Soal dan Jawaban materi Sistem dan Struktur Politik-Ekonomi Indonesia Masa Reformasi (1998-Sekarang)

Berikut adalah soal mata pelajaran Sejarah Indonesia 12 SMA/SMK materi Sistem dan Struktur Politik-Ekonomi Indonesia Masa Reformasi (1998-Sekarang) lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Jelaskan perbandingan antara pemilu yang dilakukan pada masa Orde Baru dengan masa Orde Reformasi!
  2. Apa yang dimaksud dengan desentralisasi pemerintahan. Jelaskan! Berikan pula penjelasan tentang pembaharuan yang terjadi di bidang ini!
  3. Jelaskan perbedaan antara pemerintahan Megawati dengan SBY dalam penyelenggaraan Pemilihan Presiden!
Kunci Jawaban

1. Perbandingan antara pemilu yang dilakukan pada masa Orde Baru dengan masa Orde Reformasi
  • Pada masa Orde Baru Pemilu hanya memilih Anggota DPR, DPRD PROVINSI dan DPRD KABUPATEN dan Kota Sedangkan pada masa Reformasi tepatnya pada pemilu 2004, ditambah dengan memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau DPD.
  • Pada masa Orde Baru partai politik yang mengikuti pemilu hanya ada tiga partai yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan Golongan Karya (GOLKAR) Sedangkan pada masa Orde Reformasi partai politik yang ikuti pemilu lebih banyak dari pada masa orde baru.
  • Pada masa Orde Baru Tidak ada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota legislatif secara langsung sedangkan pada masa orde Reformasi pemilihan Presiden/Wakil Presiden, serta anggota Legislatif dipilih secara langsung oleh rakyat.
  • Semboyan pemilu pada masa orde baru yakni LUBER (LANGSUNG, UMUM, BEBAS dan RAHASIA, sedangkan pada masa Orde Reformasi Semboyan yang dipakai yakni LUBER dan JURDIL (LANGSUNG,UMUM, BEBAS dan RAHASIA SERTA JUJUR dan ADIL).
  • Pada masa Orde Baru Undang-Undang yang dipakai yakni UU no 15 tahun 1969, Sedangkan Pada Masa Orde Reformasi Undang-Undang yang dipakai yakni UU no 3 tahun 1999.
  • Pada masa orde baru pemerintah mengawasi pemilu dengan PANWASLU sedangkan pada masa Orde Reformasi Pengawas, pemerintahan melalui panwaslu (1999) yang terdiri dari lembaga pengawasan dan pemantau pemilu (panwaslu, forum rektor UNFREL, dan LSM).
2. Desentralisasi pemerintahan adalah bentuk pelimpahan kekuasaan kepada daerah otonom dari pemerintahan pusat agar mampu mengurus urusan daerah tersebut secara lebih mandiri dan lebih dalam.

Pembaharuan yang terjadi di bidang Desentralisasi pemerintahan, antara lain:
  • Pemekaran wilayah, Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara
  • Dibidang Pemilu, Sistem pemilihan langsung terhadap wakil-wakil rakyat di daerah dan kepala daerah
  • Pembaharuan di bidang hukum juga terjadi. Desentralisasi berlangsung, dan gerakan separatis GAM bisa diakhiri.
3. Perbedaan antara pemerintahan Megawati dengan SBY dalam penyelenggaraan Pemilihan Presiden yaitu Penyelenggaraan pemilihan Presiden pada periode pemerintah Megawati Soekarno Putri (Gusdur-Megawati) ditetapkan oleh suara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Sedangkan pada periode Pemilihan Presiden tahun 2004 yang dimenangi oleh Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla sebagai wakilnya, ditentukan lewat pungutan suara langsung oleh rakyat lewat pencoblosan pada pemilu.