Cara Menerapkan Sikap Kontrol Diri dalam Kehidupan Sehari-Hari


Sebagai makhluk sosial, interaksi antara satu individu dengan individu yang lain tentu saja akan berjalan baik apabila dilandasi dengan nilai-nilai dan ajaran Islam.

Sehingga dalam relasi sosial antara satu individu degan individu yang lain, seorang mukmin harus senantiasa mampu mengimplementasikan sikap kontrol diri agar senantiasa tercipta suasana yang nyaman, aman, saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

Berikut adalah cara menerapkan sikap kontrol diri dalam kehidupan sehari-hari yaitu:

1. Memikirkan risiko dan akibat dari setiap perbuatan
Seorang mukmin yang baik, akan senantiasa berfikir dan mempertimbangkan akhir dari setiap perbuatannya. Dengan menahan diri sejenak, berfikir sebelum bertindak, menggunakan logika dan akal sehat untuk memikirkan akibat dari setiap tindakannya, akan membuat seorang mukmin terhindar dari perbuatan yang buruk. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw berikut ini:

Dari Abu Hurairah r.a.,ia mendengar Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan suatu kata yang tidak dipikir (apakah ia baik atau buruk), sehingga dengan satu kata itu, ia terjerumus ke dalam neraka yang dalamnya lebih jauh daripada jarak antara timur” (H.R. Bukhari)

2. Bersabar dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan
Implementasi sikap kontrol diri dalam kehidupan sehari-hari, dapat dilakukan dengan cara bersabar dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Tergesa-gesa adalah salah satu sifat setan, karena merupakan sifat gegabah, kurang berfikir dan hati-hati dalam bertindak. Sifat tergesa-gesa dan kurang sabar akan menghilangkan ketenangan dan kewibawaan seseorang, mendekatkan pada keburukan dan sangat dekat dengan penyesalan.

3. Memperbanyak zikir kepada Allah Swt.
Salah satu amalan yang dianjurkan untuk dilakukan setiap muslim secara rutin adalah memperbanyak zikir untuk mengingat Allah Swt. Zikir adalah salah satu metode untuk meredam konflik dalam jiwa setiap mukmin. Banyak manfaat yang dapat kita peroleh apabila kita gemar berzikir yaitu semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt., menenangkan jiwa, menambah pahala serta menyejukkan hati yang sedang gundah, sebagaimana firman Allah Swt. dalam Q.S. ar-Ra’d/13:28 berikut ini:

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah Swt. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah Swt. hati menjadi tenteram.

4. Berdoa memohon perlindungan kepada Allah Swt
Salah satu implementasi dari sikap kontrol diri bagi seorang mukmin adalah dengan berdoa memohon kesabaran, ketabahan dan kekuatan kepada Allah Swt., supaya senantiasa sanggup menerima dan menghadapi cobaan sesuai dengan kadar kekuatan dengan cara-cara yang dibenarkan oleh syariat. Rasulullah Saw. mengajarkan kepada umatnya agar senantiasa menahan amarah dan mengendalikan diri ketika hati sedang bergejolak agar tidak hilang kendali. Adapun doa tersebut adalah:

 “Yaa Allah, ampunilah dosaku, redamkanlah murka hatiku, dan lindungilah diriku dari pengaruh setan”

Bacalah doa tersebut ketika sedang merasa marah, agar tetap dalam lindungan Allah Swt. dan tidak kehilangan kendali serta dijauhkan dari hal- hal buruk yang tidak pernah kita inginkan.