Peranan Allah di dalam Kemerdekaan Indonesia


Berikut adalah peranan allah di dalam kemerdekaan indonesia.

Alinea ketiga Mukadimah UUD RI tahun 1945 kita berbunyi, “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”

Pernyataan di atas memuat sebuah pengakuan dari para pendiri negara kita tentang perjuangan bangsa kita dalam mencapai kemerdekaan dan membentuk suatu negara yang terdiri dari ratusan suku bangsa, kelompok etnis, puluhan atau ratusan agama di luar keenam agama yang diakui resmi (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu).

Pada awal pembentukan negara Republik Indonesia, negara kita menghadapi berbagai pergolakan yang bahkan berulang-ulang mengancam keberlanjutan bangsa kita, antara lain DI/TII, PERMESTA, Gerakan 30 September, dan lain-lain.

Tentu dari pelajaran Sejarah Indonesia kita sudah mempelajari beberapa ancaman ini.

Bahkan sampai saat ini, ancaman terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) masih terus terjadi dengan munculnya beberapa gerakan yang ingin mengubah Pancasila sebagai dasar negara menjadi lebih sesuai dengan keinginan mereka. Namun sejauh ini kita masih tetap bertahan sebagai satu bangsa. Hal ini tidak mungkin lepas dari pimpinan Tuhan di dalam kehidupan berbangsa kita.

Sebagai generasi muda, kita juga harus terlibat dalam mempertahankan keutuhan NKRI dengan mengembangkan semangat patriot (membela negara).