Soal dan Jawaban materi Sumpah Pemuda dan Jati Diri Keindonesiaan - Sejarah Indonesia XI SMA/SMK

Berikut adalah soal mata pelajaran Sejarah Indonesia XI SMA/SMK materi Sumpah Pemuda dan Jati Diri Keindonesiaan lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Coba jelaskan peran Politik Etis sebagai pintu pembuka dalam membangun kesadaran persatuan bangsa!
  2. Bagaimana peran pers dalam memajukan pola pikir masyarakat sehingga dapat mendukung perjuangan bangsa?
  3. Lakukan telaah secara kritis bagaimana keterkaitan antara kebangkitan rasa nasionalisme dengan munculnya Sumpah Pemuda.
  4. Apa yang dimaksud dengan “front sawo matang” dan bagaimana kaitannya dengan cita-cita persatuan?
  5. Apa makna pidato Sukarno yang berjudul Indonesia Menggugat dengan upaya penguatan jati diri keindonesiaan?
  6. Bagaimana langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk merealisasikan nilai-nilai persatuan dalam kehidupan sehari-hari sebagaimana yang dikehendaki Sumpah Pemuda?

Kunci Jawaban

1. Peran Politik Etis sebagai pintu pembuka dalam membangun kesadaran persatuan bangsa adalah dengan salah satu programnya yaitu edukasi yang berhasil menciptakan kaum terpelajar yang kemudian menyadari bahwa persatuan bangsa adalah hal utama yang harus terjadi demi menuju kemerdekaan Indonesia.

Politik Etis ini melahirkan kalangan berpendidikan yang kemudian menjadi pendorong Kebangkitan Nasional Indonesia. Mereka inilah yang kemudian menjadi penggerak kebangkitan nasional yang kemudian menghasilkan kemerdekaan Indonesia.

2. Peran pers dalam memajukan pola pikir masyarakat sehingga dapat mendukung perjuangan bangsa Pers pada masa itu berperan sebagai pembangkit jiwa nasionalisme bangsa agar dapat terlepas dari penjajahan bangsa Belanda. Peranan pers dalam membangkitkan jiwa perjuangan nasional yaitu:
  • Menyadarkan masyarakat Indonesia mengenai kemerdekaan merupakan hak yang harus diperjuangkan  
  • Membangkitkan dan mengembangkan rasa percaya diri bangsa agar sebagai pergerakan utama dalam memperoleh kemerdekaan  
  • Membangkitkan dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia  
  • Menyadarkan bangsa Indonesia atas praktek politik Kolonial Belanda dalam menjajah Indonesia  
3. Keterkaitan antara kebangkitan rasa nasionalisme dengan munculnya Sumpah Pemuda yaitu rasa nasionalisme sebelum Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 masih lemah, karena organisasi-organisasi pemuda pada masa ini hanya memperjuangkan kepentingan kelompok, suku bangsa atau agama sendiri.

Rasa nasionalisme di Indonesia muncul sebagai dampak positif dari Politik Balas Budi dalam bidang edukasi. Kebijakan edukasi dari Pemerintah Belanda ini memunculkan kaum terpelajar di Indonesia yang kemudian menyadari bahwa untuk bebas dari penjajahan diperlukan NASIONALISME yakni semangat kebangsaan yang berlandaskan pada persatuan dan kesatuan.

Kaum terpelajar ini kemudian membentuk sejumlah organisasi seperti Budi Utomo yang dianggap sebagai awal kebangkitan nasional dan menjadi langkah dalam pergerakan nasional. Pergerakan nasional ini kemudian mencapai tonggaknya pada Sumpah Pemuda dimana ikrar SATU BANGSA, SATU NUSA dan SATU BAHASA dikukuhkan.

4. Front sawo matang adalah federasi partai-partai politik yang dibentuk oleh Ir. Soekarno yang bertujuan menghimpun kekuatan nasional atau rasa cinta tanah air menjadi satu kesatuan.

Kaitannya dengan cita-cita persatuan adalah membentuk federasi organisasi kebangsaan untuk melawan ‘’front putih’’ (pemerintah kolonial Belanda).

5. Makna pidato Sukarno yang berjudul Indonesia Menggugat dengan upaya penguatan jati diri keindonesiaan adalah:
  • Menunjukkan kepada politik internasional tentang kekejaman pemerintah kolonial Belanda dan kerusakan masyarakat Indonesia di bawah penjajah.
  • Usaha politik untuk menentang kolonialisme dan imperialisme.
6. Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk merealisasikan nilai-nilai persatuan dalam kehidupan sehari-hari sebagaimana yang dikehendaki Sumpah Pemuda adalah:
  • Menghormati perbedaan suku bangsa, ras dan agama
  • Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
  • Mempelajari dan menghargai budaya yang ada di Indonesia