Soal dan Jawaban materi Perumusan dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara – PPKn Kelas 7 SMP/MTs


Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas VII SMP/MTs materi Perumusan dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Jelaskan pembentukan BPUPKI?
  2. Siapa sajakah anggota BPUPKI?
  3. Apa tugas BPUPKI?
  4. Bagaimana proses sidang resmi yang dilaksanakan BPUPKI?
  5. Bagaimana proses sidang tidak resmi yang dilaksanakan BPUPKI?
  6. Siapa saja tokoh yang mengusulkan rumusan dasar negara?
  7. Apa isi usulan dasar negara dari Ir. Soekarno?
  8. Apa persamaan dan perbedaan dasar negara yang diusulkan oleh para pendiri negara?
  9. Apa saja tugas dan siapa saja anggota panitia sembilan?
  10. Bagaimana rumusan dasar negara dalam naskah Piagam Jakarta?
  11. Apa tujuan pembentukan PPKI?
  12. Bagaimana komposisi keanggotaan PPKI?
  13. Apa alasan perubahan sila kesatu rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta?
  14. Apa perbedaan rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta dengan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945?
  15. Tuliskan hasil sidang PPKI?

Kunci Jawaban:

1. Pembentukan BPUPKI dibentuk sebagai perwujudan janji Jepang untuk memberikan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.

2. Anggota BPUPKI berasal dari tokoh-tokoh yang mewakili berbagai daerah di Indonesia, beberapa diantaranya:
  • K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat
  • R.P. Soeroso
  • Ir. Soekarno
  • Drs. Moh. Hatta
  • Mr. Muhammad Yamin
  • Mr. A.A Maramis
3. Tugas BPUPKI adalah menyelidiki usaha-usaha persiapan kemerdekaan Indonesia.

4. Proses sidang resmi yang dilaksanakan BPUPKI dilaksanakan dalam dua masa sidang, yaitu:
  • Tanggal 29 Mei s.d 1 Juni 1945 membahas rumusan Dasar Negara
  • Tanggal 10 Juli s.d 17 Juli 1945 membahas rancangan UUD tahun 1945 dan bentuk Negara.
5. Proses sidang tidak resmi dilaksanakan BPUPKI berlangsung dalam masa reses antara sidang pertama dan sidang kedua untuk membahas rancangan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

6. Tokoh yang mengusulkan rumusan dasar negara yaitu:
  • Muhammad Yamin
  • Soepomo
  • Ir. Soekarno.
7. Isi usulan dasar negara dari Ir. Soekarno, yaitu:
  • Kebangsaan Indonesia.
  • Internasionalisme atau peri kemanusiaan.
  • Mufakat atau demokrasi.
  • Kesejahteraan sosial.
  • Ketuhanan yang berkebudayaan.
8. Persamaan dan perbedaan dasar negara yang diusulkan oleh para pendiri negara adalah:
Persamaan adalah materi dan semangat yang sama, jumlah butirnya lima, dan isinya juga sama. Sedangkan, perbedaannya adalah rumusan kalimatnya berbeda, dan juga sila-sila yang diusulkan berbeda.

9. Tugas panitia sembilan yaitu untuk menyelidiki usul-usul mengenai perumusan Dasar Negara.

Anggota panitia sembilan, yaitu:
  • Ir. Soekarno
  • Mohammad Hatta
  • Muhammad Yamin
  • A.A Maramis
  • Achmad Soebardjo
  • KH. Wachid Hasjim
  • Abdoel Kahar Moezakir
  • H. Agoes Salim
  • R. Abikusno Tjokrosoejoso.
10. Rumusan dasar negara dalam naskah Piagam Jakarta, yaitu:
  • Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk- pemeluknya.
  • Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  • Persatuan Indonesia.
  • Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
  • Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
11. Tujuan pembentukan PPKI adalah untuk mempersiapkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

12. Komposisi keanggotaan PPKI berasal dari tokoh-tokoh yang mewakili bangsa Indonesia.

13. Alasan perubahan sila kesatu rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta adalah karena adanya pernyataan keberatan wakil-wakil Protestan dan Katolik terhadap bunyi pasal ”Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Agar supaya tidak terpecah belah sebagai bangsa, para pendiri negara sepakat untuk mengubah rumusannya menjadi ”Ketuhanan Yang Maha Esa”.

14. Perbedaan rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta dengan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah:
Terdapat pada sila pertama. Sila pertama pada Rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta berbunyi “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Sedangkan Sila pertama yang ada di Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 diubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”

15. Hasil sidang PPKI, yaitu:
  • Menetapkan UUD 1945.
  • Memilih Presiden dan Wakil Presiden, yaitu Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta.
  • Membentuk sebuah Komite Nasional