Pengertian Kepercayaan dan Asal-Usulnya


A. Pengertian Kepercayaan

Secara etimologi, kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa memiliki arti: “mengakui dengan sungguh dan meyakini serta tunduk berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, atau disingkat Kepercayaan adalah bentuk pernyataan dan pelaksanaan hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa dengan tata laku tertentu atau peribadatan disertai dengan pengamalan nilai-nilai budi luhur.

Ajaran Kepercayaan memuat elemen keagamaan dan nilai luhur. Adapun elemen keagamaan dan nilai luhur tersebut, di antaranya:
  • Hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa.
  • Dengan penghayatan kepercayaan yang tulus, ikhlas, bersih, serta
  • Mengamalkan sikap hidup berbudi pekerti luhur.

B. Asal-Usul Kepercayaan

Dahulu, sebelum adanya perjumpaan dengan kebudayaan dari luar, ajaran tentang kepercayaan itu sendiri lazimnya melekat sebagai tata nilai budi luhur dalam adat istiadat dan ritus-ritus kebudayaan suku bangsanya. Keberadaan kepercayaan itu sendiri sudah ada jauh sebelum lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan sudah ada jauh sebelum agama- agama lainnya (seperti: Hindu, Budha, Konghucu, Islam, Katolik dan Protestan) memasuki Nusantara.

Di beberapa suku terdapat legenda asal-usul leluhur, yang tidak terlepas dengan asal-usul kepercayaan lokal daerahnya.

Kepercayaan atau agama-agama asli leluhur di Indonesia sangat beragam, sesuai keragaman kebudayaan yang berkembang dalam masyarakat.