Soal dan Jawaban materi Tirani Matahari Terbit - Sejarah Indonesia XI SMA/SMK

Berikut adalah soal mata pelajaran Sejarah Indonesia XI SMA/SMK materi Tirani Matahari Terbit lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Mengapa Jepang tampak begitu mudah memasuki Kepulauan Indonesia secara merata?
  2. Mengapa dibentuk pemerintahan militer di Sumatra, Jawa, dan juga Indonesia bagian timur?
  3. Apa maksud program “Pan Asia” dan apa hubungannya dengan ajaran Hakko ichiu?
  4. Mengapa dibentuk Putera dan apa tujuannya?
  5. Mengapa dibentuk Barisan Pelopor, apa tujuannya?
  6. Jelaskan yang dimaksud dengan Ekonomi Perang?
  7. Pada zaman Jepang, keadaan pendidikan dan aktivitas di bidang perkebunan mengalami kemerosotan. Mengapa hal itu bisa terjadi? Coba lakukan telaah kritis!
  8. Jelaskan dampak dari berbagai kebijakan Jepang itu terhadap kehidupan masyarakat!
  9. Jelaskan tentang perlawanan Rakyat Papua terhadap kekejaman Jepang!
  10. Nilai-nilai apa yang dapat kamu peroleh setelah belajar tentang sejarah pendudukan di Jepang di Indonesia?

Kunci Jawaban

1. Jepang tampak begitu mudah memasuki Kepulauan Indonesia secara merata karena Jepang melakukan propaganda untuk menarik simpati rakyat, yang mana Jepang awalnya berjanji untuk membantu Indonesia mengalahkan sekutu yakni Belanda dan akan memberikan kemerdekaan sepenuhnya.

2. Jepang membentuk pemerintahan militer di Sumatra, Jawa, dan juga Indonesia bagian timur karena militer di bagian Indonesia timur sangat lemah dan sangat rawan penjajahan, sedangkan hasil tambang yang melimpah berada di pulau Sumatra dan Jawa, sehingga ketiga daerah tersebut rentan mengalami penjajahan. Tujuannya adalah untuk mengatasi dan mengantisipasi adanya serangan dari sekutu dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia, memudahkan Pemerintah Jepang untuk mengatur wilayah-wilayah di Nusantara, mempermudah Jepang dalam mengawasi pergerakan tokoh nasionalis dan memperkuat kedudukan jepang di Indonesia.

3. Pan Asia sebuah ideologi yang mempromosikan persatuan politik dan ekonomi dan kerja sama masyarakat Asia.

Hakko Ichiu (Delapan Penjuru Dunia Di Bawah Satu Atap) adalah slogan persaudaraan universal yang digunakan Jepang untuk menciptakan Kawasan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya dalam Perang Dunia II.

Program Pan Asia dan hubungannya dengan ajaran Hakko Ichiu adalah sama-sama menciptakan penyatuan dan kemakmuran wilayah Asia.

4. Putera dibentuk karena Jepang memerlukan dukungan pasukan yang berasal dari rakyat Indonesia untuk perang melawan sekutu dan tidak lepas pula dari kegagalan propaganda yang dilakukan Jepang diawali kedatangannya. 

Tujuan Putera dibentuk adalah untuk menarik simpati dari rakyat Indonesia utamanya dari para nasionalis dan pemikir untuk mengisi kursi pimpinan putera sehingga bisa berkontribusi dalam perang melawan sekutu beserta menjadi daya tarik rakyat Indonesia untuk bergabung.

5. Barisan Pelopor dibentuk karena atas dasar keputusan rapat Chuo-Sangi-In (Dewan Pertimbangan Pusat) yang salah satu keputusan rapat tersebut adalah merumuskan cara untuk menumbuhkan kesadaran rakyat untuk memenuhi kewajiban dan membangun persaudaraan dalam rangka mempertahankan tanah airnya dari serangan musuh.

Tujuan Barisan Pelopor dibentuk adalah untuk memberikan pendidikan serta pelatihan kepada para pemuda. Namun, ada maksud tersembunyi dalam pembentukan organisasi satu ini, salah satunya yaitu untuk mendapatkan tenaga cadangan sebanyak-banyaknya yang diperlukan untuk mendukung kemenangan Jepang dalam perang dunia II.

6. Ekonomi Perang adalah kebijakan mengerahkan semua kekuatan ekonomi untuk menopang keperluan perang.

7. Pada zaman Jepang, keadaan pendidikan dan aktivitas di bidang perkebunan mengalami kemerosotan. Karena Jepang hanya membolehkan penanaman tumbuhan tertentu seperti jarak, lada dan tanaman tertentu dan hanya kalangan bangsawan saja yang diperbolehkan untuk bersekolah.

8. Dampak dari berbagai kebijakan Jepang terhadap kehidupan masyarakat adalah sebagai berikut:
Dampak positif:
  • Jepang memberikan ruang dalam merumuskan dasar negara sebagai pemenuhan janji kemerdekaan
  • Jepang memberikan pendidikan militer lebih bagus (daripada kebijakan belanda) selain itu dimanfaatkan sebagai persiapan pembentukan pertahanan bagi negara baru
  • Jepang membebaskan pembentukan organisasi sehingga memperkuat persatuan dan kesatuan secara tidak langsung di para anggotanya
Dampak Negatif:
  • Membuat rakyat indonesia tersiksa karena kebijakan kerja yang semena-mena (Romusha)
  • Lahan pertanian menjadi rusak karena tidak memperhatikan musim dan jenis tanaman dan hanya memperhatikan keuntungan
  • Rakyat Indonesia tak mampu untuk melakukan kegiatan belajar mengajar karena Jepang tidak memperbolehkan institusi atau pendidikan berkembang hanya bangsawan yang boleh sekolah
  • Ekonomi Indonesia memburuk
  • Jepang melarang adanya organisasi politik
9. Perlawanan rakyat Papua terhadap kekejaman Jepang antara lain:
  • Perlawanan rakyat di Biak (1944), perlawanan ini dipimpin oleh L. Rumkorem, pimpinan Gerakan “Koreri” yang berpusat di Biak. Perlawanan ini di latarbelakangi oleh penderitaan rakyat yang diperlakukan sebagai budak belian, dipukuli, dan dianiaya.
  • Perlawanan rakyat di pulau Yapen Selatan, perlawanan ini dipimpin oleh Nimrod. Ketika Sekutu sudah mendekat maka memberi bantuan senjata kepada pejuang sehingga perlawanan semakin seru. Nimrod dihukum pancung oleh Jepang untuk menakut-nakuti rakyat. Tetapi rakyat tidak takut dan muncullah seorang pemimpin gerilya yakni Silas Papare.
  • Perlawanan rakyat di Tanah Besar, daratan Irian (Papua), dipimpin oleh Simson.
Secara umum dalam perlawanan rakyat di Irian Jaya, terjadi hubungan kerja sama antara gerilyawan dengan pasukan penyusup Sekutu sehingga rakyat mendapatkan modal senjata dari Sekutu.

10. Nilai-nilai apa yang dapat saya peroleh setelah belajar tentang sejarah pendudukan di Jepang di Indonesia yaitu:
  • nilai semangat nasionalisme
  • nilai semangat persaudaraan
  • nilai persatuan dan kesatuan
  • nilai cinta kepada tanah air
  • sikap disiplin
  • nilai pantang menyerah