Soal dan Jawaban materi Drama Akhir Sang Tirani - Sejarah Indonesia XI SMA/SMK

Berikut adalah soal mata pelajaran Sejarah Indonesia XI SMA/SMK materi Drama Akhir Sang Tirani lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Coba kamu uraikan dengan singkat, mengapa pergerakan nasional pada tahun 1930-an menjadi lebih moderat! Buatlah dalam lembar kertas folio dan diskusikanlah dengan temanmu!
  2. Buatlah inventarisasi tentang pergerakan nasional pada masa pendudukan Jepang, kemudian bandingkan dengan masa penjajahan Belanda!
  3. Bagaimanakah peran BPUPKI dan PPKI dalam mempersiapkan kemerdekaan? Coba diskusikan dengan teman-temanmu, kemudian buatlah laporan singkat tentang pembentukan dasar negara dan perumusan Pancasila sebagai dasar negara dalam lima lembar kertas folio!
  4. Bagaimana menurut pendapatmu kondisi Indonesia selama dalam pendudukan Jepang?
  5. Apakah Indonesia diuntungkan atau dirugikan dengan adanya pendudukan Jepang?

Kunci Jawaban

1. Pergerakan nasional pada tahun 1930-an menjadi lebih moderat, karena pada tahun 1930 pergerakan nasional terinspirasi pada gerakan yang mempunyai pengaruh yang lebih luas dan terasa hingga ke seluruh Indonesia, contohnya adalah tulisan Bung Karno di harian nasional yang berjudul Indonesia menggugat.

Disamping itu setelah konferensi sumpah pemuda, jalur perjuangan tidak lagi semata mata dengan bambu runcing tapi lebih ke arah diplomasi, mencari dukungan dari negara negara sekitar yang juga menderita akibat kolonialisme.

2. Pada masa pendudukan Jepang pergerakan nasional telah lebih maju di bandingkan semasa belanda menjajah, hal ini karena banyak organisasi-organisasi yang di bentuk oleh Jepang yang dapat digunakan Pejuang Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sendiri. Sedangkan pada masa penjajahan Belanda pergerakan nasional masih bersifat kedaerahan yang hanya menggunakan gerakan-gerakan individu. Pada masa penjajahan Belanda juga banyak organisasi kemerdekaan banyak yang tidak memiliki izin. Pergerakan nasional pada masa pendudukan Jepang tentunya sangat berbeda jauh dengan masa penjajahan Belanda.

3. Peran BPUPKI dalam mempersiapkan kemerdekaan:
  • Mempersiapkan segala kebutuhan yang bersangkutan dengan kemerdekaan Indonesia
  • Pembentukan anggota perumusan dasar negara 
  • Menetapkan dan mengubah dasar negara untuk di sesuaikan 
  • Merumuskan Pancasila dan Dasar Negara
Peran PPKI dalam mempersiapkan kemerdekaan:
  • Memilih presiden dan wakil presiden RI
  • Mengesahkan dasar negara 
  • Membentuk menteri untuk membantu tugas presiden
Pembentukan dasar negara dan perumusan Pancasila sebagai dasar negara adalah sebagai berikut:

Sejarah dirumuskannya Pancasila sebagai dasar negara adalah diawali dengan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI. BPUPKI adalah organisasi yang dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia sekaligus sejumlah syarat yang harus dipenuhinya sebagai negara merdeka, demikian dilansir dari buku Pasti Bisa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SMP/MTs Kelas VII karya Tim Ganesha Operation.

Pancasila dirumuskan dalam sidang pertama BPUPKI. Sidang pertamanya sendiri dilaksanakan pada 29 Mei-1 Juni 1945.

Dalam sidang BPUPKI pertama, yang dibahas adalah dasar negara Indonesia. Kemudian, sidang kedua yang dilaksanakan pada 10-17 Juli 1945 membahas tentang rancangan Undang-Undang Dasar.

Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara
Pada sidang pertama BPUPKI, Soepomo, Moh. Yamin, dan Soekarno menyampaikan beberapa usulan tentang falsafah atau dasar negara Indonesia. Penyampaian ini didasarkan pada arahan Ketua BPUPKI, Radjiman Wedyodiningrat pada pidato pembukaan sidang.

Radjiman mengatakan bahwa untuk mendirikan negara yang merdeka, maka dibutuhkan suatu dasar negara.

Usulan Dasar Negara Moh. Yamin (29 Mei 1945)
Moh. Yamin menyampaikan usulan dasar negara secara tertulis pada ketua sidang dan secara lisan.

Usulan lisan:
1. Peri Kebangsaan.
2. Peri Kemanusiaan
3. Peri Ketuhanan
4. Peri Kerakyatan, dan
5. Kesejahteraan Rakyat

Usulan tertulis:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kebangsaan persatuan Indonesia
3, Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Usulan Dasar Negara Soepomo (31 Mei 1945)
Menurut Soepomo, negara Indonesia merdeka adalah negara yang dapat mempersatukan semua golongan dan paham perseorangan, serta mempersatukan diri dengan berbagai lapisan rakyat. Selanjutnya, di bawah ini usulan dasar negara menurut Soepomo.
1. Persatuan (Unitarisme)
2. Kekeluargaan
3. Keseimbangan lahir dan batin
4. Musyawarah
5. Keadilan rakyat

Soepomo turut menegaskan bahwa negara Indonesia merdeka bukan negara yang menyatukan dirinya dengan golongan terbesar dalam masyarakat serta tidak menyatukan dirinya dengan golongan paling kuat (golongan politik atau
ekonomi yang paling kuat).

Usulan Dasar Negara Soekarno (1 Juni 1945)
Soekarno menyampaikan pidato mengenai dasar negara Indonesia merdeka pada 1 Juni 1945. Ia memberikan usulan yang berbentuk Philosophische Grondslag atau Weltanschauung, yaitu fundamen, filsafat, pikiran, jiwa, hasrat yang sedalam-dalamnya demi mendirikan negara yang kekal abadi.

Soekarno menyatakan usulan dasar negara dengan sebutan Panca Dharma. Lalu, dengan anjuran para ahli bahasa, rumusan dasar negara yang diusulkan Soekarno ini dinamakan Pancasila.
1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasional atau Perikemanusiaan
3. Mufakat atau Demokrasi
4. Kesejahteraan Sosial, dan
5. Ketuhanan Yang Maha Esa

Pancasila Ditetapkan Sebagai Dasar Negara

Pancasila ditetapkan sebagai dasar negara pada 18 Agustus 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada sidang pengesahan UUD 1945.

Pada sidang ini, PPKI mengesahkan UUD 1945 di mana terdapat rumusan Pancasila sebagai dasar negara pada alinea keempat Pembukaan UUD 1945.

4. Menurut pendapat saya kondisi Indonesia selama dalam pendudukan Jepang walaupun hanya sebentar, tetapi membuat rakyat Indonesia menjadi sangat menderita. Kondisi Indonesia sangat buruk, karena penjajahan Jepang lebih keras dibanding penjajahan Belanda. Ribuan bahkan jutaan orang mati saat mereka menjadi romusha. Contohnya pada saat pembangunan jalur kereta api Pekanbaru-Muara Sijunjung, rata rata para romusha mati disana, hanya sedikit romusha yang bisa melarikan diri. Ditambah lagi, para romusha yang ditugaskan untuk membangun jalur kereta api itu berasal dari Sumatra, Jawa, dan juga dari daerah lain di Indonesia. Rakyat tidak diberikan upah sama sekali, pendidikan dibatasi dan lain-lain.

5. Menurut saya pada masa pendudukan Jepang Indonesia dirugikan karena pada masa penjajahan Jepang di Indonesia banyak rakyat yang mengalami penderitaan, banyak rakyat yang mengalami kelaparan, penyakit merajalela dan menurut saya penjajahan yang dilakukan Belanda masih sedikit lebih manusiawi di bandingkan pendudukan Jepang di Indonesia.

Namun dari pemerintahan Jepang ada membawa dampak positif atau keuntungan yaitu Indonesia belajar mengenai sistem pemerintahan dan juga cara berorganisasi.