2 Metode Mengukur Kinerja Pusat Investasi

Pengertian

Pusat investasi adalah suatu pusat pertanggungjawaban yang memiliki wewenang untuk mengambil keputusan tentang sumber ekonomi dan fasilitas fisik yang digunakan. Manajer pusat investasi bertanggung jawab untuk menghasilkan laba yang memadai dari investasi yang dikelolanya.

Untuk mengukur kinerja manajer pusat investasi, diperlukan suatu metode yang dapat menghubungkan antara laba dan investasi. Terdapat dua metode yang umum digunakan, yaitu:
  1. Return on Investment (ROI)
  2. Economic Value Added (EVA)

Penjelasan:

1. Return on Investment (ROI)

Return on Investment (ROI) adalah suatu rasio yang mengukur laba yang dihasilkan dari setiap unit investasi. ROI dihitung dengan membagi laba bersih dengan total investasi.

Rumus ROI:

ROI = Laba Bersih / Total Investasi

Keunggulan

ROI memiliki beberapa keunggulan, yaitu:
  • Mudah dipahami dan dihitung
  • Dapat digunakan untuk membandingkan kinerja pusat investasi yang berbeda
  • Dapat digunakan untuk memotivasi manajer pusat investasi untuk meningkatkan laba

Kelemahan

ROI juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu:
  • Tidak mempertimbangkan risiko investasi
  • Tidak mempertimbangkan perbedaan waktu

2. Economic Value Added (EVA)

Economic Value Added (EVA) adalah suatu ukuran kinerja yang mengukur laba yang dihasilkan setelah memperhitungkan biaya modal. EVA dihitung dengan mengurangkan biaya modal dari laba bersih.

Rumus EVA:

EVA = Laba Bersih - Biaya Modal

Keunggulan

EVA memiliki beberapa keunggulan, yaitu:
  • Mempertimbangkan risiko investasi
  • Mempertimbangkan perbedaan waktu
  • Lebih sensitif terhadap perubahan laba dan investasi

Kelemahan

EVA juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu:
  • Lebih sulit dipahami dan dihitung daripada ROI
  • Tidak dapat digunakan untuk membandingkan kinerja pusat investasi yang berbeda

Kesimpulan

Kedua metode tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pemilihan metode yang tepat tergantung pada kebutuhan dan tujuan perusahaan.