Teori Asal Usul Penyebaran Manusia


Asumsi-asal usul serta penyebaran manusia juga dikaitkan dengan keberadaan fosil manusia purba (Homo erectus) dan fosil manusia modern (Homo sapiens). Fosil manusia purba tersebar di berbagai tempat, dan terbanyak berada di Pulau Jawa sekitar aliran Bengawan Solo masa lampau.

Fosil- fosil peninggalan manusia purba itu terkumpul di sebuah museum di Sangiran, Jawa Tengah. Manusia modern berupa fosil dan jejaknya juga ada di Gua Maros Sulawesi dan di Flores NTT (Homo sapiens-floerensis).

Fosil Homo sapiens tertua banyak ditemukan terutama di Afrika Selatan. Inilah alasan lahirnya Hipotesis Out of Africa.

Teori lainnya dari kajian Arkeologi-Geologi-Budaya; mengusulkan teori “Out of Sundaland” yang berpendapat peradaban manusia pertama kali ada di Sundalan karena tenggelam perlahan dan bencana-bencana alam, manusia keluar menyebar ke berbagai penjuru mencari tempat yang lebih tinggi. 

Pelacakan peta asal-usul manusia era milenium ini berkembang pesat dengan adanya penelitian empiris berdasarkan persebaran tipe genom (DNA), khususnya DNA dari Kromosom Y yang hanya ada pada laki-laki itu.

Akankah peta genom DNA-Y dapat membuktikan semua manusia berasal dari seorang ayah pertama?