tidak mendapat gaji. Sintua adalah pelayan gereja yang melayani secara sukarela. Namun, ada beberapa Sintua yang mendapatkan uang terima kasih (hamauliateon) dan sipalasroha.

Menjadi Sintua di gereja HKBP adalah sebuah panggilan dan tanggung jawab yang besar. Sintua memiliki peran penting dalam memimpin dan melayani jemaat. Oleh karena itu, Sintua harus siap menghadapi berbagai tantangan.

Namun, jika seseorang bersedia untuk menghadapi tantangan tersebut, maka menjadi Sintua akan menjadi pengalaman yang sangat berharga. Sintua akan memiliki kesempatan untuk menjadi berkat bagi orang lain, meningkatkan kualitas diri, memiliki relasi yang luas, dan memajukan gereja.

Dengan demikian, menjadi Sintua merupakan sebuah kesempatan yang baik bagi seseorang yang ingin melayani Tuhan dan sesama.