Soal dan Jawaban materi Damaskus: Pusat Peradaban Timur Islam (661-750 M) - Agama Islam 7 SMP

Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII SMP materi Damaskus: Pusat Peradaban Timur Islam (661-750 M) lengkap dengan kunci jawaban.

I. Soal Pilihan Ganda:
1. Nama Bani Umayyah berasal dari nama nenek moyangnya yang bernama....
A. ‘Umar bin ‘Abd al-‘Azīz
B. ‘Abd al-Mālik bin Marwān
C. Umayyah bin ‘Abd al-Syams
D. Mu’a̅wiyah bin Abu̅ Sufya̅n

2. Kesepakatan antara Hasan bin ‘Ali dengan Mu’a̅wiyah, sepeninggal Mu’a̅wiyah, pemerintahan harus dikembalikan ke tangan umat Islam yang terkenal dengan....
A. Yaum al-Qiyāmah
B. ‘Am al-Jamāah
C. ‘Am al-Sa’ādah
D. ‘Am al-Huzn

3. Dalam Al-Qur’an dinyatakan bahwa Allah Swt. tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaannya sendiri. Hal ini tercantum dalam ....
A. Q.S. al-Anfāl/8: 30
B. Q.S. al-An’ām/6: 165
C. Q.S. ar-Ra’d/13: 11
D. Q.S. al-Baqarah/2: 11

4. Panglima perang Bani Umayyah yang namanya diabadikan menjadi nama sebuah selat yaitu:
A. Ṭāriq bin Ziyād
B. ‘Umar bin ‘Abd al-‘Azīz
C. Wālid bin ‘Abd al-Mālik
D. ‘Abd al-Mālik bin Marwān

5. Sebuah masjid yang dibangun di Damaskus pada masa Wālid bin ‘Abd al-Mālik merupakan hasil karya arsitek terkenal. Tokoh tersebut yang bernama....
A. ‘Uqbah bin Nāfi’
B. Rabi’āh al-Ra’i
C. Sa’īd bin Musayyab
D. Abu ‘Ubaidah bin Jarrah

6. Mu’a̅wiyah bin Abu̅ Sufya̅n merupakan salah satu sahabat Rasulullah saw. yang terlibat aktif dalam menuliskan wahyu dan meriwayatkan hadis. Dia masuk islam ketika...
A. Fath al-Makkah
B. Perjanjian Aqabah I
C. Perjanjian Aqabah II
D. Perjanjian Hudaibiyah

7. Perhatikan uraian berikut !
Keadaan negara sangat tenteram, makmur, dan tertib. Umat Islam merasa nyaman dan hidup bahagia ketika dipimpin oleh Wālid bin ‘Abd al-Mālik (705-715 M / 86-97 H). Pada 10 tahun kepemimpinannnya, wilayah diperluas ke Afrika Utara menuju wilayah barat daya Eropa. Infrastruktur dibangun dengan megah. Dia menbangun rumah jompo dan panti asuhan serta Masjid al-Umawi di Damaskus.

Nilai yang dapat dipetik pada kisah perjuangan tersebut yang dapat diteladani adalah ...
A. Mencintai rakyat
B. Membahagiakan rakyat
C. Mensejahterakan rakyat
D. Memajukan ilmu pengetahuan

8. Berikut ini yang merupakan bentuk-bentuk pertumbuhan kebudayaan pada masa Bani Umayyah adalah....
A. Perkembangan di bidang bahasa dan sastra oleh al-Qāli dengan
karyanya al-Amali dan al-Mawādir.
B. Perkembangan di bidang arsitektur ditandai dengan dibangunnya masjid-masjid yang memenuhi kota.
C. Perkembangan ilmu kimia murni dan kimia terapan di bidang keilmuan kimia oleh Abu al-Qāsim Ibn Farnas.
D. Perkembangan di bidang kedokteran oleh Abu al-Qāsim al-Zahrawi
berupa ilmu bedah, ilmu telinga dan ilmu penyakit kulit.

9. Khalifah ‘Umar bin ‘Abd al-‘Azīz memerintahkan unuk penghimpunan
dan penyempurnaan hadis dengan alasan sebagai berikut kecuali....
A. Banyak pemalsuan hadis-hadis
B. Para penghafal hadis semakin berkurang karena meninggal
C. Digunakan sebagai alat untuk menguatkan kedudukan kelompok tertentu
D. Digunakan sebagai alat dalam memperkokoh keyakinan masyarakat terhadap Islam

II. Soal Essay:
  1. Tuliskan secara singkat sejarah pendirian Bani Umayyah di Damaskus (661-750 M)?
  2. Bagaimana cara menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat membangun negeri kepada generasi penerus bangsa?
  3. Mengapa kita harus meneladan nilai-nilai yang ada pada sejarah Bani Umayyah di Damaskus?
  4. Buatlah biografi secara singkat khalifah ‘Umar bin ‘Abd al-‘Azīz!
  5. Bagaimana usaha yang dilakukan oleh Bani Umayyah dalam bidang pendidikan!
I. Kunci Jawaban Pilihan Ganda:
  1. C
  2. B
  3. C
  4. A
  5. D
  6. D
  7. C
  8. B
  9. C
II. Kunci Jawaban Essay:

1. Sejarah singkat pendirian Bani Umayyah di Damaskus (661-750 M) adalah sebagai berikut:
Bani Umayyah di Damaskus didirikan oleh Mu’āwiyah bin Abu̅ Su- fyān bin Harb bin Umayyah dan berdiri selama + 90 tahun (40 – 132 H /661 – 750 M).

Pusat pemerintahannya di Damaskus. Sistem pemerintahan Bani Umayyah adalah kepemimpinan turun temurun. Administrasi dan struktur pemerintahan yang dikelola merupakan penyempurnaan dari pemerintahan sebelumnya.

Wilayah kekuasaan Bani Umayyah sangat luas maka dalam pelaksanaannya di bantu oleh para gubernur dan dibentuknya beberapa departemen. Mereka membuka hubungan dengan bangsa-bangsa Arab Muslim juga negeri taklukan seperti Persia, Mesir, dan Eropa.

Tata kelola yang dikembangkan oleh Dinasti Umayyah di antaranya adalah pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, keagamaan,  dan  pendidikan.

Ilmu pengobatan dan kimia merupakan disiplin ilmu yang pertama kali dikembangkan dan diikuti dengan ilmu pengetahuan lainnya

2. Cara menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat membangun negeri kepada generasi penerus bangsa yaitu:
  • mengikuti upacara bendera dengan khidmat.
  • memakai pakaian bernuansa batik atau khas daerah.
  • mempelajari budaya dan kesenian lokal.
  • menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsanya
3. Kita harus meneladan nilai-nilai yang ada pada sejarah Bani Umayyah di Damaskus karena:
  • Keimanan kepada-Nya dapat dilakukan dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi larangannya.
  • Semangat menuntut ilmu baik ilmu agama maupun ilmu dunia dapat ditumbuhkan dengan mencontoh para cendikiawan muslim
  • Nilai-nilai kebudayaan yang dikembangkan sesuai tuntutan Islam.
  • Kesatuan dan persatuan umat Islam serta kerukunan beragama dan tidak membeda-bedakan suku, bangsa, negara, warna kulit, dan lain sebagainya.
  • Memiliki semangat kepahlawanan untuk membela agama, bangsa, dan negara.
  • Tugas yang diamanahkan dapat mencapaian hasil dengan tanggung jawab yang tinggi
  • Dapat mencontoh seorang pemimpin yang dicintai oleh rakyatnya
4. Biografi secara singkat khalifah ‘Umar bin ‘Abd al-‘Azīz adalah sebagai berikut:
Umar Bin Abdul Aziz lahir pada tahun 682 M/ 63 H, beliau menjabat khalifah pada dinasti Umayyah pada tahun 717 - 720 M, beliau memerintah meski hanya dua tahun setengah terbilang sukses membawa Dinasti Umayyah menuju masa keemasannya. Pada masanya, keadilan dapat ditegakkan dan keamanan meliputi penjuru negeri. Keadilan tersebut menyebabkan orang yang berhak menerima zakat sulit dicari.

5. Usaha yang dilakukan oleh Bani Umayyah dalam bidang pendidikan yaitu masjid dijadikan sebagai pusat aktivitas ilmiah, sastra, diskusi, dan pembelajaran lainnya. Pada daerah taklukan, banyak didirikan masjid. Masjid al-Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah juga menjadi pusat kajian ilmu yang sering dikunjungi oleh orang-orang muslim dari berbagai daerah.