Strategi Dakwah Sunan Gresik dalam Penyebaran Islam di Nusantara


Sunan Gresik memiliki nama asli Maulana Malik Ibrahim, merupakan tokoh yang pertama kali dipercaya sebagai penyebar ajaran Islam di tanah Jawa.

Sunan Gresik diperkirakan lahir di Uzbekistan, Asia Tengah. Beliau datang ke Gresik pada tahun 1404 M.

Kala itu, masyarakat menyebut bahwa ia bukanlah orang Jawa asli. Beliau di julukan Syekh Maghribi.

Dalam mengajarkan Islam kepada masyarakatnya, berikut strategi dakwah Sunan Gresik dalam penyebaran islam di nusantara, antara lain:
  1. Bersikap ramah dan penuh dengan kedamaian kepada semua orang, artinya tidak hanya kepada umat Islam saja tetapi juga kepada pada penganut Hindu dan Budha membuat dirinya dikenal sebagai tokoh yang dikagumi dan dihormati.
  2. Melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui pergaulan.
  3. Selalu membiasakan budi bahasa yang ramah dan santun dan tidak menunjukkan pertentangan dan perlawanan kepada ajaran dan kepercayaan penduduk pribumi.
  4. Memperlihatkan keindahan dan kemuliaan yang dibawa oleh ajaran Islam dengan kelembutan.
  5. Memperkenalkan Islam melalui adab dan perilaku yang baik
  6. Mendirikan dan membuka pondok pesantren yang dipergunakan untuk mendidik dan menyiapkan pemuka- pemuka agama selanjutnya.

Itulah beberapa strategi dakwah sunan gresik dalam penyebaran islam di nusantara. Berkat keramah-tamahan dan kehalusan budi pekertinya tersebut, banyak masyarakat pribumi yang kemudian menganut agama Islam dan menjadi pengikutnya.