Kunci Jawaban IPA Kelas 7 SMP Halaman 41-44 Review Bab 1 Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah

Berikut adalah kunci jawaban IPA kelas 7 SMP halaman 41-44 Review Bab 1 Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah.

1. Ada enam cabang utama ilmu Sains, yaitu Astronomi, Biologi, Fisika, Kimia, Geologi dan Ekologi. Sebutkan fokus masing-masing cabang ilmu tersebut.

Jawaban: Fokus masing-masing cabang ilmu tersebut adalah sebagai berikut:

Astronomi: Mempelajari benda-benda langit seperti bintang, planet, dan galaksi.

Biologi: Mempelajari makhluk hidup dan aspek kehidupan mereka.

Fisika: Mempelajari sifat alam dan fenomena seperti energi dan gerak.

Kimia: Mempelajari komposisi dan reaksi zat dan molekul.

Geologi: Mempelajari bumi dan perubahan permukaannya.

Ekologi: Mempelajari interaksi makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya.

2. Apakah perbedaan antara besaran pokok dan besaran turunan? Sebutkan masing-masing dua contoh.

Jawaban: Besaran pokok adalah besaran dasar yang tidak dapat diuraikan lebih lanjut. Contoh: Panjang dan Waktu. Sedangkan, Besaran turunan adalah besaran yang tergantung pada besaran pokok dan dihasilkan melalui kombinasi matematis. Contoh: Kecepatan (kombinasi panjang dan waktu) dan Gaya (kombinasi massa, panjang, dan waktu).

3. Bagas, Raffen, Nyongki dan Daniel ingin mengetahui apakah waktu untuk mendidihkan air akan lebih cepat apabila airnya diberikan garam terlebih dahulu atau tidak. Bantulah mereka:
a) menentukan tujuan percobaan
b) menentukan variabel-variabel dalam percobaan mereka
c) tuliskan langkah-langkah kerja/ prosedur mengerjakan percobaan ini.

Jawaban:

a) Tujuan percobaan:
Tujuan percobaan mereka adalah untuk mengetahui apakah waktu untuk mendidihkan air akan lebih cepat apabila airnya diberikan garam terlebih dahulu atau tidak.

b) Variabel-variabel dalam percobaan:
Dalam percobaan ini, variabel yang akan mereka perhatikan adalah:

Variabel bebas (independen): Penambahan garam ke air sebelum dididihkan.
Variabel tergantung (dependen): Waktu yang dibutuhkan untuk mendidihkan air.
Variabel kontrol: Jumlah air yang digunakan, jenis panci atau wadah, dan jenis sumber panas yang digunakan (misalnya kompor gas).
c) Langkah-langkah kerja atau prosedur percobaan:
Berikut adalah langkah-langkah yang dapat mereka ikuti untuk melakukan percobaan ini:

Langkah 1: Siapkan bahan dan alat yang diperlukan, antara lain air, garam, panci atau wadah, kompor, dan alat pengukur waktu (misalnya jam atau stopwatch).

Langkah 2: Ukur jumlah air yang akan digunakan dengan menggunakan alat pengukur volume (misalnya gelas ukur) dan catat volumenya.

Langkah 3: Bagi air menjadi dua bagian sama besar (misalnya 500 ml untuk setiap bagian).

Langkah 4: Tambahkan garam ke salah satu bagian air (misalnya 1 sendok teh) dan aduk hingga garam larut dalam air.

Langkah 5: Letakkan masing-masing bagian air ke dalam panci atau wadah yang berbeda, satu untuk air yang mengandung garam dan satu untuk air tanpa garam.

Langkah 6: Letakkan panci atau wadah berisi air pada kompor dan nyalakan kompor dengan api yang sama untuk kedua panci.

Langkah 7: Mulai mengukur waktu saat api kompor dinyalakan.

Langkah 8: Amati dan catat waktu yang dibutuhkan untuk masing-masing bagian air hingga mencapai titik didih (misalnya ketika muncul gelembung dan air mulai mendidih).

Langkah 9: Bandingkan waktu yang dibutuhkan untuk kedua bagian air dan tarik kesimpulan apakah penambahan garam mempengaruhi waktu mendidih air.