Soal dan Jawaban Latih Uji Semester 1 Sejarah Indonesia XI SMA/SMK

Berikut adalah soal mata pelajaran Sejarah Indonesia XI SMA/SMK Latih Uji Semester 1 (Ganjil) lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Pilihan Ganda:
1. Secara politik ekonomi, faktor pendorong utama orang-orang Eropa mencari daerah timur, adalah…..
a. ingin melanjutkan Perang salib
b. menguasai wilayah Nusantara
c. ditemukannya teori bahwa bumi itu bulat
d. ingin mencari bahan mentah untuk industri
e. jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Usmani pada tahun 1453

2. Alasan dibentuknya VOC adalah …..
a. karena instruksi dari Raja Belanda
b. menghindari persaingan antarkongsi dagang
c. meningkatkan kas negara di negeri induk (Belanda)
d. menguasai dan memonopoli perdagangan di Indonesia
e. untuk mengefektifkan pelaksanaan penjajahan Belanda di Indonesia

3. Dampak positif bagi masyarakat dari penjajahan Belanda terutama masa Tanam Paksa dan Usaha Swasta, adalah
a. semakin banyaknya jenis tanaman dalam kegiatan pertanian
b. dikembangkannya sarana transportasi
c. dikembangkannya program pendidikan bagi kaum bumi putera
d. dikembangkannya struktur pemerintahan yang lebih modern
e. dikenalkannya ekonomi uang

4. Asas Pi yang cukup menginspirasi pergerakan kebangsaan di Indonesia adalah…
a. self help dan kesatuan nasional
b. kooperasi dan kesejahteraan rakyat
c. nasionalisme dan radikalisme
d. kesatuan bahasa dan budaya
e. kedaulatan politik dan kebebasan berpendapat

5. Sumpah Pemuda dapat dikatakan sebagai bentuk proklamasi dari
a. Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional
b. lahirnya satu bangsa, bangsa Indonesia
c. terbentuknya kesatuan wilayah Indonesia
d. pengakuan keragaman dalam satu budaya nasional
e. jati diri keindonesiaan merupakan identitas nasional

Soal Essay:
  1. Jelaskan latar belakang kedatangan bangsa-bangsa Eropa ke dunia Timur! Bagaimana kondisi Eropa Barat pada abad ke-14 dan 15?
  2. Belanda termasuk bangsa yang terlambat datang ke Indonesia dibanding dengan Spanyol, Portugis dan juga Inggris. Mengapa demikian. Jelaskan dan tunjukkan dengan bukti terjadinya perebutan hegemoni bangsa-bangsa Eropa di Indonesia!
  3. Jelaskan tentang kedaulatan Kerajaan Mataram di bawah Sultan Agung! Bagaimana dengan kedudukannya dibanding dengan kekuasaan VOC?
  4. Perlawanan Diponegoro terhadap Belanda didasari atas nilai kesyukuran dan keimanan. Coba jelaskan!
  5. Jelaskan heroisme dalam perang Tondano!
  6. Daendels merupakan tokoh muda yang berpandangan maju. Akan tetapi setelah memegang kendali di Indonesia banyak tindakannya tidak sesuai dengan pandangan ideologinya. Begitu juga Raffles. Coba jelaskan bagaimana pendapatmu dan bandingkan kedua tokoh itu. Bagaimana pula tindakannya dalam pemerintahan!
  7. Tahukah kamu tentang posisi Politik Etis dan program pendidikan masa pergerakan nasional di Indonesia? Apa peran penting Politik Etis bagi munculnya Sumpah Pemuda?
  8. Di samping persatuan, demokrasi dan jati diri keindonesiaan juga merupakan nilai penting dari Sumpah Pemuda. Coba jelaskan.
  9. Apa yang dimaksud dengan “Indonesia Berparlemen”?
  10. Salah satu dampak perkembangan kolonialisme dan imperialisme di Indonesia adalah tentang realitas batas wilayah. Coba jelaskan perkembangan konsep batas wilayah Kepulauan Indonesia sampai kemudian menjadi batas wilayah NKRI?

Kunci Jawaban
A. Pilihan Ganda
1. B
2. D
3. A
4. A
5. B

B. Essay

1. Latar belakang kedatangan bangsa-bangsa Eropa ke dunia Timur adalah jatuhnya kota Konstantinopel tahun 1453 ke tangan penguasa Turki Usmani, sehingga menyebabkan rempah rempah menjadi langka dan mahal. Kemudian bangsa Eropa datang ke dunia timur untuk mendapatkan rempah-rempah, yang sangat berharga.

Kondisi Eropa Barat pada abad ke-14 dan 15 mengalami perubahan yang drastis, setelah terputusnya jalur perdagangan akibat takluknya kota Konstantinopel oleh Kesultanan Turki Usmani. Eropa barat juga mulai memasuki masa Renaisans, dengan ditandai pertumbuhan budaya dan ilmu pengetahuan yang pesat.

2. Belanda termasuk bangsa yang terlambat datang ke Indonesia dibanding dengan Spanyol, Portugis dan juga Inggris, karena pada abad ke -15 Belanda masih menjadi vasal Spanyol dan terjadi Revolusi 80 tahun yang dimulai tahun 1566 dan menyebabkan Belanda dilarang berdagang di Lisabon.

Bukti terjadinya perebutan hegemoni bangsa-bangsa Eropa di Indonesia yaitu Perjanjian Saragosa, berawal dari portugis yang pertama kali datang ke Indonesia kemudian disusul oleh bangsa Spanyol. Portugis mendarat pertama kali di Selat Malaka kemudian lanjut ke pulau Ternate. Spanyol menduduki pulau Tidore. Kedua bangsa tersebut saling bersaing dalam memperebutkan pengeruhnya di nusantara. Kedua bangsa tersebut sadar bahwa persaingan diantara mereka tidaklah logis dan banyak korban berjatuhan akhirnya diselenggarakanlah “Perjanjian Saragosa” pada tahun 1534.

3. Kedaulatan Kerajaan Mataram di bawah Sultan Agung berada pada puncaknya, dengan kekuasaan Mataram meliputi hampir semua Pulau Jawa, kecuali wilayah Banten (di bawah Kesultanan Banten) dan Batavia (yang diduduki VOC).

Kedudukannya dibanding dengan kekuasaan VOC adalah sama kuat dan Sultan Agung berusaha untuk menaklukkan wilayah VOC di Batavia dua kali, pada tahun 1628 dan 1629, namun gagal.

4. Perlawanan Diponegoro terhadap Belanda didasari atas nilai kesyukuran dan keimanan. Beliau tidak menginginkan timbulnya pertumpahan darah yang merugikan banyak masyarakat.

Perlawanan dengan cara tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur mereka kepada allah karena mereka telah diberi keukatan dan kemampuan untuk melakukan perlawanan dan berjihad di jalan allah

5. Warga Minahasa, Sulawesi Utara, memiliki kisah heroik sendiri saat melawan penjajah Belanda. Kisah heroik keberanian orang Minahasa melawan penjajah Belanda puncaknya terjadi pada tanggal 5 Agustus 1809. Pada saat itu, dipenuhi asap mesiu, bau anyir darah dan daging bakar, bahkan seluruh kawasan danau dan sungai bagaikan permadani diselimuti darah (Moraya).

Meski dalam posisi kalah, sebagian pasukan (waraney) yang sempat melarikan diri ke kawasan pegunungan lembean terus melakukan perlawanan secara gerilya. Dengan kata lain tidak meninggalkan sejarah menyerah terhadap pasukan Belanda.

6. Perbedaan Daendels dan Raffles dalam pemerintahannya
di masa pemerintahan daendles, ia telah melakukan pembaharuan di indonesia. diantaranya:
  • tanah milik raja berubah menjadi milik pemerintah kolonial
  • pemungutan pajak
  • membangun jalan raya pos Anyer----panarukan.
Sedangkan dimasa pemerintahan raffles ia juga melakukan pembaharuan yaitu
  • perkembangan ilmu pengetahuan
  • penemuan bunga rafflesia arnoldpembuatan kebun raya bogor
7. Posisi Politik Etis dan program pendidikan masa pergerakan nasional di Indonesia yaitu melahirkan banyak kaum intelektual di Indonesia yang kemudian menyadari rasa kebangsaannya dan menggagas persatuan dan kesatuan melalui sumpah pemuda.

Peran penting Politik Etis bagi munculnya Sumpah Pemuda yaitu mempengaruhi pergerakan nasional akibat dari politik etis tersebut bangsa Bumi Putra dalam hal ini Indonesia pada saat itu mempunyai generasi yang cerdas, intelektual yang telah didik oleh belanda. Sehingga muncul sebuah kesadaran dari pemuda pemuda tersebut tentang sebuah gagasan persatuan dan mengusir penjajah dari Indonesia pada saat itu. Dengan politik etis itu maka muncullah 'bibit bibit unggul' pemuda yang cerdas. Sehingga mulai banyak organisasi organisasi yang dibentuk seperti Budi Oetomi dan lain sebagainya.

8. Di samping persatuan, demokrasi dan jati diri keindonesiaan juga merupakan nilai penting dari Sumpah Pemuda, karena demokrasj dan jari diri keindonesian saling bekrjasama untuk mendapatkan nilai penting sumpah pemuda.

9. Indonesia Berparlemen adalah sistem pemerintahan yang bertujuan untuk memajukan masalah ekonomi, menjadikan bahasa indonesia menjadi bahasa resmi dan lain lain.

Indonesia Berparlemen digagas oleh organisasi pergerakan nasional bernama Gabungan Politik Indonesia (GAPI).

10. Salah satu dampak perkembangan kolonialisme dan imperialisme di Indonesia adalah tentang realitas batas wilayah. Perkembangan konsep batas wilayah Kepulauan Indonesia sampai kemudian menjadi batas wilayah NKRI adalah: Dulu, batas antar pulau di Indonesia dihitung hanya 3 mil dari tepi pantai sehingga banyak kapal asing yang bebas keluar masuk di antara pulau-pulau yang dapat menimbulkan ancaman. Kemudian, Pada saat Deklarasi Juanda, wilayah lautan Indonesia bertambah dan hingga sekarang kita kenal sebagai wilayah lautan Indonesia.