Soal dan Jawaban materi Dinamika Atmosfer Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan - Geografi X SMA

Berikut adalah soal mata pelajaran Geografi kelas X SMA materi Dinamika Atmosfer Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay
1. Jelaskan fungsi lapisan-lapisan atmosfer bagi kehidupan!
2. Pada suatu ruangan bersuhu 30°C, kemampuan maksimum udara menampung uap air adalah 60 gr/m3. Berdasarkan hasil pengukuran langsung ternyata kandungan uap air adalah 45 gr/m3.
    a. Berapakah kelembaban absolutnya?
    b. Berapakah kelembaban relatifnya?
3. Jelaskan karakteristik Iklim Sejuk menurut klasifikasi Junghuhn!
4. Jelaskan pengaruh menipisnya lapisan ozon bagi kehidupan.
5. Jelaskan bagaimanakah pola iklim di Indonesia!
6. Sebutkan dua lembaga yang menyediakan dan memanfaatkan data cuaca dan iklim di Indonesia!
7. Jelaskan pemanfaatan cuaca di bidang transportasi!


Kunci Jawaban

1. Fungsi lapisan-lapisan atmosfer bagi kehidupan:
  • Lapisan troposfer merupakan tempat terjadinya fenomena cuaca, seperti angin, hujan, petir, dan pelangi
  • Pada lapisan stratosfer terdapat lapisan ozon yang bermanfaat melindungi bumi dari pancaran ultraviolet
  • Lapisan Mesosfer berfungsi melindungi bumi dari benda – benda luar angkasa
  • Ionosfer, bermanfaat sebagai tempat terjadinya pemantulan gelombang radio
  • Eksosfer berfungsi sebagai tempat peluncuran satelit
2. Penyelesaian:
1) Kelembaban absolut = 45 gr/m3 (hasil pengukuran langsung pada ruangan)
2) Kelembaban Relatif = Diketahui :
e = 45 gr/m3 E = 60 gr/m3 Ditanya :
Kelembaban Relatif (RH) = ? Jawab =
RH    = e/E x 100%
= (45 gr/m3)/(60 gr/m3 ) x 100%
= 75%

Jadi Kelembaban Relatif pada ruangan bersuhu 300C tersebut ialah 75%.

3. Karakteristik Iklim Sejuk menurut klasifikasi Junghuhn:
Zone Iklim Sejuk, antara ketinggian 1.500–2.500 meter di atas permukaan laut, dengan suhu rata-rata tahunan antara 11°C–15°C. Daerah ini sangat cocok untuk ditanami komoditas hortikultur seperti sayuran, bunga-bungaan, dan beberapa jenis buah- buahan.

4. Pengaruh menipisnya lapisan ozon bagi kehidupan
Akibat dari menipisnya lapisan ozon pada atmosfer bumi, membawa konsekuensi, sebagai berikut.
  • Perubahan iklim global, hal ini disebabkan sinar matahari yang mengarah ke bumi biasanya sebagian besar dipantulkan kembali ke jagat raya dan sebagian diserap oleh atmosfer bumi serta sebagian kecil lainnya sampai ke permukaan bumi. Akibat dari menipisnya lapisan ozon yang merupakan bagian dari atmosfer bumi, sinar matahari dapat secara langsung sampai ke permukaan bumi tanpa melalui adanya proses pemantulan (refleksi) dan penyerapan (absorpsi). Akibatnya, suhu udara di bumi akan lebih cepat panas dan pada akhirnya akan mengakibatkan terjadinya perubahan iklim di bumi secara global.
  • Bahaya terhadap kelangsungan makhluk hidup di bumi, hal ini disebabkan radiasi sinar matahari terutama ultraviolet yang sampai ke permukaan bumi dapat mencapai jumlah yang sangat berlebihan. Hal ini dapat menimbulkan berbagai akibat, seperti timbulnya penyakit kanker kulit, katarak, proses penuaan kulit menjadi lebih cepat, dan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Radiasi ultraviolet juga mengakibatkan terganggunya fotosintesis pada tumbuhan di darat maupun di laut sehingga rantai makanan menjadi terganggu dan mengalami ketidakseimbangan.
5. Pola Iklim di Indonesia
Indonesia berada pada zone iklim tropis karena posisi lintangnya yang terletak antara 6°LU–11°LS. Namun karena adanya berbagai faktor geografis, pola iklim negara Indonesia memiliki karakteristik tersendiri. Beberapa faktor yang mempengaruhi pola iklim Indonesia antara lain sebagai berikut.
  • Letak wilayah Indonesia di sekitar ekuator mengakibatkan rata- rata suhu tahunan senantiasa tinggi (suhu bulan terdingin masih di atas 18°C), karena penyinaran Matahari senantiasa tegak.
  • Letak kepulauan Indonesia di sekitar ekuator mengakibatkan sebagian besar wilayahnya berada pada kawasan angin tenang (doldrum) sehingga terbebas dari bencana akibat badai tropis (siklon).
  • Bentuk wilayah Indonesia berupa kepulauan yang dikelilingi laut mengakibatkan rata-rata kelembaban udara tinggi, bahkan pada musim kemaraupun kelembaban relatifnya masih di atas 70%–80%.
  • Posisi negara Indonesia yang diapit oleh samudra dan benua mengakibatkan pola iklim Indonesia dipengaruhi sirkulasi angin muson yang berembus dari benua Asia atau Australia.
6. Lembaga yang menyediakan dan memanfaatkan data cuaca dan iklim di Indonesia, yaitu:
a) BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
Tugas BMKG: melaksanakan tugas pemerintahan di bidang Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara dan Geofisika sesuai dengan ketentuan perundang- undangan yang berlaku.

b) LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional)
Tugas LAPAN: penelitian dan pengembangan kedirgantaraan dan pemanfaatan di Indonesia.

7. Pemanfaatan cuaca di bidang transportasi:
Dalam bidang transportasi, faktor-faktor cuaca seperti pola angin dan curah hujan sangat mempengaruhi kelancaran jalur transportasi, baik transportasi laut maupun udara. Sebagai contoh jalur pelayaran akan sangat terganggu jika terjadi angin ribut atau badai yang disertai hujan lebat. Demikian pula dalam sistem transportasi udara. Oleh karena itu, setiap hari televisi senantiasa menginformasikan prakiraan cuaca.