Bukti Sejarah Peninggalan Agama Hindu di Asia


Sejarah menceritakan bahwa dari berbagai peninggalan Hindu yang ada, kita bisa menyatakan bahwa Hindu adalah agama yang besar yang pernah berpengaruh terhadap peradaban perkembangan dunia.

Pengaruh besar tersebut menjadi tidak berlanjut dikarenakan tidak membangun komunikasi yang baik dan masih mementingkan kelompok tertentu, sehingga menjadikan mudah terpecah dan akhirnya runtuh dan menjadi sebuah potongan sejarah yang masih terus digali kebenarannya dari berbagai sumber referensi.

Walaupun demikian, pengaruh nilai-nilai ajaran Hindu masih masih dapat dirasakan manfaatnya dan beberapa fakta masih ada hingga sekarang.

Berikut adalah bukti sejarah peninggalan agama hindu di asia, diantaranya:

1. Peninggalan dalam bentuk prasasti, yaitu Prasasti Tunaharu, Blambangan, Blitar, Tugu, Jambu, Yupa, Batutulis, Ciaruteun dan Pasirawi.

Peninggalan prasasti tersebut belum sepenuhnya peninggalan- peninggalan agama Hindu dalam bentuk prasasti dapat dibuktikan, sehingga dengan keterbatasan sumber masih banyak yang belum disertakan dalam catatan sejarah. Dengan demikian masih perlu terus digali informasi tersebut berdasarkan data yang ada di berbagai wilayah negara-negara Asia.

2. Peninggalan dalam bentuk berbagai candi, yaitu candi Tegowangi, Sawentar, Candi Tikus, Gapura Wringin, Bajangratu, Kidal, Prambanan, Singosari, Jago, Penataran, Dieng, dan Trowulan.

3. Peninggalan dalam bentuk berbagai karya sastra.

Dari berbagai peninggalan sejarah Hindu dalam bentuk berbagai susastra pada masa kerajaan-kerajaan Hindu dan masih banyak yang belum dapat diungkapkan karena berbagai kendala dan keterbatasan yang ada. Sesuai dengan standar sebagai catatan sejarah, dengan demikian diperlukan kerja sama dari berbagai pihak dalam menulis sejarah untuk mengungkap sejarah perkembangan Agama Hindu di Asia.