Perbedaan Kajian Ilmu Sejarah, Arkeologi dan Antropologi


Berikut adalah perbedaan kajian ilmu sejarah, arkeologi dan antropologi.

Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia berupa fosil dan benda-benda dalam kehidupan manusia.

Sedangkan antropologi adalah ilmu yang mempelajari manusia dan kebudayaan.

Sementara Kajian Ilmu Sejarah adalah fokus mempelajari semua proses dan dinamika manusia dengan semua aspek kehidupannya di masa lampau.
Sejarah merupakan ilmu yang mempelajari sesuatu yang khusus (partikular) dan teperinci.

Dengan kata lain, penjelasan dalam ilmu sejarah harus detail berdasarkan sumber-sumber sejarah yang tepercaya serta disampaikan mulai dari hal-hal yang kecil dan berurutan sehingga jelas gambaran dan narasinya.

Sebagai contoh, biografi seorang tokoh dapat menjadi salah satu sumber sejarah.

Di dalam biografi dituliskan kisah tentang suatu tokoh dengan detail dalam linimasa, peristiwa dan tempat. Misalnya, dalam biografi W.R. Soepratman dikisahkan tentang proses penciptaan lagu Indonesia Raya. 

Soepratman tergugah setelah membaca sebuah artikel di Majalah Timbul, hingga terciptalah lagu “Indonesia Raya” yang dikumandangkan pertama kali pada Kongres Pemuda II, tanggal 28 Oktober 1928.