JAWABAN! Hanya Fokus pada Orientasi Kognitif dalam Pembelajaran dapat Menyebabkan

Hanya fokus pada orientasi kognitif dalam pembelajaran dapat menyebabkan...
A. Murid malas belajar
B. Perkembangan kecakapan emosi dan sosial murid terabaikan
C. Murid tertekan untuk sekolah
D. Sistem penilaian tidak sesuai

Jawaban yang tepat adalah (B).

Penjelasan:

Orientasi kognitif dalam pembelajaran berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir, pemahaman, dan penguasaan pengetahuan. Jika hanya fokus pada orientasi kognitif, maka pengembangan kecakapan emosi dan sosial murid terabaikan.

Kecakapan emosi dan sosial merupakan hal yang penting bagi murid untuk berkembang secara utuh. Kecakapan emosi membantu murid untuk memahami dan mengelola emosinya sendiri, sedangkan kecakapan sosial membantu murid untuk berinteraksi dengan orang lain secara positif.

Jika kecakapan emosi dan sosial murid terabaikan, maka murid dapat mengalami kesulitan dalam hal-hal berikut:
  • Mengelola stres dan tekanan
  • Membangun hubungan yang sehat dengan orang lain
  • Beradaptasi dengan perubahan
  • Bersikap asertif

Oleh karena itu, pembelajaran yang baik harus memperhatikan keseimbangan antara orientasi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Orientasi kognitif berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir, pemahaman, dan penguasaan pengetahuan. Orientasi afektif berfokus pada pengembangan kecakapan emosi, sedangkan orientasi psikomotorik berfokus pada pengembangan keterampilan fisik.

Berikut adalah beberapa contoh kegiatan pembelajaran yang dapat mengembangkan kecakapan emosi dan sosial murid:
  • Bermain peran
  • Berdiskusi
  • Kerja kelompok
  • Kegiatan sukarela
  • Kegiatan seni dan budaya

Dengan melibatkan murid dalam kegiatan-kegiatan tersebut, maka murid dapat belajar untuk memahami dan mengelola emosinya sendiri, serta berinteraksi dengan orang lain secara positif.