40 Soal Pilihan Ganda Bab 8 Menghindari Akhlak Madzmumah dan Membiasakan Akhlak Mahmudah Agar Hidup Nyaman dan Berkah - PAI Kelas 10 SMA/SMK

Berikut adalah 40 contoh soal pilihan ganda Bab 8 Menghindari Akhlak Madzmumah dan Membiasakan Akhlak Mahmudah Agar Hidup Nyaman dan Berkah mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 10 SMA/SMK beserta jawabannya materi:
A. Menghindarkan Diri dari Sifat Temperamental (Ghadhab)
B. Membiasakan Perilaku Kontrol Diri
C. Membiasakan Perilaku Berani Membela Kebenaran

A. Menghindarkan Diri dari Sifat Temperamental (Ghadhab)

Soal 1: Apa arti kata "ghadhab" dalam bahasa Arab?

A) Sifat senang hati
B) Sifat sabar
C) Sifat mudah marah
D) Sifat murah hati
E) Sifat ceria

Jawaban: C) Sifat mudah marah

Soal 2: Menurut Sayyid Muhammad Nuh, apa pengertian marah?

A) Perubahan fisik yang menenangkan
B) Perubahan emosional yang membawa kebahagiaan
C) Perubahan emosional yang menimbulkan penyerangan dan penyiksaan
D) Perubahan emosional yang membuat seseorang tenang
E) Perubahan fisik yang menghilangkan stres

Jawaban: C) Perubahan emosional yang menimbulkan penyerangan dan penyiksaan

Soal 3: Apa yang dimaksud dengan "ta'awudz"?

A) Mengendalikan amarah dengan bermusyawarah
B) Membaca doa untuk meredakan kemarahan
C) Melakukan meditasi dalam keadaan marah
D) Berbicara dengan lembut kepada orang lain
E) Menjalani latihan fisik untuk meredakan stres

Jawaban: B) Membaca doa untuk meredakan kemarahan

Soal 4: Faktor fisik yang dapat menyebabkan kemarahan di antaranya adalah...

A) Kekurangan zat-zat tertentu dalam tubuh
B) Banyaknya waktu luang
C) Kehilangan kekasih
D) Berbicara dengan lembut kepada orang lain
E) Berpartisipasi dalam aktivitas fisik

Jawaban: A) Kekurangan zat-zat tertentu dalam tubuh

Soal 5: Apa yang dimaksud dengan "ujub"?

A) Kelemahan dalam mengendalikan amarah
B) Kepedulian terhadap orang lain
C) Keinginan untuk berdamai
D) Rasa bangga yang berlebihan terhadap diri sendiri
E) Sifat toleransi dalam pergaulan

Jawaban: D) Rasa bangga yang berlebihan terhadap diri sendiri

Soal 6: Mengapa mengubah posisi tubuh bisa membantu meredakan kemarahan?

A) Karena orang yang marah akan menjadi lebih kuat
B) Karena posisi tubuh yang lebih tinggi dapat menenangkan pikiran
C) Karena orang yang marah akan lebih suka berdiri
D) Karena posisi tubuh yang lebih rendah dapat meredakan emosi
E) Karena posisi tubuh tidak berpengaruh terhadap kemarahan

Jawaban: D) Karena posisi tubuh yang lebih rendah dapat meredakan emosi

Soal 7: Apa manfaat menghindari sifat temperamental (ghadhab)?

A) Mendapatkan pengakuan dari orang lain
B) Membuat orang lain cemburu
C) Menghindari permusuhan dan kebencian
D) Menjadi pusat perhatian
E) Membuat orang lain takut kepada Anda

Jawaban: C) Menghindari permusuhan dan kebencian

Soal 8: Apa yang dimaksud dengan golongan "Ifrath"?

A) Golongan yang tidak memiliki sifat marah
B) Golongan yang mampu berlaku adil dan proporsional
C) Golongan yang marah berlebihan dan kehilangan kendali
D) Golongan yang selalu tersenyum
E) Golongan yang mampu memaafkan dengan mudah

Jawaban: C) Golongan yang marah berlebihan dan kehilangan kendali

Soal 9: Mengapa menghindari kemarahan penting dalam pandangan Islam?

A) Karena kemarahan membuat hidup lebih seru
B) Karena kemarahan dapat menghasilkan kreativitas
C) Karena kemarahan adalah ciri manusia yang baik
D) Karena kemarahan dapat merusak hubungan dan perdamaian
E) Karena kemarahan adalah tanda kekuatan emosi yang baik

Jawaban: D) Karena kemarahan dapat merusak hubungan dan perdamaian

Soal 10: Apa yang dapat menghasilkan pahala yang besar bagi seseorang yang mampu mengendalikan amarahnya?

A) Mendapatkan hadiah dari orang lain
B) Mendapatkan gelar kesabaran
C) Mendapatkan pujian dari teman-teman
D) Mendapatkan surga yang luas
E) Mendapatkan kekayaan dan kehormatan

Jawaban: D) Mendapatkan surga yang luas

Soal 11: Apa definisi sifat "ghadhab" dalam bahasa Arab?

A) Sifat selalu ceria
B) Sifat mudah berbicara
C) Sifat mudah menangis
D) Sifat mudah marah
E) Sifat selalu sabar

Jawaban: D) Sifat mudah marah

Soal 12: Menurut Sayyid Muhammad Nuh, apa yang dimaksud dengan "marah"?

A) Perasaan senang terhadap sesuatu
B) Perubahan emosional yang positif
C) Perubahan fisik yang menyenangkan
D) Perubahan emosional yang menyebabkan penyerangan
E) Perasaan bahagia terhadap kehidupan

Jawaban: D) Perubahan emosional yang menyebabkan penyerangan

Soal 13: Apa dampak negatif dari sifat "ghadhab" yang tidak terkendali?

A) Membawa kebahagiaan bagi diri sendiri
B) Meningkatkan rasa toleransi terhadap orang lain
C) Menciptakan lingkungan yang harmonis
D) Menimbulkan masalah dan permusuhan baru
E) Meningkatkan produktivitas dalam pekerjaan

Jawaban: D) Menimbulkan masalah dan permusuhan baru

Soal 14: Bagaimana seseorang dapat menghindari kemarahan menurut ajaran Islam?

A) Dengan berbicara keras kepada orang lain
B) Dengan mengabaikan perasaan marah
C) Dengan menghina orang lain
D) Dengan membaca ta’awudz
E) Dengan memprovokasi orang lain

Jawaban: D) Dengan membaca ta’awudz

Soal 15: Apa yang dimaksud dengan "tafrith"?

A) Kemampuan mengendalikan amarah secara proporsional
B) Kekuatan fisik yang besar
C) Kemampuan menghindari konflik
D) Tidak memiliki kemampuan marah
E) Kemampuan untuk memaafkan dengan mudah

Jawaban: D) Tidak memiliki kemampuan marah

Soal 16: Faktor psikis yang dapat menyebabkan kemarahan adalah...

A) Keseimbangan antara fisik dan rohaniah
B) Kekuatan emosi yang rendah
C) Sikap lembut terhadap orang lain
D) Menghindari pertikaian
E) Karakter dan kepribadian seseorang

Jawaban: E) Karakter dan kepribadian seseorang

Soal 17: Mengapa membaca "ta'awudz" dapat membantu mengendalikan kemarahan?

A) Karena membaca itu menghilangkan amarah secara ajaib
B) Karena membaca itu akan membuat orang lain takut
C) Karena membaca itu mengalihkan perhatian dari amarah
D) Karena membaca itu dapat mengubah kepribadian seseorang
E) Karena membaca itu membuat orang merasa lebih kuat

Jawaban: C) Karena membaca itu mengalihkan perhatian dari amarah

Soal 18: Apa yang dapat dihasilkan dari menghindari sifat temperamental (ghadhab)?

A) Meningkatkan permusuhan
B) Membawa kebahagiaan dan ketenangan
C) Membuat seseorang lebih kuat
D) Menghasilkan pujian dari orang lain
E) Membuat seseorang lebih dominan

Jawaban: B) Membawa kebahagiaan dan ketenangan

Soal 19: Bagaimana pengaruh sifat temperamental yang berlebihan terhadap hubungan sosial?

A) Meningkatkan kerukunan dan toleransi
B) Meningkatkan kualitas hubungan
C) Meningkatkan kerjasama dalam kelompok
D) Menciptakan permusuhan dan ketegangan
E) Meningkatkan rasa saling menghargai

Jawaban: D) Menciptakan permusuhan dan ketegangan

Soal 20: Apa yang dimaksud dengan "I'tidal"?

A) Golongan yang selalu marah berlebihan
B) Kemampuan menghindari kemarahan sepenuhnya
C) Golongan yang tidak pernah merasa marah
D) Golongan yang mampu berlaku adil dan proporsional dalam mengendalikan amarah
E) Kemampuan memprovoasi orang lain untuk marah

Jawaban: D) Golongan yang mampu berlaku adil dan proporsional dalam mengendalikan amarah

B. Membiasakan Perilaku Kontrol Diri

1. Apa yang dimaksud dengan "mujahaddah an-nafs"?
A) Kemampuan mengikuti hawa nafsu
B) Kontrol diri dalam beribadah
C) Upaya sungguh-sungguh mengendalikan diri dari perilaku yang melanggar hukum Allah
D) Kecenderungan untuk bersikap impulsif
E) Kemampuan mengendalikan reaksi emosional

Jawaban: C) Upaya sungguh-sungguh mengendalikan diri dari perilaku yang melanggar hukum Allah

2. Kontrol diri dalam Islam sering disebut sebagai mujahaddah an-nafs. Apa arti dari kata "mujahaddah"?
A) Mengendalikan diri
B) Bersikap bijaksana
C) Bersungguh-sungguh
D) Menahan emosi
E) Mengikuti kehendak hati

Jawaban: C) Bersungguh-sungguh

3. Mengapa kontrol diri penting dalam relasi sosial?
A) Untuk menghindari setan
B) Agar dapat mengikuti hawa nafsu
C) Menciptakan suasana nyaman dan saling menghormati
D) Hanya untuk menghindari tindakan impulsif
E) Tidak ada manfaatnya dalam relasi sosial

Jawaban: C) Menciptakan suasana nyaman dan saling menghormati

4. Salah satu cara menerapkan kontrol diri dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan:
A) Mengikuti hawa nafsu
B) Bertindak tanpa berpikir
C) Bersabar dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan
D) Melupakan akibat dari perbuatan
E) Memperbanyak perilaku agresif

Jawaban: C) Bersabar dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan

5. Apa manfaat dari memperbanyak zikir kepada Allah Swt. dalam konteks pengendalian diri?
A) Menambah pahala saja
B) Menghindari setan
C) Mendapatkan kekuatan fisik
D) Menenangkan jiwa dan meredam konflik dalam diri
E) Menjauhkan diri dari segala masalah

Jawaban: D) Menenangkan jiwa dan meredam konflik dalam diri

6. Mengapa berdoa memohon perlindungan kepada Allah Swt. penting dalam mengendalikan amarah?
A) Agar amarah tidak pernah muncul
B) Untuk membuat orang lain takut
C) Hanya sebagai tradisi
D) Agar tetap dalam lindungan Allah Swt. dan tidak kehilangan kendali
E) Hanya untuk menunjukkan kekuatan spiritual

Jawaban: D) Agar tetap dalam lindungan Allah Swt. dan tidak kehilangan kendali

7. Kontrol diri membantu seseorang untuk:
A) Menjadi agresif
B) Menunjukkan ketidakpatuhan terhadap norma
C) Menghindari konflik dalam diri sendiri
D) Tidak berpikir sebelum bertindak
E) Mengikuti hawa nafsu sepenuhnya

Jawaban: C) Menghindari konflik dalam diri sendiri

8. Apa manfaat dari memiliki kontrol diri yang baik dalam keluarga?
A) Menciptakan keributan dan pertengkaran
B) Menunjukkan ketidakpedulian pada keluarga
C) Menjaga ketenteraman anggota keluarga
D) Mengabaikan nasihat dan perintah orang tua
E) Menunjukkan kepatuhan pada hawa nafsu

Jawaban: C) Menjaga ketenteraman anggota keluarga

9. Salah satu hikmah dari memiliki kontrol diri yang baik adalah:
A) Tidak mampu menahan emosi
B) Terjerat dalam sifat rakus dan serakah
C) Terhindar dari kesalahpahaman yang tidak perlu
D) Hanya bisa bersikap sabar dalam kehidupan
E) Tidak mampu bergaul dengan orang lain

Jawaban: C) Terhindar dari kesalahpahaman yang tidak perlu

10. Apa dampak positif dari memiliki kontrol diri yang baik dalam lingkungan sekolah?

A) Menghindari sekolah
B) Membuat guru dan karyawan marah
C) Menunjukkan sikap sombong dan gengsi
D) Mampu menyelesaikan persoalan dengan pikiran yang jernih
E) Hanya berdampak pada prestasi akademik

Jawaban: D) Mampu menyelesaikan persoalan dengan pikiran yang jernih

C. Membiasakan Perilaku Berani Membela Kebenaran

1. Apa arti istilah "syaja'ah" dalam konteks Islam?
A) Ketakutan dan kelemahan hati
B) Keberanian untuk membela kebenaran
C) Pengecut dan tidak berani
D) Keragu-raguan dalam menghadapi risiko
E) Sikap keras kepala dan nekat
Jawaban: B) Keberanian untuk membela kebenaran

2. Apa yang dimaksud dengan "jubun" dalam konteks keberanian?
A) Kekuatan dan pemberanian hati
B) Keberanian dalam menghadapi musuh
C) Sikap keras kepala dan nekat
D) Tidak berani dan pengecut
E) Kekuatan fisik dan proporsional
Jawaban: D) Tidak berani dan pengecut

3. Mengapa memiliki keberanian penting dalam mengatakan kebenaran?
A) Agar mendapatkan popularitas
B) Agar dapat memimpin masyarakat
C) Untuk menghindari risiko dan konflik
D) Untuk mempengaruhi orang lain
E) Agar mendapatkan pengakuan dari lawan
Jawaban: C) Untuk menghindari risiko dan konflik

4. Dalam implementasi sikap berani membela kebenaran, apa yang harus diperhatikan saat mengatakan kebenaran?
A) Menghindari risiko dan ketidaknyamanan
B) Mengikuti kehendak keluarga
C) Berdasarkan popularitas dan dukungan
D) Dengan mempertimbangkan konsekuensi dan dampaknya
E) Dengan menilai reaksi masyarakat
Jawaban: D) Dengan mempertimbangkan konsekuensi dan dampaknya

5. Faktor apa yang menjadi landasan utama bagi seseorang untuk berani membela kebenaran?
A) Popularitas dan dukungan sosial
B) Materi dan kekayaan
C) Rasa cinta terhadap kehidupan dunia
D) Rasa takut terhadap musuh
E) Takut kepada Allah Swt. dan keyakinan pada kebenaran
Jawaban: E) Takut kepada Allah Swt. dan keyakinan pada kebenaran

6. Mengapa daya tahan tubuh yang kuat penting dalam sikap berani membela kebenaran?
A) Untuk menakuti musuh
B) Untuk menghindari risiko fisik
C) Agar dapat mengatasi konflik dengan mudah
D) Untuk menghadapi penderitaan dan kesulitan
E) Untuk memperoleh popularitas
Jawaban: D) Untuk menghadapi penderitaan dan kesulitan

7. Bagaimana peran keluarga, masyarakat, dan sekolah dalam membentuk sikap berani membela kebenaran?
A) Menekankan pada materialisme dan kekayaan
B) Membentuk kepribadian dengan mengutamakan popularitas
C) Mengajarkan untuk takut menghadapi risiko
D) Menanamkan nilai-nilai berani membela kebenaran secara sinergis
E) Membentuk sikap pengecut melalui pendidikan
Jawaban: D) Menanamkan nilai-nilai berani membela kebenaran secara sinergis

8. Apa yang harus dilakukan oleh individu sebelum menilai orang lain dalam berjuang membela kebenaran?
A) Menghindari konflik dengan orang lain
B) Membandingkan diri sendiri dengan orang lain
C) Memiliki keyakinan terhadap diri sendiri
D) Melakukan tindakan yang diarahkan oleh masyarakat
E) Mencari dukungan dari keluarga dan teman
Jawaban: C) Memiliki keyakinan terhadap diri sendiri

9. Apa manfaat dari sikap berani membela kebenaran dalam kehidupan sehari-hari?
A) Mendapatkan popularitas dan pengakuan sosial
B) Meminimalisir risiko dan konflik
C) Menjaga kesehatan fisik dan mental
D) Meningkatkan hubungan dengan orang lain
E) Memiliki kualitas mental dan keberanian dalam menghadapi persoalan
Jawaban: E) Memiliki kualitas mental dan keberanian dalam menghadapi persoalan

10. Mengapa memiliki sikap berani membela kebenaran penting bagi bangsa dan negara?
A) Untuk menakut-nakuti musuh negara
B) Agar negara memiliki kekayaan yang melimpah
C) Untuk menciptakan keadaan yang aman dan toleran
D) Untuk meningkatkan popularitas pemimpin negara
E) Agar negara memiliki kekuatan militer yang besar
Jawaban: C) Untuk menciptakan keadaan yang aman dan toleran