Soal dan Jawaban materi Penerapan Pancasila dalam Konteks Berbangsa – PPKn 10 SMA/SMK

Berikut adalah soal mata pelajaran PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) Kelas 10 SMA/SMK materi Penerapan Pancasila dalam Konteks Berbangsa lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Bagaimana penerapan Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa? Apakah sudah terimplementasi atau belum?
  2. Jika sudah, sebutkan contohnya. Jika belum, sebutkan hal yang menjadi tantangannya.
  3. Apakah kehidupan masyarakat di sekitar telah sesuai dengan nilai-nilai Pancasila?
  4. Apa saja karakter atau ciri-ciri kehidupan masyarakat yang sesuai dengan ni- lai-nilai Pancasila?
Kunci Jawaban

1. Penerapan Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa Indonesia yaitu:
  • Sila pertama, bangsa yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga ia dapat melaksanakan ajaran-ajaran agamanya secara nyaman dan seksama tanpa mengalami gangguan.
  • Sila kedua, setiap bangsa Indonesia dijunjung tinggi, diakui, dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya selaku ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
  • Sila ketiga, kepada setiap bangsa Indonesia untuk menjunjung tinggi persatuan.
  • Sila keempat, segala keputusan di lingkungan masyarakat harus dilakukan dengan penuh hikmat kebijaksanaan melalui mekanisme musyawarah
  • Sila kelima, setiap bangsa Indonesia berada dalam posisi yang setara baik terkait dengan harkat, martabat, hak dan kewajibannya.
Menurut saya, penerapan Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa belum terimplementasi.

2. Menurut saya, penerapan Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa belum terimplementasi. Hal yang menjadi tantangannya adalah sebagai berikut:
  • Sila pertama, tidak semua manusia Indonesia yang berketuhanan ini dapat melaksanakan ajaran dan tata cara keagamaan dengan nyaman dan seksama. Masih sering terjadi sejumlah persoalan terkait dengan kebebasan pelaksanaan ajaran agama, seperti soal intoleransi terhadap keyakinan yang berbeda yang terjadi di kalangan masyarakat.
  • Sila kedua, masih banyak terjadi tindakan-tindakan yang tidak menghargai harkat dan martabat manusia, seperti perundungan, diskriminasi, ujaran kebencian, bahkan kekerasan terhadap peserta didik dan guru.
  • Sila ketiga, kita masih kerap menjumpai pen- dapat dan berita yang seringkali mengajak untuk saling menghasut dan memusuhi, lebih peduli terhadap bangsa lain tetapi acuh terhadap apa yang terjadi pada bangsa dan negara Indonesia. Lebih parahnya, gerakan separatis yang hendak memisahkan diri dari Indonesia masih tetap eksis sampai saat ini.
  • Sila keempat, kita masih sering menjumpai sejumlah praktik kehidupan di masyarakat yang tak sepenuhnya mengedepankan musyawarah, seperti tidak menghargai pendapat yang berbeda, serta anti kritik.
  • Sila kelima, ada banyak ketidakadilan yang terjadi di sekitar kita. Sekedar contoh, perempuan mendapatkan perlakukan tidak adil karena keperempuanannya, tidak mendapatkan hak belajar yang setara dengan laki-laki, dipaksa nikah muda.
3. Menurut saya kehidupan masyarakat di sekitar sudah ada sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, akan tetapi ada sebagian masyarakat yang masih hidup tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

4. Karakter atau ciri-ciri kehidupan masyarakat yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, antara lain:
Sila 1:
  • Telah menjalankan perintah agama/kepercayaan dan menjauhi larangan agama/kepercayaan, juga perintah dan larangan dalam kehidupan sosial-bermasyarakat.
  • Dapat menghormati dan dapat bekerja sama dengan kelompok agama/kepercayaan yang berbeda
  • Dapat membantu teman yang berbeda agama/kepercayaan dalam melaksanakan ibadah secara nyaman
  • Berperan aktif untuk menciptakan kerukunan antaragama/kepercayaan.
Sila 2:
  • Dapat menempatkan bahwa setiap manusia, apapun latar belakang dan identitasnya, dalam posisi setara
  • Membantu teman, tetangga bahkan orang asing yang mengalami kesulitan
  • Dapat menjalankan norma sosial-budaya yang berlaku di sekitar
  • Membantu salah satu/kelompok manusia di negara lain yang mengalami kesulitan
Sila 3:
  • Berkontribusi untuk menjaga persatuan di tengah kemajemukan bangsa
  • Berperan aktif untuk menjaga keutuhan negara
  • Dapat menempatkan produk dalam negeri sebagai prioritas ketimbang produk luar negeri
  • Mencegah tawuran dan permusuhan
  • Berperan aktif untuk menciptakan ketertiban dunia
Sila 4:
  • Aktif memberikan usul, pemikiran, dan saran dalam suatu kegiatan musyawarah
  • Menerima serta melaksanakan hasil keputusan dalam suatu kegiatan musyawarah walaupun usulan/ide kita  tidak diterima
  • Mendapatkan hak-hak sebagai warga negara
Sila 5:
  • Hak dan kewajiban setiap warga negara dapat dilaksanakan
  • Dapat memberikan hukuman/sanksi yang setimpal, baik kepada teman dekat maupun kepada orang yang tidak dikenal
  • Dapat membantu teman yang secara ekonomi lebih rendah dari kita?
  • Sebagai seorang laki-laki, dapat bersikap adil kepada rekan yang berjenis kelamin perempuan. Sebaliknya, seorang perempuan, dapat bersikap adil terhadap rekan yang berjenis kelamin laki-laki