Soal dan Jawaban materi Dinamika Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia – PPKn 11 SMA/SMK

Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas XI SMA/SMK/ MA/MAK materi Dinamika Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Jelaskan arti penting perdamaian dunia bagi kemajuan sebuah negara.
  2. Bagaimana keterlibatan bangsa Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia?
  3. Mengapa bangsa Indonesia harus terlibat dalam upaya untuk mewujudkan perdamaian dunia?
  4. Jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan suatu negara mengadakan hubungan internasional.
  5. Deskripsikan berbagai bentuk kerja sama yang dilakukan Indonesia dengan negara lain.
Kunci Jawaban:

1. Perdamaian dunia memiliki arti penting bagi suatu negara karena tanpa adanya perdamaian dunia, suatu bangsa tidak akan dapat melaksanakan pembangunan dan mewujudkan tujuannnya. Perdamaian adalah syarat multlak bagi terlaksanannya pembangunan.

2. Keterlibatan bangsa Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yaitu dilakukan melalui kerja sama hubungan internasional maupun melalui oraganisasi internasional. Upaya ini dilakukan secara aktif oleh Indonesia karena merupakan salah satu dari tujuan negara Indonesia sebagaimana terdapat dalam alinea 4 Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945

3. Bangsa Indonesia harus terlibat dalam upaya untuk mewujudkan perdamaian dunia, karena salah satu tujuan nasional Indonesia sebagaimana tercantum dalam alinea ke-4 Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Salah satu konsekuensi dari tujuan tersebut adalah bangsa Indonesia harus senantiasa berperan serta dalam menciptakan perdamaian dunia.

Hal tersebut dikarenakan bangsa Indonesia merupakan bagian dari seluruh umat manusia di dunia sehingga sudah seharusnya bangsa Indonesia berada pada barisan terdepan dalam upaya menciptakan perdamaian Dunia

4. Faktor-faktor yang menyebabkan suatu negara mengadakan hubungan internasional adalah sebagai berikut:
  • Faktor internal, yaitu adanya kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya baik melalui kudeta maupun intervensi dari negara lain.
  • Faktor eksternal, yaitu ketentuan hukum alam yang tidak dapat dipungkiri bahwa suatu negara tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain. Ketergantungan tersebut terutama dalam upaya memecahkan masalah-masalah ekonomi, politik, hukum, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.
5. Berbagai bentuk kerja sama yang dilakukan Indonesia dengan negara lain, diantaranya:
  • Indonesia menjadi anggota yang ke-60 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tanggal 28 September 1950. Meskipun pernah keluar dari keanggotaan PBB pada tanggal 7 Januari 1965 sebagai bentuk protes atas diterimanya Malaysia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, tetapi pada tanggal 28 September 1966, Indonesia masuk kembali menjadi anggota PBB dan tetap sebagai anggota yang ke-60.
  • Memprakarsai penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada tahun 1955 yang melahirkan semangat dan solidaritas negara-negara Asia-Afrika yang kemudian melahirkan Dasasila Bandung.
  • Keaktifan Indonesia sebagai salah satu pendiri Gerakan Non- Blok (GNB) pada tahun 1961. Bahkan, pada tahun 1992 dalam Konferensi Negara-negara Non-Blok yang berlangsung di Jakarta, Indonesia ditunjuk menjadi Ketua GNB. Melalui GNB ini, secara langsung Indonesia telah turut serta meredakan ketegangan perang dingin antara Blok Barat dan Blok Timur.
  • Terlibat langsung dalam misi perdamaian Dewan Keamanan PBB dengan mengirimkan Pasukan Garuda ke negara-negara yang dilanda konflik seperti Konggo, Vietnam, Kamboja, Bosnia dan sebagainya. Bahkan pada tahun 2007, Indonesia ditetapkan menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Kemanan PBB.
  • Indonesia menjadi salah satu pendiri ASEAN (Assosiaciation of South-East Asian Nation), yaitu organisasi negara-negara di kawasan Asia Tenggara, bahkan Sekretariat Jenderal ASEAN berada di Jakarta.
  • Ikut serta dalam setiap pesta olahraga internasional mulai dari Sea Games, Asian Games, Olimpiade, dan sebagainya.
  • Indonesia aktif juga dalam beberapa organisasi internasional lainnya, hal ini dibuktikan dengan tercatatnya bangsa Indonesia sebagai anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI), OrganisasiNegara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC), dan Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC).
  • Menyelenggarakan hubungan diplomatik dengan berbagai negara yang ditandai dengan pertukaran perwakilan diplomatik dengan negara yang bersangkutan. Sampai saat ini, Indonesia sudah menjalin kerja sama bilateral dengan 162 negara. Sebagai wujud dari hal tersebut, di negara kita terdapat kantor Kedutaan Besar dan Konsulat Jenderal negara lain. Begitu juga dengan kantor Kedutaan Besar dan Konsulat Jenderal negara kita yang terdapat di negara lain.