Soal dan Jawaban materi Meyakini Qada Dan Qadar Melahirkan Semangat Bekerja – Agama Islam 12 SMA/SMK


Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK materi Meyakini Qada Dan Qadar Melahirkan Semangat Bekerja lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Jelaskan hubungan antara takdir, ikhtiar, doa dan tawakal!
  2. Sebutkan alasan mengapa manusia diwajibkan ikhtiar!
  3. Uraikan mengapa Rasulullah saw. dan sahabat utama beliau tidak pernah mempersoalkan takdir!
  4. Sebutkan 5 macam anugerah Allah Swt. yang telah diberikan manusia sebagai bekal agar tidak salah dalam menempuh kehidupannya!
  5. Salinlah, terjemahkan dan jelaskan kandungan isi dari Q.S. an Najm/43:39- 42?
  6. Mengapa manusia harus bertawakal!
  7. Jelaskan manfaat berdoa bagi orang beriman!
  8. Sebutkan fungsi beriman kepada Qada dan Qadar!
  9. Mengapa tidak semua doa yang dipanjatkan selalu dikabulkan Allah Swt.!
  10. Kapan waktu yang tepat untuk memanjatkan doa pada Allah Swt.!
Kunci Jawaban:

1. Hubungan antara takdir, ikhtiar, doa dan tawakal yaitu: Takdir adalah ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Ikhtiar merupakan usaha yang harus dilakukan oleh manusia secara sungguh-sungguh untuk mencapai cita-cita dan rezeki. Setelah berikhtiar kemudian berdo’a atau melakukan usaha batin dengan mendekatkan diri dan mengharap kepada Allah Swt.

Untuk mendapat rida’ Nya, sehingga ikhtiar dalam mencapai cita-cita dan mencari rezeki akan lebih lengkap dan mantap. Setelah berikhtiar dan berdo’a, maka tibalah manusia mengambil sikap tawakal. Tawakal adalah “menyerahkan segala urusan dan hasil ikhtiarnya hanya kepada Allah Swt.".

2. Alasan mengapa manusia diwajibkan ikhtiar, yaitu antara lain:
  • Takdir berjalan menurut hukum sunnatullah. Artinya keberhasilan hidup sangat tergantung sejalan atau tidaknya dengan Sunnatullah;
  • Kenyataan menunjukkan bahwa siapapun orangnya tidak mampu mengetahui takdirnya;
  • Ikhtiar Memudahkan manusia Untuk Tawakal kepada Allah SWT.
  • Siapapun yang berusaha dengan sungguh-sungguh, otomatis hampir seratus persen akan memperoleh keberhasilan dan mendapatkan cita-cita sesuai tujuan yang ditetapkan;
  • Jika sudah diikhtiarkan namun kegagalan yang diperoleh, maka dalam hubungan inilah letak “rahasia ilahi”. Meskipun begitu, Allah tidak menyia-nyiakan semua amal yang sudah dilakukan, walaupun gagal.
3. Rasulullah saw. dan sahabat utama beliau tidak pernah mempersoalkan takdir, karena takdir ditentukan oleh Allah Swt. Takdir berjalan sesuai dengan sunnatullah, artinya keberhasilan hidup sangat tergantung sejalan atau tidaknya dengan sunnatullah”.

4. 5 macam anugerah Allah Swt. yang telah diberikan manusia sebagai bekal agar tidak salah dalam menempuh kehidupannya, yaitu:
  • naluri
  • panca indera
  • akal
  • kalbu
  • aturan agama
5. Berikut adalah isi dari Q.S. an Najm/43:39- 42 lengkap dengan arti dan kandungannya.

Ayat 39:

وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ

Artinya: dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya

Ayat 40:

وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَىٰ

Artinya : dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).

Ayat 41:

ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاءَ الْأَوْفَىٰ

Artinya : Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna,

Ayat 42:

وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ الْمُنْتَهَىٰ

Artinya : dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu),

Adapun kandungan isi dari Q.S. an Najm/43:39- 42 yaitu:
  • Allah Swt. berjanji akan memberi balasan sempurna kepada orang yang mau berusaha keras
  • Setiap usaha atau ikhtiar untuk memenuhi kebutuhan hidup hendaknya diawali dengan niat karena Allah Swt semata.
  • Allah Swt. akan mengaruniakan pahala berlipat ganda kepada mereka yang mau berikhtiar sesuai keahliannya, dan tidak berpangku tangan, dan pahala tersebut akan menjadi bekal meraih kebahagiaan di akhirat. Dan amal saleh yang telah mereka lakukan akan dibalas dengan surga. Surga merupakan balasan sempurna dari Allah Swt. bagi hamba-hamba-Nya yang saleh.
  • Usaha, kerja keras atau ikhtiar dilakukan untuk memperoleh kebahagian dunia dan akhirat, kebahagian dunia harus disertai dengan ikhtiar kerja keras, begitu juga kebahagian akhirat juga disertai dengan ikhtiar kerja keras (ibadah) dengan menjalankan perintah dan meninggalkan larangan Allah
6. Manusia harus bertawakal, karena manusia hanya diwajibkan untuk berusaha dengan sungguh- sungguh, sementara hasilnya diserahkan sepenuhnya hanya kepada Allah Swt.. Karena bisa jadi keinginan manusia tidak cocok menurut pandangan Allah Swt. (Q.S. al-Baqarah/2:216)”.

7. Manfaat berdoa bagi orang beriman, yaitu antara lain:
  • Mendekatkan diri Kepada Allah SWT
  • Doa dapat mengubah takdir
  • Terhindar dari murka Allah
  • Memberikan motivasi dan energi dalam menjalankan ikhtiarnya.
  • Mendapatkan ridha dan rahmat Allah Swt.
8. Fungsi beriman kepada Qada dan Qadar, yaitu
  • Meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam ini tidak lepas dari sunnatullah;
  • Termotivasi untuk senantiasa berikhtiar atau berusaha lebih giat lagi dalam mengejar cita-citanya.
  • Meningkatkan keyakinan akan pentingnya peran doa bagi keberhasilan sebuah usaha;
  • Meningkatkan optimisme dalam menatap masa depan dengan ikhitar yang sungguh- sungguh;
  • Meningkatkan kekebalan jiwa dalam menghadapi segala rintangan dalam usaha sehingga tidak berputus asa ketika mengalami kegagalan;
  • Menyadarkan manusia bahwa dalam kehidupan ini dibatasi oleh peraturan-peraturan Allah Swt., yang tujuannya untuk kebaikan manusia itu sendiri
9. Tidak semua doa yang dipanjatkan selalu dikabulkan Allah Swt., karena bisa jadi keinginan manusia tidak cocok menurut pandangan Allah Swt. (Q.S. al-Baqarah/2:216).”

10. Waktu yang tepat untuk memanjatkan doa pada Allah Swt. yaitu setelah berikhtiar atau berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai cita-cita atau mendapat rezeki yang halal”. Dengan berdoa dilakukan setelah kita berikhtiar, akan dikabulkan apabila kita bersungguh-sungguh.