JAWABAN! Buatlah bagan metagenesis tumbuhan paku

Tumbuhan paku adalah salah satu kelompok tumbuhan berpembuluh yang memiliki siklus hidup yang unik. Siklus hidup tumbuhan paku disebut dengan metagenesis, yaitu pergiliran keturunan antara dua fase yang berbeda, yaitu fase gametofit dan fase sporofit.

Fase Gametofit

Fase gametofit adalah fase haploid, yaitu memiliki satu set kromosom. Fase ini dimulai dari spora yang jatuh di tempat yang lembap. Spora akan berkecambah dan tumbuh menjadi protalium. Protalium adalah tumbuhan paku yang berukuran kecil dan berbentuk hati. Protalium memiliki dua alat reproduksi, yaitu anteridium dan arkegonium.

Anteridium adalah alat kelamin jantan yang menghasilkan spermatozoid. Arkegonium adalah alat kelamin betina yang menghasilkan ovum. Spermatozoid akan membuahi ovum, sehingga terbentuk zigot. Zigot akan tumbuh menjadi sporofit.

Fase Sporofit

Fase sporofit adalah fase diploid, yaitu memiliki dua set kromosom. Fase ini dimulai dari zigot yang tumbuh menjadi sporofit. Sporofit adalah tumbuhan paku yang berukuran besar dan memiliki daun, batang, dan akar. Sporofit memiliki sporangium, yaitu kotak spora yang terletak di bagian bawah daun.

Sporangium akan menghasilkan spora. Spora akan jatuh di tempat yang lembap dan berkecambah menjadi protalium. Dengan demikian, siklus hidup tumbuhan paku akan berulang kembali.

Bagan Metagenesis Tumbuhan Paku

Berikut adalah bagan metagenesis tumbuhan paku:


Bagan tersebut menunjukkan pergiliran keturunan antara dua fase yang berbeda, yaitu fase gametofit dan fase sporofit. Fase gametofit dimulai dari spora yang berkecambah menjadi protalium. Protalium adalah tumbuhan paku yang berukuran kecil dan berbentuk hati. Protalium memiliki dua alat reproduksi, yaitu anteridium dan arkegonium.

Anteridium adalah alat kelamin jantan yang menghasilkan spermatozoid. Arkegonium adalah alat kelamin betina yang menghasilkan ovum. Spermatozoid akan membuahi ovum, sehingga terbentuk zigot. Zigot akan tumbuh menjadi sporofit.

Fase sporofit adalah tumbuhan paku yang berukuran besar dan memiliki daun, batang, dan akar. Sporofit memiliki sporangium, yaitu kotak spora yang terletak di bagian bawah daun. Sporangium akan menghasilkan spora. Spora akan jatuh di tempat yang lembap dan berkecambah menjadi protalium. Dengan demikian, siklus hidup tumbuhan paku akan berulang kembali.