3 Klasifikasi Pada Elemen Struktur Bangunan


Apabila kita menekuni tentang teknik bangunan secara mendalam, maka kita harus memahami beberapa klasifikasi pada elemen struktur bangunan.

Elemen struktur bangunan diklasifikasikan berdasarkan pada bentuk serta sifat fisik dari suatu bentuk konstruksi bangunan.

Berikut tiga klasifikasi elemen struktur bangunan:

1. Klasifikasi struktur berdasarkan material pembentuk
Adapun struktur menurut material pembentuk, diantaranya:
  • Struktur dari baja, yakni struktur bangunan yang terbuat dari material baja
  • Struktur dari beton, yakni struktur bangunan yang terbuat dari material beton
  • Struktur dari kayu, yakni struktur bangunan yang terbuat dari material kayu.

2. Klasifikasi struktur berdasarkan bentuk dasarnya atau geometri.
Adapun struktur menurut bentuk dasarnya atau geometri, antara lain:

a. Elemen garis
Didalam suatu bangunan terdapat elemen, salah satunya elemen garis, jenis pada elemen garis biasanya terdiri dari beberapa garis. Elemen garis adalah sebuah klasifikasi pada elemen yang dapat langsung atau panjang dengan potongan melintangnya dapat lebih kecil dibandingkan dari ukuran panjangnya.

Terdapat dua elemen pada garis, yakni elemen garis lengkung dan elemen garis lurus.
 
b. Elemen permukaan
Elemen yang terletak paling luar yang dapat terpantau dengan mata telanjang pada suatu konstruksi bangunan.

Elemen permukaan adalah sebuah klasifikasi pada elemen yang ukuran panjangnya lebih besar dibandingkan ketebalannya.

Elemen ini dapat berupa datar atau lengkung pada umumnya, lengkung bisa berupa lengkung tunggal ataupun lengkung ganda. Elemen permukaan seperti contoh ini seperti keramik atau batu alam yang dipasang pada tembok atau pada lantai.

3. Klasifikasi struktur berdasarkan kekakuannya
Adapun klasifikasi struktur berdasarkan kekakuannya, yaitu:

a. Elemen struktur kaku
Elemen kaku sering ditemui di struktur suatu bangunan. Biasanya pada elemen kaku ini sebagai suatu batang yang tidak dapat mengalami beberapa perubahan bentuk yang cukup signifikan apabila mengalami gaya yang terjadi diakibatkan beban-beban tertentu.

b. Elemen yang tidak kaku atau bersifat fleksibel
Pada struktur bangunan biasanya ada beberapa elemen yang dapat berubah-ubah atau bersifat fleksibel. Elemen bersifat fleksibel mempunyai beberapa karakteristik yang cenderung berubah menjadi bentuk-bentuk tertentu pada suatu kondisi pembebanan, misalnya pada material kabel. Pada bentuk struktur ini biasanya dapat berubah secara drastis sesuai dengan perubahan pembebanannya. Struktur yang fleksibel akan dapat mempertahankan keutuhan bentuk fisiknya meskipun bentuknya dapat berubah-ubah.