Empat Hal yang Dipelajari Dalam Sejarah dari Segi Waktu


Menurut Kuntowijoyo (2013), terdapat empat hal yang dipelajari dalam sejarah dari segi waktu, yaitu:
  1. Perkembangan
  2. Kesinambungan
  3. Pengulangan
  4. Perubahan

Berikut penjelasannya:

Ilmu sejarah mempelajari bagaimana suatu peristiwa berkembang dan berkesinambungan dalam kurun waktu tertentu, kemungkinan terdapat pengulangan kejadian/peristiwa, serta peristiwa bersejarah yang menimbulkan perubahan di suatu masyarakat atau pun negara.

Dalam ilmu sejarah terdapat periodisasi atau pembabakan waktu dengan tujuan untuk menjelaskan ciri- ciri tertentu yang terdapat dalam suatu periode sejarah.

Contohnya: berdasarkan periodisasi, sejarah Indonesia dibagi dalam empat periode, yaitu Indonesia pada masa prasejarah, pada zaman kuno, pada zaman Islam, dan pada zaman modern.

Sebagai ilmu yang mengkaji manusia dalam dimensi ruang dan waktu, sejarawan Kuntowijoyo (2013) menjelaskan bahwa sejarah adalah “ilmu yang mengkaji tentang manusia, waktu, sesuatu yang memiliki makna sosial, tentang sesuatu yang tertentu (partikular) dan teperinci.

Memiliki makna sosial berarti kejadian atau peristiwa yang berdampak pada perkembangan dan perubahan suatu masyarakat.

Sebagai contoh, Politik Etis yang mulai dicetuskan pada tahun 1901 oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda memberikan perubahan bagi kaum bumiputera untuk mengakses pendidikan yang sebelumnya sangat terbatas untuk golongan tertentu.