JAWABAN! Jelaskan Contoh Konflik di Tempat Kerja yang Saudara Alami atau Dapat Amati, Kemudian Diskusikan dengan Lima Tahap Konflik dari Louis Pondy

Jelaskan contoh konflik di tempat kerja yang saudara alami atau dapat amati, kemudian diskusikan dengan lima tahap konflik dari louis pondy. Tuliskan setiap tahap konflik secara rinci. Uraikanlah cara penyelesaian konflik tersebut.

Jawaban:

Contoh Konflik di Tempat Kerja

Saya pernah mengalami konflik di tempat kerja dengan salah satu rekan kerja saya. Konflik tersebut terjadi karena adanya perbedaan pendapat mengenai cara mengerjakan suatu proyek. Saya berpendapat bahwa proyek tersebut harus dikerjakan dengan cara yang lebih efisien, sedangkan rekan kerja saya berpendapat bahwa proyek tersebut harus dikerjakan dengan cara yang lebih detail.

Tahap Laten Konflik

Pada tahap laten konflik, kedua pihak belum menyadari adanya konflik. Perbedaan pendapat yang terjadi masih bersifat laten, belum berkembang menjadi konflik yang terbuka. Pada tahap ini, kedua pihak masih berusaha untuk menghindari konflik.

Tahap Perceived Konflik

Pada tahap perceived konflik, kedua pihak mulai menyadari adanya konflik. Perbedaan pendapat yang terjadi mulai menjadi konflik yang nyata. Pada tahap ini, kedua pihak mulai saling mengklarifikasi pendapat mereka.

Tahap Felt Konflik

Pada tahap felt konflik, kedua pihak mulai merasakan emosi negatif akibat konflik. Emosi negatif tersebut dapat berupa kemarahan, kebencian, atau kecemasan. Pada tahap ini, kedua pihak mulai menghindari kontak satu sama lain.

Tahap Manifest Konflik

Pada tahap manifest konflik, konflik mulai menjadi terbuka. Kedua pihak mulai saling menyerang secara verbal atau nonverbal. Pada tahap ini, konflik dapat menyebabkan kerusakan hubungan kerja dan produktivitas kerja.

Tahap Konflik Sesudah Penyelesaian

Pada tahap konflik sesudah penyelesaian, konflik telah diselesaikan. Kedua pihak dapat kembali bekerja sama secara normal. Pada tahap ini, kedua pihak dapat belajar dari konflik yang terjadi untuk menghindari konflik yang serupa di masa depan.

Cara Penyelesaian Konflik

Konflik dapat diselesaikan dengan berbagai cara, tergantung pada jenis konflik dan penyebabnya. Beberapa cara penyelesaian konflik yang umum digunakan adalah:

1.Akomodasi
Pada cara ini, salah satu pihak mengalah demi kepentingan pihak lain. Cara ini dapat diterapkan jika konflik tidak terlalu penting atau jika salah satu pihak lebih kuat dari pihak lain.

2. Kompromi
Pada cara ini, kedua pihak saling mengurangi tuntutan mereka untuk mencapai kesepakatan. Cara ini dapat diterapkan jika kedua pihak memiliki kepentingan yang sama-sama penting.

3. Persaingan
Pada cara ini, salah satu pihak berusaha untuk memaksakan kehendaknya kepada pihak lain. Cara ini dapat diterapkan jika konflik menyangkut kepentingan yang sangat penting.

4. Kolaborasi
Pada cara ini, kedua pihak bekerja sama untuk mencari solusi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Cara ini merupakan cara yang paling ideal untuk menyelesaikan konflik.

Penyelesaian Konflik yang Saya Lakukan

Dalam kasus konflik yang saya alami, saya dan rekan kerja saya akhirnya dapat menyelesaikan konflik tersebut dengan cara kolaborasi. Kami duduk bersama untuk membahas perbedaan pendapat kami dan mencari solusi yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Akhirnya, kami sepakat untuk mengerjakan proyek tersebut dengan cara yang menggabungkan kedua pendapat kami.

Cara penyelesaian konflik dengan kolaborasi ini dapat diterapkan dalam berbagai jenis konflik, termasuk konflik di tempat kerja. Cara ini dapat membantu kedua pihak untuk menyelesaikan konflik dengan cara yang damai dan menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.