Soal dan Jawaban materi Menghormati dan Menyayangi Orang Tua dan Guru - PAI & Budi Pekerti Kelas 11 SMA/SMK


Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XI SMA/SMK materi Menghormati dan Menyayangi Orang Tua dan Guru lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Bagaimana cara merealisasikan kewajiban berbakti kepada orang tua menurut Imam Adz Dzahabi?
  2. Tuliskan hikmah yang bisa diambil dari berbakti kepada kedua orang tua dan guru
  3. Tuliskan cara memperlihatkan penghormatan terhadap guru
  4. Tuliskan hikmah menghormati guru
  5. Tuliskan cara berbakti kepada orang tua
  6. Tuliskan cara berbakti kepada orang tua yang telah meninggal
  7. Tuliskan cara berbakti kepada guru

Kunci Jawaban:

1. Cara merealisasikan kewajiban berbakti kepada orang tua menurut Imam Adz Dzahabi, yaitu:
  • Menaati segala perintah orang tua, kecuali dalam maksiat.
  • Menjaga amanah harta yang dititipkan orang tua, atau diberikan oleh orang tua.
  • Membantu atau menolong orang tua bila mereka membutuhkan.
2. Hikmah yang bisa diambil dari berbakti kepada kedua orang tua, yaitu:
  • Berbakti kepada kedua orang tua merupakan amal yang paling utama.
  • Apabila orang tua kita rida atas apa yang kita perbuat, Allah Swt. pun rida.
  • Berbakti kepada kedua orang tua dapat menghilangkan kesulitan yang sedang dialami, yaitu dengan cara bertawasul dengan amal saleh tersebut.
  • Berbakti kepada kedua orang tua akan diluaskan rezeki dan dipanjangkan umur.
  • Berbakti kepada kedua orang tua dapat menjadikan kita dimasukkan ke jannah (surga) oleh Allah Swt.
3. Tuliskan memperlihatkan penghormatan terhadap guru, yaitu:
  • Bersikap rendah hati terhadap guru, sekalipun ilmu kita lebih tinggi dari pada guru
  • Menaati setiap arahan serta bimbingan guru
  • Senantiasa berkhidmat untuk guru-guru mereka dengan mengharapkan balasan pahala serta kemuliaan di sisi Allah Swt.
  • Memandang guru dengan perasaan penuh hormat dan memuliakan serta memercayai kesempurnaan ilmunya
4. Hikmah menghormati guru, yaitu:
  • Ilmu yang kita peroleh akan menjadi berkah dalam kehidupan kita.
  • Akan lebih mudah menerima pelajaran yang disampaikannya.
  • Ilmu yang diperoleh dari guru akan menjadi manfaat bagi orang lain.
  • Akan selalu didoakan oleh guru.
  • Akan membawa berkah, memudahkan urusan, dianugerahi nikmat yang lebih dari Allah Swt.
  • Seorang guru tidak selalu di atas muridnya. Ilmu dan kelebihan itu merupakan anugerah Allah Swt. akan memberikan anugerah-Nya kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya.
5. Cara berbakti kepada orang tua, yaitu:
  • Melaksanakan nasihat dan perintah yang baik dari keduanya.
  • Merawat dengan penuh keikhlasan dan kesabaran apalagi jika keduanya sudah tua dan pikun.
  • Merendahkan diri, kasih sayang, berkata halus dan sopan, serta mendoakan kedua orang tua.
  • Rela berkorban untuk orang tua
  • Meminta kerelaan orang tua ketika akan berbuat sesuatu.
  • Berbuat baik kepada orang tua, walaupun ia berbuat aniaya. Maksudnya anak tidak boleh menyinggung perasaan orang tuanya walaupun ia telah menyakiti anaknya.
6. Cara berbakti kepada orang tua yang telah meninggal, yaitu:
  • Merawat jenazah dengan cara memandikan, mengafankan, menyalatkan, dan menguburkannya.
  • Melaksanakan wasiat dan menyelesaikan hak Adam yang ditinggalkannya (utang atau perjanjian dengan orang lain yang masih hidup).
  • Menyambung tali silaturahmi kepada kerabat dan teman-teman dekatnya atau memuliakan teman-teman kedua orang tua.
  • Melanjutkan cita-cita luhur yang dirintisnya atau menepati janji kedua orang tua.
  • Mendoakan orang tua yang telah tiada dan memintakan ampun kepada Allah Swt. dari segala dosa orang tua kita.
7. Cara berbakti kepada guru, yaitu:
  • Menghormati dan memuliakannya, serta mengikuti nasihatnya.
  • Mengamalkan ilmunya dan membaginya kepada orang lain.
  • Tidak melawan, menipu, dan membuka rahasia guru.
  • Memuliakan keluarga dan sahabat karib guru.
  • Murid harus mengikuti sifat guru yang baik akhlak, tinggi ilmu dan keahlian, berwibawa, santun dan penyayang.
  • Murid harus mengagungkan guru dan meyakini kesempurnaan ilmunya. Orang yang berhasil hingga menjadi ilmuwan besar, sama sekali tidak boleh berhenti menghormati guru.
  • Menghormati dan selalu mengenangnya, meskipun sudah wafat.
  • Bersikap sabar terhadap perlakuan kasar atau akhlak buruk guru.
  • Hendaknya berusaha untuk memaafkan perlakuan kasar, turut mendoakan keselamatan guru.
  • Menunjukkan rasa berterima kasih terhadap ajaran guru. Melalui itulah ia mengetahui apa yang harus dilakukan dan dihindari.
  • Sopan ketika berhadapan dengan guru, misalnya; duduk dengan tawadu’, tenang, diam, posisi duduk sedapat mungkin berhadapan dengan guru, menyimak perkataan guru sehingga tidak membuat guru mengulangi perkataan.
  • Tidak dibenarkan berpaling atau menoleh tanpa keperluan jelas, terutama saat guru berbicara kepadanya.
  • Berkomunikasi dengan guru secara santun dan lemah-lembut.