Soal dan Jawaban materi Sumpah Pemuda: Tonggak Persatuan dan Kesatuan - Sejarah Indonesia XI SMA/SMK

Berikut adalah soal mata pelajaran Sejarah Indonesia XI SMA/SMK materi Sumpah Pemuda: Tonggak Persatuan dan Kesatuan lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Mengapa pemuda berusaha keras untuk mewujudkan cita-cita persatuan Indonesia?
  2. Menurut analisismu, apa yang menjadi produk terpenting dari Kongres Pemuda I tahun 1926?
  3. Di dalam ikrar Sumpah Pemuda antara lain dinyatakan tanah air yang satu tanah Indonesia, berbangsa yang satu Bangsa Indonesia, menjunjung bahasa Persatuan Bahasa Indonesia. Mengapa rumusan yang terkait dengan bahasa Indonesia berbeda dengan yang tanah air dan bangsa, jelaskan!
  4. Dalam konteks memperjuangkan persatuan untuk kemerdekaan bangsa, siapa tokoh yang paling berperan penting dalam Kongres Pemuda II?
  5. Jelaskan secara kritis tentang nilai-nilai penting dalam Sumpah Pemuda, mengapa nilai-nilai itu kamu anggap penting?
  6. Perhatikan kutipan berikut
“Pada 31 Oktober 1920 anggota dari dua perhimpunan pelajar terbesar di Hindia Belanda,Jong Java dan Jong Sumatranen Bond berkumpul di sebuah ruangan di Batavia untuk mendengarkan pidato P. Fournier, seorang pimpinan gerakan teosofi Hindia. Itu adalah pertemuan pertama Studiegroep PolitiekWetenshappen (Kelompok Studi Ilmu Politik)...” Kepala yang dingin dan hati yang geebira”. Begitulah Fournier menyimpulkan kualitas-kualitas terpenting yang harus dipunyai seorang pemimpin politik. Hati yang gembira maksudnya adalah cinta yang menggelora terhadap tanah air, hasrat yang menyala-nyala untuk bekerja demi kemajuan bangsa.” Begitulah jiwa politik yang diharapkan oleh Fournier kepada para pelajar….”

Coba jelas bagaimana pendapatmu tentang kutipan tersebut dalam konteks perjuangan tokoh-tokoh di Indonesia!


Kunci Jawaban

1. Pemuda berusaha keras untuk mewujudkan cita-cita persatuan Indonesia karena pemuda memiliki tanggung jawab yang sangat besar terhadap persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, kemajuan negara serta keutuhan negara sebagai cita-cita bangsa.

2. Produk terpenting dari Kongres Pemuda I tahun 1926 adalah:
  • Mengakui dan menerima cita-cita untuk mewujudkan persatuan Indonesia.
  • Adanya upaya untuk menghilangkan pandangan adat, sifat kedaerahan yang kolot, dan sebagainya.
3. Di dalam ikrar Sumpah Pemuda antara lain dinyatakan tanah air yang satu tanah Indonesia, berbangsa yang satu Bangsa Indonesia, menjunjung bahasa Persatuan Bahasa Indonesia. Rumusan yang terkait dengan bahasa Indonesia berbeda dengan yang tanah air dan bangsa, karena pada saat itu, bahasa indonesia digunakan sebagai bahasa pemersatu semua masyarakat Indonesia yang memiliki budaya yang beranekaragam. Setelah kemerdekaan Bahasa Indonesia diakui sebagai bahasa negara atau bahasa resmi untuk berbagai kepentingan.

4. Dalam konteks memperjuangkan persatuan untuk kemerdekaan bangsa, terdapat tokoh yang paling berperan penting dalam Kongres Pemuda II, yaitu:
  • Soegondo Jojopoespito
  • Muhammad Yamin
  • soenario Sastrowardoyo
  • Wage Rudolf Soepratman
  • Djoko Marsaid
  • Amir Syarifuddin.
  • Sarmidi Mangoensarkoro.
  • Sie Kong Liong.
5. Nilai-nilai penting dalam Sumpah Pemuda, karena Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah dari pergerakan kemerdekaan Indonesia dalam menghadapi perang sebelum kemerdekaan Indonesia.
Adapun contoh nilai-nilai dalam sumpah pemuda antara lain:
  • Nilai cinta bangsa dan tanah air
  • Nilai akan sikap rela berkorban
  • Nilai persatuan
  • Nilai akan dapat menerima dan menghargai perbedaan
  • Nilai akan mengutamakan kepentingan bangsa
  • Nilai semangat persaudaraan
  • Nilai akan meningkatkan semangat gotong royong
Nilai-nilai itu saya anggap penting untuk membangkitkan rasa semangat patriotisme.

6. Maksud dan makna dalam kutipan tersebut dalam konteks perjuangan tokoh-tokoh di Indonesia adalah jangan terburu-buru melakukan sesuatu harus di pikirkan matang-matang jangan dengan emosi dan hati yang gembira cinta yang menggelora untuk tanah air, hasrat yang menyala-nyala untuk bekerja demi kemajuan bangsa.