4 Jenis Kabel Yang Sering Digunakan Dalam Jaringan Komputer


Kabel jaringan merupakan salah satu komponen penting sebagai penghubung dalam pengiriman atau penerimaan informasi dalam suatu jaringan komputer.

Untuk jaringan yang membutuhkan kabel sebagai penghubung seperti jaringan menggunakan kabel (Wired Network)

Ada beberapa jenis kabel yang dapat digunakan. Berikut 4 jenis kabel yang sering digunakan dalam jaringan komputer.

1. UTP
Kabel UTP tersusun atas sepasang konduktor yang terbungkus plastik dan masing-masing dilapisi plastik sebagai isolator yang diberi warna (orange, putih orange,hijau, putih hijau,biru, putih biru, coklat, putih coklat).

Jangkauan frekuensi CAT5 maksimum 100 MHz dan kecepatan hingga 100 Mbps, CAT6 mendukung kebutuhan Gigabit Ethernet dan Mendukung frekuensi hingga 250 MHz, dan CAT6a dapat beroperasi pada frekuensi hingga 750 MHz. 

Untuk pemasangan di kartu jaringan diperlukan konektor UTP seperti konektor RJ45 atau RJ11. Untuk biaya pemasangan dengan menggunakan kabel UTP relatif murah.

2. STP
Kabel STP bentuknya hampir sama dengan kabel UTP, hanya saja memiliki pembungkus rangkap. Pembungkus tengahnya berupa metal shield atau metal foil untuk menghindari gangguan elektromagnetis serta terdapat kawat didalamnya yang berfungsi untuk menahan jika terjadi tekukan pada kabel atau gangguan dibagian luar kabel. konektor yang digunakan pada kabel STP sama dengan konektor kabel UTP.

3. Coaxial
Pada kabel koaksial ini terdiri atas sebuah konduktor inti dari tembaga yang dilapisi tiga pembungkus. Pembungkus ini biasanya terbuat dari plastik. 

Pembungkus pertama dan ketiga merupakan isolator, dan pembungkus kedua yang berada ditengah merupakan konduktor. Tipe kabel ini dibedakan menjadi 2 tipe, yaitu thin (thinnet) dan thick (thicknet).

Perbedaannya adalah kebel thin lebih fleksibel, harga lebih murah dan lebih mudah digunakan daripada kabel thick. Konektor yang dipakai adalah BNC (Bayonet Network Connector), konektor-T (T-BNC) dan terminal 50 ohm.

4. Fiber Optic
Fiber Optic atau Serat optik terbuat dari serat kaca berfungsi sebagai transmisi sinyal yang berbentuk cahaya. Konektor yang digunakan untuk serat optic ini adalah konektor FO (SC, ST, LC).

Dengan menggunakan serat optik ini memungkinkan transmisi data dengan kecepatan 10 Mbps – 10 Gbps. Selain itu, jarak jangkauan yang ditempuh sinyal lebih jauh dibanding kabel jenis lain dan mempunyai bandwith yang lebih besar. 

Pada serat optik ini memiliki kelemahan yaitu mudah patah sehingga kurang memungkinkan untuk dipindah- pindah, pemasangan yang sulit, biaya perawatan yang mahal dan harga serat optiknya sendiri yang relatif mahal.