Rangkuman BAB 2 Memahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dan dengan Syu’abul (Cabang) Iman - Kelas 10 Semester 1 Kurikulum Merdeka


Memahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dan dengan Syu’abul (Cabang) Iman adalah BAB 2 buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X Semester 1 Kurikulum Merdeka.

Adapun materi BAB II Memahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dan dengan Syu’abul (Cabang) Iman ini adalah:
  1. Definsi Iman
  2. Definisi Syu’abul Iman
  3. Dalil Naqli tentang Syu’abul Iman
  4. Macam- Macam Syu’abul Iman
  5. Tanda-tanda Orang yang Beriman
  6. Problematika Praktik Keimanan di Sekitar Kita
  7. Hikmah dan Manfaat Syu’abul Iman

Setelah mempelajari BAB 2 ini, peserta didik diharapkan mampu:
  • Menganalisis makna syu’abul iman (cabang-cabang iman), pengertian, dalil, macam dan manfaatnya;
  • Mempresentasikan makna syu’abul iman (cabang-cabang iman);
  • Meyakini bahwa dalam iman terdapat banyak cabang-cabangnya;
  • Membiasakan sikap disiplin, jujur, dan bertanggung jawab yang merupakan cabang iman dalam kehidupan.

Berikut adalah rangkuman BAB 2 Memahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dan dengan Syu’abul (Cabang) Iman dalam buku PAI dan Budi Pekerti Kelas 10 SMA/SMK Semester 1 Kurikulum Merdeka:

1. Setiap manusia dilahirkan dengan fitrah yang sama yaitu memiliki keyakinan tentang zat Yang Maha Kuasa, yang dalam istilah agama disebut dengan iman.

2. Iman adalah suatu niat, ucapan dan perbuatan, di mana tidak sempurna iman itu jika tidak bersama yang lain.

3. Pilar iman terdiri dari enam perkara yang disebut dengan rukun iman yaitu:
  • iman kepada Allah Swt.
  • meyakini adanya rasul-rasul utusan Allah Swt.
  • mengimani keberadaan malaikat-malaikat Allah Swt.
  • meyakini dan mengamalkan ajaran-ajaran suci dalam kitab-kitab-Nya
  • meyakini akan datangnya hari akhir
  • mempercayai qada dan qadar Allah Swt.
4. Iman yang terdiri dari enam pilar tersebut, memiliki beberapa bagian (unsur) dan perilaku yang dapat menambah amal manusia jika dilakukan semuanya, namun juga dapat mengurangi amal manusia apabila ditinggalkannya.

5. Terdapat 77 cabang iman, di mana setiap cabang merupakan amalan atau perbuatan yang harus dilakukan oleh seseorang yang mengaku beriman (mukmin). Cabang yang 77 itulah yang disebut dengan syu’abul iman.

6. Untuk mempermudah memahami dan mempelajari Syu’abul iman, dibagi menjadi 3 (tiga) bagian yang meliputi:
  • Niat, akidah dan hati terdiri dari 30 cabang iman
  • Lisan/ucapan terdiri dari 7 cabag iman
  • Seluruh anggota badan terdiri dari 40 cabang iman
7. Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara jika terbentuk dari kumpulan orang-orang yang beriman, niscaya akan terbentuk masyarakat yang aman, tenteram, damai, sejahtera dan berlimpah berkah dari Allah Swt.

Itulah rangkuman atau ringkasan materi BAB 2 Memahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dan dengan Syu’abul (Cabang) Iman. Semoga bermanfaat.