Soal dan Jawaban materi Partisipasi Warga Negara dalam Sistem Politik di Indonesia – PPKn Kelas 10 SMA/SMK

Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas X SMA/SMK materi Partisipasi Warga Negara dalam Sistem Politik di Indonesia lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Jelaskan pengertian partisipasi politik
  2. Sebutkan ciri-ciri suatu komunitas masyarakat dapat disebut masyarakat politik
  3. Sebutkan contoh kegiatan partisipasi dan perilaku politik yang merupakan cerminan dari demokrasi langsung di lingkungan sekolah
  4. Sebutkan ketentuan-ketentuan atau norma-norma supaya perilaku politik yang ditampilkan mencerminkan perilaku politik yang sesuai aturan di lingkungan sekolah
  5. Sebutkan contoh kegiatan partisipasi dan perilaku politik yang merupakan cerminan dari demokrasi langsung di lingkungan masyarakat
  6. Sebutkan ketentuan-ketentuan atau norma-norma supaya perilaku politik yang ditampilkan mencerminkan perilaku politik yang sesuai aturan di lingkungan masyarakat
  7. Sebutkan contoh kegiatan partisipasi dan perilaku politik yang merupakan cerminan dari demokrasi langsung di lingkungan negara
  8. Sebutkan ketentuan-ketentuan atau norma-norma yang harus ditaati supaya perilaku politik yang ditampilkan mencerminkan perilaku politik yang sesuai aturan di lingkungan negara
  9. Sebutkan 15 contoh perilaku mencerminkan partisipasi warga negara yang baik dalam sistem politik di Indonesia

Kunci Jawaban:


1. Partisipasi politik adalah kegiatan yang dilakukan oleh warga negara baik secara individu maupun kolektif, atas dasar keinginan sendiri maupun dorongan dari pihak lain yang tujuannya untuk memengaruhi keputusan politik yang akan diambil oleh pemerintah, agar keputusan tersebut menguntungkannya.

2. Adapun ciri-ciri suatu komunitas masyarakat dapat disebut masyarakat politik, yaitu:
  • Selalu ada kelompok yang memerintah dan diperintah.
  • Memiliki sistem pemerintahan tertentu yang mengatur kehidupan masyarakat.
  • Memiliki lembaga-lembaga yang menyelenggarakan pemerintahan.
  • Memiliki tujuan tertentu yang mengikat seluruh masyarakat.
  • Memahami informasi dasar tentang siapa yang memegang kekuasaan dan bagaimana sebuah institusi bekerja.
  • Dapat menerima perbedaan pendapat.
  • Memiliki kepedulian dan kepekaan terhadap masalah-masalah yang dihadapi bangsa.
  • Memiliki rasa tanggung jawab terhadap perkembangan dan keadaan negara dan bangsanya.
  • Memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam kegiatan perumusan penentuan kebijakan negara, mengawasi dan mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut dalam berbagai bidang kehidupan.
  • Menyadari akan pentingnya pembelaan terhadap negara, kedaulatan, keberadaan dan keutuhan negara memahami, menyadari dan melaksana- kan sikap dan perilaku yang seseuai dengan hak dan kewajibannya sebagai warga masyarakat dan warga negara.
  • Patuh terhadap hukum dan menegakkan supremasi hukum.
  • Membangun budaya politik yang demokratis
  • Menjunjung tinggi demokrasi, hak asasi manusia, keadilan dan persamaan.
  • Mengawasi jalannya pemerintahan agar tertata dengan baik
  • Memiliki wawasan kebangsaan, sikap dan perilaku yang mencerminkan cinta tanah air.
3. Contoh kegiatan partisipasi dan perilaku politik yang merupakan cerminan dari demokrasi langsung di lingkungan sekolah, yaitu:
  • Pemilihan ketua kelas, ketua OSIS dan ketua organisasi ekstrakurikuler seperti Pramuka, Pecinta Alam, PMR, Paskibra dan sebagainya.
  • Pembuatan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga OSIS atau organisasi ekstrakurikuler yang diikuti.
  • Forum-forum diskusi atau musyawarah yang diselenggarakan di sekolah.
4. Adapun ketentuan-ketentuan atau norma-norma supaya perilaku politik yang ditampilkan mencerminkan perilaku politik yang sesuai aturan di lingkungan sekolah, yaitu:
  • Pancasila.
  • Undang-Undang Dasar RI 1945.
  • Undang-Undang RI Nomor 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
  • Tata tertib siswa, dan sebagainya.
5. Contoh kegiatan partisipasi dan perilaku politik yang merupakan cerminan dari demokrasi langsung di lingkungan masyarakat, diantaranya:
  • Forum warga.
  • Pemilihan ketua RT, RW, kepala desa, ketua organisasi masyarakat dan sebagainya.
  • Pembuatan peraturan yang berupa anggaran dasar dan anggaran rumah tangga bagi organisasi masyarakat, koperasi, RT-RW, LMD dan sebagainya.
6. Ketentuan-ketentuan atau norma-norma supaya perilaku politik yang ditampilkan mencerminkan perilaku politik yang sesuai aturan di lingkungan masyarakat, antara lain:
  • Pancasila dan UUD RI 1945.
  • Peraturan perundang-undangan yang terkait, misalnya undang-undang HAM, undang-undang parpai politik dan sebagainya.
  • Peraturan yang berlaku khusus di lingkungan setempat, seperti peraturan RT-RW, Peraturan Desa dan sebagainya.
  • Norma-norma sosial yang berlaku.
7. Contoh kegiatan partisipasi dan perilaku politik yang merupakan cerminan dari demokrasi langsung di lingkungan negara, antara lain:
  • Pemilihan umum untuk memilih anggota legislatif dan presiden.
  • Pemilihan kepala daerah secara langsung (Pilkada).
  • Aksi demonstrasi yang tertib, damai dan santun.
8. Adapun ketentuan-ketentuan atau norma-norma yang harus ditaati supaya perilaku politik yang ditampilkan mencerminkan perilaku politik yang sesuai aturan di lingkungan negara, diantaranya:
  • Pancasila
  • UUD NRI 1945
  • Undang-Undang seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang, Undang- Undang RI Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang- Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik, Undang-Undang RI Nomor 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dan sebagainya
  • Peraturan Pemerintah
  • Keputusan Presiden
  • Peraturan daerah
9. 15 contoh perilaku mencerminkan partisipasi warga negara yang baik dalam sistem politik di Indonesia, yaitu:
  • Membuat peraturan di kelas
  • Mematuhi peraturan di sekolah
  • Memiliki rasa cinta tanah air
  • Melaksanakan pemilihan ketua OSIS
  • Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler
  • Ikut dalam forum diskusi di sekolah
  • Ikut melaksanakan kerja bakti di tempat tinggal
  • Ikut dalam pemilihan ketua karang taruna
  • Mematuhi peraturan RT/RW
  • Tidak berbuat keributan di lingkungan
  • Ikut dalam kampanye partai politik
  • Menghormati hak orang lain
  • Ikut dalam kegiatan demonstrasi
  • Menjaga nama baik keluarga dan sekolah
  • Ikut merasa bangga ketika lagu Indonesia dikumandangkan