Soal dan Jawaban materi Wawasan Nusantara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia – PPKn 10 SMA/SMK

Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas X SMA/SMK/ MA/MAK materi Wawasan Nusantara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia lengkap dengan kunci jawaban.

I. Soal Pilihan Ganda:
1. Cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba seragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional disebut….
a. Geopolitik
b. Geostrategi
c. Wawasan Nusantara
d. Wawasan kebangsaan
e. Ketahanan nasional

2. Wawasan Nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan dan rambu- rambu dalam ….
a. Menentukan arah dan tujuan negara dalam berhubungan dengan negara lain.
b. Menentukan segala kebijakan yang berhubungan dengan penentuan politik luar negeri
c. Menentukan kebijakan yang berkaitan dengan bidang politik dan sosial budaya
d. Menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelanggaran negara di pusat dan daerah
e. Menentukan segala kebijakan yang berkaitan dengan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah

3. Persatuan dalam keberagaman harus dipahami oleh setiap warga masyarakat agar dapat mewujudkan hal-hal berikut ini, kecuali ….
a. Pembangunan berjalan lancar
b. Pergaulan antarsesama yang lebih akrab
c. Kehidupan yang serasi, selaras dan seimbang
d. Perbedaan yang ada tidak menjadi sumber masalah
e. Terbentuknya satu masyarakat yang sama ras, agama, suku dan bahasa

4. Secara etimologis kata geopolitik terbentuk dari dua kata yaitu “geo” yang berarti planet bumi dan “politik” yang berarti ….
a. Segala sesuatu yang berhubungan dengan partai politik
b. Segala sesuatu yang berhubungan dengan kekuasaan partai politik
c. Segala sesuatu yang berhubungan dengan sejarah, ilmu sosial dan politik
d. Segala sesuatu yang berhubungan dengan wilayah negara dan batas-batas wilayah negara
e. Segala sesuatu yang berkaitan dengan ketatanegaraan atau tindakan mengenai pemerintahan negara atau terhadap negara lain

5. Wawasan Nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan dan rambu- rambu dalam ….
a. Menentukan segala kebijakan yang berhubungan dengan penentuan politik luar negeri
b. Menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelanggaran negara di pusat dan daerah
c. Menentukan segala kebijakan yang berkaitan dengan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah
d. Menentukan kebijakan yang berkaitan dengan bidang politik dan sosial budaya
e. Menentukan arah dan tujuan negara dalam berhubungan dengan negara lain

6. Pada hakikatnya Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Dengan demikian fungsi Wawasan Nusantara adalah ….
a. Pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
b. Mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasonal daripada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa dan daerah
c. Mewujudkan bangsa Indonesia yang maju dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945
d. Pedoman dalam mewujudkan tujuan nasional sebagaimana terdapat dalam pembukaan UUD Negara RI tahun 1945
e. Pedoman untuk mengadakan hubungan antarbangsa berlandaskan persamaan kedudukan sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat

7. Pada hakikatnya Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Dengan demikian tujuan Wawasan Nusantara adalah ….
a. Pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
b. Mewujudkaan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasonal daripada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa dan daerah
c. Mewujudkan bangsa Indonesia yang maju dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945
d. Pedoman dalam mewujudkan tujuan nasional sebagaimana terdapat dalam Pembukaan UUD Negara RI tahun 1945
e. Pedoman untuk mengadakan hubungan antarbangsa berlandaskan persamaan kedudukan sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat

8. Pada hakikatnya Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Dengan demikian implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan politik akan menciptakan ….
a. Iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis
b. Tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata
c. Sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui, menerima dan menghormati segala bentuk perbedaan dan kebhinnekaan sebagai kenyataan hidup sebagai karunia Sang Pencipta
d. Kesadaran cinta tanah air dan bangsa yang lebih lanjut akan membentuk sikap bela negara pada setiap warga negara Indonesia
e. Menciptakan kehidupan masyarakat dan bangsa yang rukun dengan membeda- bedakan suku, agama, atau kepercayaan dan golongan berdasarkan status sosial

9. Asas Wawasan Nusantara yang menyatakan bahwa adanya kesesuaian pembagian hasil dengan adil jerih payah dan kegiatan baik perorangan, golongan, kelompok maupun daerah adalah ….
a. Keadilan
b. Kejujuran
c. Solidaritas
d. Kerja sama
e. Kesetiaan

10. Implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan pertahanan keamanan akan menciptakan ….
a. Iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis
b. Tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata
c. Sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui, menerima dan menghormati segala bentuk perbedaan dan kebhinnekaan sebagai kenyataan hidup sebagai karunia Sang Pencipta
d. Kesadaran cinta tanah air dan bangsa yang lebih lanjut akan membentuk sikap bela negara pada setiap warga negara Indonesia
e. Menciptakan kehidupan masyarakat dan bangsa yang rukun dengan membeda-bedakan suku, agama, atau kepercayaan dan golongan berdasarkan status sosial

II. Soal Essay:
  1. Wawasan Nusantara pada hakikatnya merupakan cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Jelaskan bagaimana pentingnya Wawasan Nusantara dalam konteks NKRI?
  2. Wawasan Nusantara sebagai visi bangsa menjadikan bangsa Indonesia adalah bangsa yang satu dengan wilayah yang satu dan utuh pula serta sebagai salah satu konsepsi ketatanegaran Republik Indonesia. Berdasarkan hal tersebut, jelaskan kedudukan, fungsi, dan tujuan dari konsepsi Wawasan Nusantara bagi bangsa Indonesia!
  3. Ketahanan Nasional pada hakikatnya bergantung kepada kemampuan bangsa dan negara dalam mendayagunakan secara optimal gatra alamiah. Jelaskan aspek trigatra dalam Wawasan Nusantara!
  4. Ketahanan nasional pada hakikatnya bergantung kepada kemampuan bangsa dan negara di dalam mendayagunakan modal dasar untuk penciptaan kondisi dinamis yang merupakan kekuatan dalam penyelenggaraan kehidupan nasional. Berdasarkan hal tersebut, jelaskan aspek pancagatra dalam Wawasan Nusantara!
  5. Implementasi Wawasan Nusantara senantiasa berorientasi pada kepentingan rakyat dan wilayah tanah air secara utuh dan menyeluruh. Jelaskan implementasi Wawasan Nusantara dalam bidang ipoleksosbudhankam bagi bangsa Indonesia!
I. Kunci Jawaban Pilihan Ganda:
  1. C
  2. D
  3. E
  4. E
  5. B
  6. A
  7. A
  8. A
  9. A
  10. D
II. Kunci Jawaban Essay:

1. Pentingnya Wawasan Nusantara dalam konteks NKRI sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia dan merupakan perwujudan dari kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan (HANKAM) serta merupakan pencerminan dari kepentingan yang sama, tujuan yang sama terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa dan kesatuan wilayah Indonesia.

Wawasan Nusantara menjadi pola yang mendasari cara berpikir, bersikap dan bertindak dalam rangka menangani permasalahan yang menyangkut kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

2. Kedudukan dari konsepsi Wawasan Nusantara bagi bangsa Indonesia yaitu visi bangsa. Visi bangsa Indonesia sesuai dengan konsep Wawasan Nusantara adalah menjadi bangsa yang satu dengan wilayah yang satu dan utuh pula serta sebagai salah satu konsepsi ketatanegaraan Republik Indonesia.

Fungsi dari konsepsi Wawasan Nusantara bagi bangsa Indonesia yaitu ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat Indonesia agar tidak terjadi penyesatan atau penyimpangan dalam upaya mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional. Dengan demikian, Wawasan Nusantara menjadi landasan visional dalam menyelenggarakan kehidupan nasional, dan bagi penyelenggaraan negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tujuan dari konsepsi Wawasan Nusantara bagi bangsa Indonesia yaitu mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok golongan, suku bangsa atau daerah

3. Aspek trigatra dalam Wawasan Nusantara yaitu:
a. Letak dan Bentuk Geografis
Indonesia terletak pada 6 LU – 11 LS, 95 BT – 141 BT, dilalui garis khatulistiwa yang ditengah-tengahnya terbentang garis equator sehingga Indonesia mempunyai 2 musim yaitu musim hujan dan kemarau.

b. Keadaan dan Kemampuan Penduduk
Penduduk ialah semua orang yang menempati suatu daerah tertentu. Kemampuan penduduk yang tidak seimbang dengan pertumbuhan penduduk dapat menimbulkan ancaman-ancaman terhadap pertahanan nasional.

c. Keadaan dan Kekayaan Alam
Sifat unik kekayaan alam yaitu jumlahnya yang terbatas dan penyebarannya tidak merata, sehingga dapat menimbulkan ketergantungan dari dan oleh negara dan bangsa lain.

4. Aspek pancagatra dalam Wawasan Nusantara yaitu:
a. Ideologi
Ideologi adalah pengetahuan dasar atau cita-cita. Ideologi merupakan konsep yang mendalam mengenai kehidupan yang dicita-citakan serta yang ingin diiperjuangkan dalam kehidupan nyata. Ideologi dapat dijabarkan ke dalam sistem nilai kehidupan, yaitu serangkaian nilai yang tersusun secara sistematis dan merupakan kebulatan ajaran dan doktrin. Dalam strategi pembinaan ideologi ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan yaitu ideologi harus diaktualisasikan dalam bidang kenegaraan oleh WNI, ideologi sebagai perekat pemersatu harus ditanamkan pada seluruh WNI.

b. Politik
Dalam hal ini politik diartikan sebagai asas, haluan, atau kebijaksanaan yang digunakan untuk mencapai tujuan dan kekuasaan. Kehidupan politik dapat dibagi ke dalam dua sektor yaitu sektor masyarakat yang memberikan input (masukan) dan sektor pemerintah yang berfungsi sebagai output (keluaran). Sistem politik yang diterapkan dalam suatu negara sangat menentukan kehidupan politik di negara yang bersangkutan. Upaya bangsa Indonesia untuk meningkatkan ketahanan di bidang politik adalah upaya mencari keseimbangan dan keserasian antara keluaran dan masukan berdasarkan Pancasila dan merupakan pencerminan dari demokrasi Pancasila.

c. Ekonomi
Kegiatan ekonomi adalah seluruh kegiatan pemerintah dan masyarakat dalam mengelola faktor produksi dan distribusi barang dan jasa untuk kesejahteraan rakyat. Upaya meningkatkan ketahanan ekonomi adalah upaya meningkatkan kapasitas produksi dan kelancaran barang dan jasa secara merata ke seluruh wilayah negara. Upaya untuk menciptakan ketahanan ekonomi adalah sistem ekonomi diarahkan untuk kemakmuran rakyat.

d. Sosial Budaya
Sosial budaya merupakan kondisi dinamis budaya bangsa yang berisi keuletan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi ATHG, baik dari dalam maupun luar, baik yang langsung maupun yang tidak langsung, yang membahayakan kelangsungan hidup sosial NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Sedangkan ketahanan budaya merupakan pengembangan sosial budaya di mana setiap warga masyarakat dapat mengembangkan kemampuan pribadi dengan segenap potensinya berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

e. Pertahanan dan Keamanan
Pertahanan dan keamanan diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi ATHG yang membahayakan identitas, integritas, dan kelangsungan hidup bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Ketahanan di bidang keamanan adalah ketangguhan suatu bangsa dalam upaya bela negara, di mana seluruh IPOLEKSOSBUD-HANKAM disusun, dikerahkan secara terpimpin, terintegrasi, terorganisasi untuk menjamin terselenggaranya sistem ketahanan nasional prinsip- prinsip sistem ketahanan nasional antara lain bangsa Indonesia cinta damai tetapi lebih cinta kemerdekaan.

Pertahanan keamanan dilandasi dengan landasan ideal Pancasila, landasan konstitusional UUD 1945, dan landasan visional Wawasan Nusantara. Pertahanan keamanan negara merupakan upaya terpadu yang melibatkan segenap potensi dan kekuatan nasional pertahanan dan keamanan diselenggarakan dengan Sishankamnas (Sishankamrata).

5. Implementasi Wawasan Nusantara dalam bidang ipoleksosbudhankam bagi bangsa Indonesia yaitu:
  • Implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan politik akan menciptakan iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis. Hal tersebut nampak dalam wujud pemerintahan yang kuat, aspiratif, dan terpercaya yang dibangun sebagai penjelmaan kedaulatan rakyat.
  • Implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan ekonomi akan menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara merata dan adil.
  • Implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan sosial budaya akan menciptakan sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui, menerima, dan menghormati segala bentuk perbedaan atau kebhinnekaan sebagai kenyataan hidup sekaligus karunia Sang Pencipta.
  • Implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan Hankam akan menumbuhkembangkan kesadaran cinta tanah air dan bangsa, yang lebih lanjut akan membentuk sikap bela negara pada setiap warga negara Indonesia. Kesadaran dan sikap cinta tanah air dan bangsa serta bela negara ini akan menjadi modal utama yang akan menggerakkan partisipasi setiap warga negara Indonesia dalam menanggapi setiap bentuk ancaman.