40 Soal Pilihan Ganda Bab 5 Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia - PAI Kelas 10 SMA/SMK

Berikut adalah 40 contoh soal pilihan ganda Bab 5 Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 10 SMA/SMK beserta jawabannya materi:
A. Masuknya Agama Islam di Indonesia
B. Perkembangan Kesultanan di Indonesia
C. Tokoh Penyebar Ajaran Islam di Indonesia
D. Keteladanan Para Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia

A. Masuknya Agama Islam di Indonesia

Soal 1: Teori masuknya Islam ke Nusantara yang menyebutkan bahwa Islam masuk melalui daerah Gujarat di India dikemukakan oleh siapa?
a) Prof. Dr. C. Snouck Hurgronje
b) Prof. Dr. Buya Hamka
c) Prof. Dr. Husein Djajadiningrat
d) Prof. Dr. Slamet Muljana
e) N.A. Baloch
Jawaban: a) Prof. Dr. C. Snouck Hurgronje

Soal 2: Teori yang menganggap bahwa Islam masuk ke Indonesia melalui para saudagar Arab yang berasal dari daerah Makkah berdasarkan acuan dari Berita Cina Dinasti Tang dikemukakan oleh siapa?
a) Prof. Dr. C. Snouck Hurgronje
b) Prof. Dr. Buya Hamka
c) Prof. Dr. Husein Djajadiningrat
d) Prof. Dr. Slamet Muljana
e) N.A. Baloch
Jawaban: b) Prof. Dr. Buya Hamka

Soal 3: Teori yang mengaitkan masuknya Islam ke Indonesia dengan daerah Persia dan mazhab Syi'ah dikemukakan oleh siapa?
a) Prof. Dr. C. Snouck Hurgronje
b) Prof. Dr. Buya Hamka
c) Prof. Dr. Husein Djajadiningrat
d) Prof. Dr. Slamet Muljana
e) N.A. Baloch
Jawaban: c) Prof. Dr. Husein Djajadiningrat

Soal 4: Teori yang menghubungkan masuknya Islam ke Indonesia dengan pengaruh Cina, bahkan menyebutkan Sultan Demak dan Wali Songo sebagai keturunan Cina, dikemukakan oleh siapa?
a) Prof. Dr. C. Snouck Hurgronje
b) Prof. Dr. Buya Hamka
c) Prof. Dr. Husein Djajadiningrat
d) Prof. Dr. Slamet Muljana
e) N.A. Baloch
Jawaban: d) Prof. Dr. Slamet Muljana

Soal 5: Menurut teori Maritim yang dikemukakan oleh N.A. Baloch, bagaimana jalur perdagangan laut memainkan peran dalam penyebaran Islam ke Nusantara?
a) Membentuk jalur perdagangan baru antara Arabia dan Nusantara.
b) Memotong hubungan perdagangan antara Timur Tengah, India, dan Cina.
c) Menghambat penyebaran agama Islam di wilayah maritim.
d) Meningkatkan isolasi Nusantara dari perdagangan dunia.
e) Memfasilitasi penyebaran Islam melalui wilayah maritim yang sudah ada.
Jawaban: e) Memfasilitasi penyebaran Islam melalui wilayah maritim yang sudah ada.

Soal 6: Teori yang mengaitkan masuknya Islam ke Nusantara dengan ajaran tasawuf yang berkembang di Gujarat, India, dan merujuk kepada Kerajaan Samudra Pasai sebagai daerah pertama penerima ajaran Islam adalah teori:
a) Teori Gujarat
b) Teori Makkah
c) Teori Persia
d) Teori Cina
e) Teori Maritim
Jawaban: a) Teori Gujarat

Soal 7: Menurut teori Teori Makkah, kapan Islam masuk ke Nusantara?
a) Abad ke-1 M
b) Abad ke-7 M
c) Abad ke-13 M
d) Abad ke-6 H
e) Abad ke-5 H
Jawaban: b) Abad ke-7 M

Soal 8: Teori yang mengaitkan masuknya Islam ke Indonesia dengan penulisan nama tempat dan nama orang yang bukan dari negeri Cina dalam bahasa Cina dikemukakan oleh siapa?
a) Prof. Dr. C. Snouck Hurgronje
b) Prof. Dr. Buya Hamka
c) Prof. Dr. Husein Djajadiningrat
d) Prof. Dr. Slamet Muljana
e) N.A. Baloch
Jawaban: d) Prof. Dr. Slamet Muljana

Soal 9: Teori yang berfokus pada peranan kaum saudagar pribumi dalam pengembangan agama Islam di pedalaman Nusantara adalah teori:
a) Teori Gujarat
b) Teori Makkah
c) Teori Persia
d) Teori Cina
e) Teori Maritim
Jawaban: e) Teori Maritim

Soal 10: Teori yang menganggap bahwa Islam masuk ke Nusantara melalui hubungan perdagangan laut yang sudah ada sejak lama dan berkembang melalui jalur maritim adalah teori:
a) Teori Gujarat
b) Teori Makkah
c) Teori Persia
d) Teori Cina
e) Teori Maritim
Jawaban: e) Teori Maritim

B. Perkembangan Kesultanan di Indonesia

Soal 1: Pada masa perkembangan agama Islam di Indonesia, mengapa banyak raja Hindu yang memeluk Islam dan membentuk kesultanan?
a) Untuk menghindari konflik dengan raja-raja Muslim di wilayah lain.
b) Agar rakyatnya memiliki kebebasan beragama.
c) Agar rakyat jelata dapat memegang kekuasaan politik.
d) Untuk mendapatkan dukungan dari umat Islam.
e) Untuk menjaga hubungan perdagangan dengan negara-negara Muslim.
Jawaban: c) Agar rakyat jelata dapat memegang kekuasaan politik.

Soal 2: Perkembangan Islam di Indonesia seiring dengan runtuhnya pengaruh Hindu Budha di India dan munculnya Kerajaan Moghul terkait dengan faktor apa?
a) Pola perdagangan baru yang terbentuk.
b) Penyebaran Islam dari Arab ke India.
c) Hubungan politik dengan negara-negara Muslim.
d) Pertumbuhan masjid dan pesantren di Peking.
e) Pengaruh politik dari Kesultanan Samudra Pasai.
Jawaban: a) Pola perdagangan baru yang terbentuk.

Soal 3: Siapa yang menjelajah dan mencatat perkembangan Mazhab Syafi'i di Kesultanan Samudra Pasai pada tahun 745-746 H/1345 M?
a) Snouck Hurgronje
b) Buya Hamka
c) Ibnu Batutah
d) Wali Songo
e) N.A. Baloch
Jawaban: c) Ibnu Batutah

Soal 4: Menurut catatan Ibnu Batutah, mazhab manakah yang berkembang di Kesultanan Samudra Pasai?
a) Mazhab Syi'ah
b) Mazhab Hanafi
c) Mazhab Maliki
d) Mazhab Hambali
e) Mazhab Syafi'i
Jawaban: e) Mazhab Syafi'i

Soal 5: Sejarawan Belanda pada masa kolonial membagi periodisasi sejarah Indonesia menjadi empat zaman. Zaman Islamisme dimulai setelah kerajaan mana mengalami kemunduran pada abad ke-15 M?
a) Kerajaan Majapahit
b) Kerajaan Mataram
c) Kerajaan Samudra Pasai
d) Kerajaan Demak
e) Kerajaan Bali
Jawaban: a) Kerajaan Majapahit

Soal 6: Mengapa sejarawan Belanda pada masa kolonial menganggap bahwa Islam baru masuk dan dikenal oleh masyarakat Indonesia pada abad ke-15 M?
a) Karena tidak ada bukti sejarah sebelum abad ke-15 M.
b) Karena adanya hubungan politik dengan Kerajaan Demak.
c) Karena mereka mengabaikan peran Wali Songo.
d) Karena periode perkembangan Islam di Indonesia belum diakui.
e) Karena mereka hanya fokus pada periode kejayaan Majapahit.
Jawaban: d) Karena periode perkembangan Islam di Indonesia belum diakui.

Soal 7: Pada masa perkembangan agama Islam di Indonesia, mengapa banyak raja Hindu yang memeluk Islam dan membentuk kesultanan?
a) Untuk menghindari konflik dengan raja-raja Muslim di wilayah lain.
b) Agar rakyatnya memiliki kebebasan beragama.
c) Agar rakyat jelata dapat memegang kekuasaan politik.
d) Untuk mendapatkan dukungan dari umat Islam.
e) Untuk menjaga hubungan perdagangan dengan negara-negara Muslim.
Jawaban: c) Agar rakyat jelata dapat memegang kekuasaan politik.

Soal 8: Perkembangan Islam di Indonesia terkait dengan runtuhnya pengaruh Hindu Budha di India dan munculnya Kerajaan Moghul disebabkan oleh apa?
a) Pola perdagangan baru yang terbentuk.
b) Penyebaran Islam dari Arab ke India.
c) Hubungan politik dengan negara-negara Muslim.
d) Pertumbuhan masjid dan pesantren di Peking.
e) Pengaruh politik dari Kesultanan Samudra Pasai.
Jawaban: a) Pola perdagangan baru yang terbentuk.

Soal 9: Siapa yang mencatat perkembangan Mazhab Syafi'i di Kesultanan Samudra Pasai pada tahun 745-746 H/1345 M?
a) Snouck Hurgronje
b) Buya Hamka
c) Ibnu Batutah
d) Wali Songo
e) N.A. Baloch
Jawaban: c) Ibnu Batutah

Soal 10: Menurut catatan Ibnu Batutah, mazhab manakah yang berkembang di Kesultanan Samudra Pasai?
a) Mazhab Syi'ah
b) Mazhab Hanafi
c) Mazhab Maliki
d) Mazhab Hambali
e) Mazhab Syafi'i
Jawaban: e) Mazhab Syafi'i

C. Tokoh Penyebar Ajaran Islam di Indonesia

Soal 1: Siapa pendiri dan raja pertama Kesultanan Samudra Pasai yang berperan aktif dalam penyebaran Islam di Nusantara dan Asia Tenggara?
a) Meurah Silu
b) Marco Polo
c) Ibnu Batutah
d) Sultan Ahmad
e) Datuk Tunggang Parangan
Jawaban: a) Meurah Silu

Soal 2: Tokoh yang berhasil mendatangkan ulama-ulama dari Persia dan India untuk mengajarkan agama Islam di Kesultanan Aceh adalah siapa?
a) Sultan Malik al-Saleh
b) Sultan Ahmad
c) Sultan Alauddin Riayat Syah
d) Wali Songo
e) Datuk Tunggang Parangan
Jawaban: c) Sultan Alauddin Riayat Syah

Soal 3: Siapakah yang menjadi pelopor penyebaran Islam di Pulau Jawa melalui sembilan wali atau sunan?
a) Meurah Silu
b) Sultan Malik al-Saleh
c) Ibnu Batutah
d) Sultan Alauddin Riayat Syah
e) Wali Songo
Jawaban: e) Wali Songo

Soal 4: Sultan Zainal Abidin menjadikan Islam sebagai landasan resmi negara di mana?
a) Kesultanan Samudra Pasai
b) Kesultanan Ternate
c) Kesultanan Gowa
d) Kesultanan Aceh
e) Kesultanan Kutai Kartanegara
Jawaban: b) Kesultanan Ternate

Soal 5: Tokoh ulama Minangkabau yang berdakwah di Kutai Kartanegara dan berhasil mengislamkan Raja Aji Mahkota adalah siapa?
a) Meurah Silu
b) Sultan Malik al-Saleh
c) Datuk Tunggang Parangan
d) Sultan Alauddin Riayat Syah
e) Sultan Zainal Abidin
Jawaban: c) Datuk Tunggang Parangan

Soal 6: Siapa yang berangkat ke Pulau Jawa untuk memperdalam ilmu agama di Pesantren Sunan Giri dan mendirikan pesantren-pesantren serta mengajak ulama-ulama terkemuka untuk membantu dakwah di Maluku?
a) Meurah Silu
b) Sultan Ahmad
c) Sultan Alauddin Riayat Syah
d) Wali Songo
e) Sultan Zainal Abidin
Jawaban: e) Sultan Zainal Abidin

Soal 7: Tokoh yang memiliki peran terpenting dalam penyebaran Islam di Kesultanan Ternate dengan mendirikan pesantren dan mengajak ulama-ulama terkemuka adalah siapa?
a) Meurah Silu
b) Sultan Malik al-Saleh
c) Datuk Tunggang Parangan
d) Sultan Alauddin Riayat Syah
e) Sultan Zainal Abidin
Jawaban: e) Sultan Zainal Abidin

Soal 8: Tokoh yang mendapatkan pendidikan agama dari ayahnya dan ulama Datuk Maulana Hussein, serta menjadikan Islam sebagai landasan resmi negara Kesultanan Ternate adalah siapa?
a) Meurah Silu
b) Sultan Malik al-Saleh
c) Datuk Tunggang Parangan
d) Sultan Alauddin Riayat Syah
e) Sultan Zainal Abidin
Jawaban: e) Sultan Zainal Abidin

Soal 9: Siapakah yang menjadi raja Gowa pertama yang masuk Islam bersama raja Tallo dan berhasil mengislamkan daerah Buton, Dompu, Soppeng, Wajo, dan Bone?
a) Meurah Silu
b) Sultan Malik al-Saleh
c) Datuk Tunggang Parangan
d) Sultan Alauddin Riayat Syah
e) Sultan Alauddin
Jawaban: e) Sultan Alauddin

Soal 10: Tokoh ulama dan sultan yang berperan aktif dalam penyebaran Islam di wilayahnya masing-masing adalah contoh dari peran apa dalam sejarah Islam di Indonesia?
a) Tokoh-tokoh politik
b) Tokoh-tokoh budaya
c) Tokoh-tokoh militer
d) Tokoh-tokoh ekonomi
e) Tokoh-tokoh dakwah
Jawaban: e) Tokoh-tokoh dakwah

D. Keteladanan Para Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia

Soal 1: Nilai keteladanan hidup sederhana para ulama penyebar Islam di Indonesia ditunjukkan oleh hal berikut, kecuali:
a) Menyedekahkan sebagian harta untuk kebutuhan pokok
b) Hidup dengan penuh kemewahan dan harta melimpah
c) Berbagi harta dengan masyarakat miskin
d) Memiliki kesadaran untuk hidup bersahaja
e) Menghindari gaya hidup hedonisme
Jawaban: b) Hidup dengan penuh kemewahan dan harta melimpah

Soal 2: Mengapa kesederhanaan para ulama penyebar Islam di Indonesia memiliki dampak positif terhadap perjuangan dakwah?
a) Mereka tidak memiliki harta untuk disedekahkan
b) Mereka lebih fokus pada urusan duniawi daripada dakwah
c) Dengan kesederhanaan, mereka mendapatkan penghargaan dari pemerintah
d) Kesederhanaan mereka membuat rakyat jelata merasa terhormat
e) Mereka memahami bahwa materialisme tidak penting dalam dakwah
Jawaban: e) Mereka memahami bahwa materialisme tidak penting dalam dakwah

Soal 3: Salah satu nilai keteladanan para ulama penyebar Islam di Indonesia adalah kegigihan dalam berjuang. Kegigihan ini ditandai oleh sikap:
a) Pesimis dan putus asa dalam menghadapi rintangan
b) Pantang menyerah dan semangat berjuang
c) Terlalu mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan
d) Tidak memiliki tekad kuat dalam perjuangan
e) Terlalu fokus pada hal-hal yang menyenangkan
Jawaban: b) Pantang menyerah dan semangat berjuang

Soal 4: Mengapa menguasai ilmu agama secara luas dan mendalam menjadi nilai keteladanan yang penting bagi para ulama penyebar Islam di Indonesia?
a) Agar mereka menjadi pusat perhatian masyarakat
b) Agar mereka bisa berbicara dengan bahasa yang sulit dipahami
c) Agar mereka dapat menyampaikan ajaran Islam dengan baik sesuai situasi masyarakat
d) Agar mereka memiliki banyak informasi tentang budaya lokal
e) Agar mereka bisa berbicara lebih banyak tentang teori-teori Islam
Jawaban: c) Agar mereka dapat menyampaikan ajaran Islam dengan baik sesuai situasi masyarakat

Soal 5: Apa pentingnya produktivitas berkarya bagi para ulama penyebar Islam di Indonesia?
a) Hanya untuk memuaskan keinginan pribadi
b) Untuk menunjukkan keahlian mereka dalam menulis
c) Untuk menghasilkan uang dari penjualan karya-karya
d) Agar generasi penerus terhindar dari pengaruh ajaran sesat
e) Hanya untuk menciptakan banyak buku tanpa memperhatikan kualitas
Jawaban: d) Agar generasi penerus terhindar dari pengaruh ajaran sesat

Soal 6: Mengapa sifat sabar menjadi nilai keteladanan yang penting bagi para ulama penyebar Islam di Indonesia?
a) Karena mereka ingin menunjukkan ketegaran dan keberanian
b) Karena ujian dan cobaan adalah hal yang wajar dalam hidup
c) Karena mereka ingin menghindari semua ujian dan cobaan
d) Karena mereka hanya ingin menunjukkan bahwa mereka adalah orang baik
e) Karena mereka ingin menunjukkan bahwa mereka lebih kuat daripada orang lain
Jawaban: b) Karena ujian dan cobaan adalah hal yang wajar dalam hidup

Soal 7: Bagaimana sikap toleransi para ulama penyebar Islam di Indonesia terhadap budaya lokal?
a) Mereka berusaha menghapus semua budaya lokal yang tidak sesuai dengan Islam
b) Mereka tidak peduli dengan budaya lokal karena hanya fokus pada ajaran Islam
c) Mereka berusaha menggantikan semua budaya lokal dengan ajaran Islam
d) Mereka mengizinkan budaya lokal yang sudah diselaraskan dengan ajaran Islam
e) Mereka menentang budaya lokal secara keseluruhan
Jawaban: d) Mereka mengizinkan budaya lokal yang sudah diselaraskan dengan ajaran Islam

Soal 8: Mengapa dakwah Islam harus dilakukan secara damai dan bermartabat?
a) Karena para ulama ingin menunjukkan bahwa mereka adalah orang baik
b) Karena dakwah dengan kekerasan hanya akan membuat orang takut
c) Karena Islam mengajarkan kedamaian dan kasih sayang
d) Karena dakwah dengan kekerasan hanya akan membuat perpecahan
e) Karena dakwah dengan kekerasan akan membuat dakwah lebih efektif
Jawaban: c) Karena Islam mengajarkan kedamaian dan kasih sayang

Soal 9: Apa dampak positif dari sikap toleran dan menghargai perbedaan yang ditunjukkan oleh para ulama penyebar Islam di Indonesia?
a) Timbulnya rasa persaingan di antara umat beragama
b) Meningkatnya konflik antar umat beragama
c) Berkurangnya kerukunan dan persatuan di masyarakat
d) Timbulnya rasa persatuan dan kesatuan di antara umat beragama
e) Menyebabkan terjadinya penyebaran ajaran sesat
Jawaban: d) Timbulnya rasa persatuan dan kesatuan di antara umat beragama

Soal 10: Bagaimana cara para ulama penyebar Islam di Indonesia menyampaikan ajaran Islam?
a) Dengan menggunakan kekerasan dan ancaman
b) Dengan memaksakan kehendak kepada masyarakat
c) Dengan mengabaikan proses dakwah, hanya fokus pada hasilnya
d) Dengan berdakwah secara damai, bijaksana, dan penuh hikmah
e) Dengan menekankan bahwa agama Islam adalah satu-satunya yang benar
Jawaban: d) Dengan berdakwah secara damai, bijaksana, dan penuh hikmah