20 Soal Bab 12 Bahaya Kerusakan Alam - Agama Kristen Kelas 11 SMA/SMK

Berikut adalah 20 contoh soal Bab 12 Bahaya Kerusakan Alam mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 11 SMA/SMK beserta jawabannya:

I. PILIHAN GANDA

1. Apa yang menjadi salah satu sumber bencana yang disebabkan oleh eksploitasi sumber daya alam?
A. Perubahan iklim
B. Kehilangan habitat
C. Pencemaran sungai
D. Kekurangan sumber daya alam
E. Peningkatan populasi manusia

Jawaban: C. Pencemaran sungai

2. Menurut Robert P. Borrong, apa dampak dari eksploitasi sumber daya alam terhadap lingkungan?
A. Peningkatan keanekaragaman hayati
B. Peningkatan kualitas air sungai
C. Penghancuran hutan
D. Penurunan kebutuhan manusia
E. Peningkatan produksi energi

Jawaban: C. Penghancuran hutan

3. Apa yang seharusnya menjadi sikap manusia terhadap kondisi lingkungan, menurut Granberg M. Wesley?
A. Eksploitasi tanpa henti
B. Penyelamatan diri sendiri
C. Membangun hubungan yang kuat dengan alam
D. Mengabaikan ekosistem
E. Menjadi manusia yang egois

Jawaban: C. Membangun hubungan yang kuat dengan alam

4. Apa yang seharusnya menjadi tanggung jawab manusia terhadap seluruh kehidupan di alam semesta, menurut Robert Borrong?
A. Menguasai dan menguasai bumi
B. Membiarkan lingkungan rusak
C. Meningkatkan kerakusan manusia
D. Pemeliharaan dan penatalayanan
E. Mengabaikan kewajiban terhadap alam

Jawaban: D. Pemeliharaan dan penatalayanan

5. Apa yang ditekankan dalam Kejadian 1:1–31 tentang peran manusia terhadap alam?
A. Penguasaan tanpa batas
B. Pemusnahan sumber daya alam
C. Kepentingan manusia di atas semua
D. Penatalayanan dan perawatan
E. Penggunaan alam semesta sebagai sumber daya

Jawaban: D. Penatalayanan dan perawatan

6. Apa yang Allah berikan kepada manusia dalam Kejadian 1:28 untuk memenuhi tanggung jawab mereka terhadap alam semesta?
A. Pemberdayaan ekosistem
B. Tanggung jawab yang berat
C. Kuasa untuk menguasai alam semesta
D. Kebebasan mutlak
E. Kekuatan untuk menghancurkan alam semesta

Jawaban: C. Kuasa untuk menguasai alam semesta

7. Apa yang dimaksud dengan penatalayanan (stewardship) dalam konteks Kejadian 1:28?
A. Mengendalikan alam semesta
B. Memiliki segala sumber daya alam
C. Mengabaikan tanggung jawab terhadap alam
D. Merawat dan menjaga alam sebagai tugas manusia
E. Menggunakan alam semesta sesuai kehendak manusia

Jawaban: D. Merawat dan menjaga alam sebagai tugas manusia

8. Apa yang menjadi tujuan utama penatalayanan dalam kerangka teologi ekologi?
A. Menguasai alam semesta
B. Meningkatkan produksi energi
C. Pencapaian eksploitasi sumber daya alam
D. Memelihara kehidupan dan ekosistem dengan seimbang
E. Penggunaan alam semesta tanpa batas

Jawaban: D. Memelihara kehidupan dan ekosistem dengan seimbang

9. Mengapa pemeliharaan alam semesta dianggap sebagai tanggung jawab manusia menurut pandangan Alkitab?
A. Karena manusia ingin menguasai alam semesta
B. Karena Allah memberikan mandat kepada manusia untuk melakukannya
C. Karena alam semesta tidak penting
D. Karena manusia ingin memanfaatkan alam semesta untuk kepentingan pribadi
E. Karena alam semesta dapat merawat dirinya sendiri

Jawaban: B. Karena Allah memberikan mandat kepada manusia untuk melakukannya

10. Apa yang menjadi dampak jika manusia tidak memberi perhatian pada krisis lingkungan dan membiarkan lingkungan rusak?
A. Kesejahteraan manusia dan alam semesta
B. Penghancuran diri manusia juga
C. Peningkatan produksi energi
D. Kehilangan habitat hewan
E. Kepentingan manusia yang terpenuhi

Jawaban: B. Penghancuran diri manusia juga

II. ESSAY

1. Bagaimana eksploitasi sumber daya alam dapat menjadi sumber bencana menurut Robert P. Borrong? Jelaskan dampaknya terhadap lingkungan.

Jawaban: Menurut Robert P. Borrong, eksploitasi sumber daya alam seperti penambangan minyak, batu bara, gas bumi, dan logam dapat menyebabkan penggundulan hutan dan pencemaran lingkungan, seperti pencemaran sungai oleh limbah kimia. Dampaknya adalah kerusakan lingkungan yang berbahaya bagi manusia dan seluruh makhluk hidup di bumi.

Bagaimana Granberg M. Wesley menyarankan agar manusia bersikap terhadap kondisi lingkungan? Apa yang diungkapkan oleh Robert Borrong tentang tanggung jawab manusia terhadap seluruh kehidupan di alam semesta?

Jawaban: Granberg M. Wesley menyarankan agar manusia bersikap menghargai alam dan membangun hubungan yang kuat dengan seluruh ciptaan Tuhan serta merawatnya dalam kerja sama. Robert Borrong menyatakan bahwa manusia memiliki kewajiban dan tanggung jawab tidak hanya terhadap sesama manusia, tetapi juga terhadap seluruh kehidupan di alam semesta. Manusia harus terlibat secara aktif dalam pemeliharaan lingkungan, seperti membersihkan sungai dari sampah dan menjaga lingkungan dengan pohon-pohon yang rindang.

3. Mengapa penting bagi manusia untuk memberikan perhatian besar terhadap krisis lingkungan?

Jawaban: Penting bagi manusia untuk memberikan perhatian besar terhadap krisis lingkungan karena jika lingkungan rusak dan hancur akibat ulah manusia, manusia juga akan mengalami dampak penghancuran diri sendiri, termasuk peradabannya. Kerusakan lingkungan memiliki dampak negatif yang luas pada kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya di bumi.

4. Apa yang ditekankan dalam Kejadian 1:1–31 tentang peran manusia terhadap alam? Bagaimana Robert Borrong memahami peran manusia dalam konteks ini?

Jawaban: Dalam Kejadian 1:1–31, ditekankan bahwa manusia memiliki peran untuk merawat dan mengelola alam semesta yang telah diciptakan oleh Allah. Robert Borrong memahami peran manusia sebagai penatalayanan (stewardship), di mana manusia diberikan mandat oleh Allah untuk merawat dan mengelola bumi dengan baik, sehingga terjaga keseimbangan dalam ekosistem dan hubungan kesalingtergantungan antara makhluk hidup.

5. Bagaimana pemahaman tentang penatalayanan (stewardship) oleh manusia dapat membantu menjaga keseimbangan dalam ekosistem alam semesta?

Jawaban: Pemahaman tentang penatalayanan oleh manusia mengacu pada tanggung jawab manusia untuk merawat dan mengelola alam semesta dengan baik. Dalam kerangka ini, manusia akan berpartisipasi aktif dalam menjaga keseimbangan dalam ekosistem dengan merawat dan memelihara kehidupan. Dengan melakukan penatalayanan yang baik, manusia dapat menjaga hubungan kesalingtergantungan antara makhluk hidup dan memastikan bahwa setiap elemen ekosistem berkontribusi pada keseimbangan alam semesta.

6. Jelaskan dua hal penting yang ditekankan dalam Kejadian 1:1–31 terkait peran manusia dalam hubungannya dengan alam semesta menurut pandangan Alkitab. Bagaimana pemahaman tentang peran manusia sebagai penatalayanan (stewardship) dapat membantu memahami tanggung jawab manusia terhadap alam?

Jawaban: Dalam Kejadian 1:1–31, dua hal penting yang ditekankan adalah penciptaan alam semesta oleh Allah yang mencakup kehidupan dan peran unik manusia dalam merawatnya. Pemahaman tentang peran manusia sebagai penatalayanan (stewardship) berarti manusia memiliki tanggung jawab untuk merawat dan mengelola alam semesta sesuai dengan mandat Allah. Dalam kerangka ini, manusia menjaga keseimbangan dalam ekosistem dan memastikan hubungan kesalingtergantungan antara makhluk hidup.

7. Bagaimana teks Kejadian 1:28 menegaskan keistimewaan perawatan yang diberikan kepada manusia oleh Allah? Apa arti penting dari konsep "kuasa" yang diberikan kepada manusia dalam konteks ini?

Jawaban: Teks Kejadian 1:28 menegaskan keistimewaan perawatan yang diberikan kepada manusia dengan mengatakan bahwa manusia diberi kuasa untuk menguasai dan memelihara bumi serta seluruh makhluk hidup di dalamnya. Arti penting dari konsep "kuasa" adalah bahwa manusia memiliki tanggung jawab untuk mengelola dan merawat bumi dengan bijaksana, menggunakan pengetahuan dan kebijaksanaan yang diberikan oleh Allah.

8. Bagaimana pemahaman tentang tanggung jawab manusia dalam kerangka penatalayanan (stewardship) membantu menjaga keseimbangan dalam ekosistem alam semesta? Apa implikasinya terhadap hubungan antara manusia, hewan, dan tumbuhan?

Jawaban: Pemahaman tentang tanggung jawab manusia dalam kerangka penatalayanan membantu menjaga keseimbangan dalam ekosistem alam semesta dengan memastikan bahwa manusia merawat dan mengelola bumi dengan bijaksana. Ini berarti menjaga hubungan kesalingtergantungan antara manusia, hewan, dan tumbuhan, di mana setiap elemen ekosistem berkontribusi pada keseimbangan alam semesta. Manusia sebagai penatalayanan harus memahami bahwa tindakan mereka memengaruhi seluruh kehidupan di bumi.

9. Mengapa pemeliharaan alam semesta dianggap sebagai tanggung jawab manusia menurut pandangan Alkitab? Bagaimana hal ini mencerminkan hubungan manusia dengan penciptaannya?

Jawaban: Pemeliharaan alam semesta dianggap sebagai tanggung jawab manusia menurut Alkitab karena Allah memberikan mandat kepada manusia untuk merawat dan mengelola bumi. Ini mencerminkan hubungan manusia dengan penciptaannya, di mana manusia memiliki peran unik dalam menjaga kelestarian ciptaan Allah dan menjaga hubungan yang baik antara manusia dan alam.

10. Apa yang bisa dilakukan manusia dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi tanggung jawab mereka sebagai penatalayanan terhadap alam semesta? Berikan contoh tindakan konkret yang dapat diambil untuk merawat lingkungan.

Jawaban: Manusia dapat memenuhi tanggung jawab mereka sebagai penatalayanan terhadap alam semesta dengan mengambil tindakan konkret seperti mengurangi konsumsi sumber daya alam, mendukung praktik pertanian berkelanjutan, mengurangi limbah plastik, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, serta mendukung proyek pelestarian alam. Ini adalah beberapa contoh tindakan yang dapat diambil dalam kehidupan sehari-hari untuk merawat lingkungan dan memenuhi tanggung jawab sebagai penatalayanan.