Syarat dan Petunjuk Pendaftaran PPPK Guru tahun 2021

Berikut ini adalah syarat dan petunjuk Pendaftaran PPPK Guru tahun 2021.

Mereka yang bisa mendaftar PPPK Guru tahun 2021 ini adalah Tenaga Honorer eks Kategori II yang  terdaftar dalam  pangkalan data (database) eks tenaga honorer Badan Kepegawaian Negara, Guru non-ASN guru bukan ASN yang mengajar di sekolah negeri, Guru Swasta yang mengajar di sekolah swasta dan Lulusan PPG yang belum mengajar dan telah lulus Pendidikan  Profesi Guru.

Persyaratan umum bagi pelamar yang ingin mengikuti seleksi P3K tahun 2021 adalah sebagai berikut:
  1. warga Negara Indonesia;
  2. usia paling rendah 20 (dua puluh) tahun dan paling tinggi 59 (lima puluh sembilan) tahun pada saat pendaftaran;
  3. tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih;
  4. tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, PPPK, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
  5. tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
  6. memiliki sertifikat pendidik dan/atau kualifikasi pendidikan dengan jenjang paling rendah sarjana atau diploma empat sesuai dengan persyaratan; dan
  7. sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan Jabatan yang dilamar.

Bagi pelamar berasal dari penyandang disabilitas dapat melamar dengan persyaratan sebagai berikut:
  1. melampirkan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah/puskesmas yang menerangkan jenis dan derajat kedisabilitasannya; dan
  2. menyampaikan video singkat yang menunjukkan kegiatan sehari-hari pelamar dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Pengumuman lowongan PPPK 2021 akan di umumkan Instansi Daerah melalui portal masing- masing instansi.

Pengumuman lowongan PPPK Guru 2021 akan memuat:
  1. nama Jabatan;
  2. jumlah lowongan Jabatan;
  3. unit kerja penempatan/instansi yang membutuhkan;
  4. sertifikat pendidik dan kualifikasi akademik pendidikan yang ditetapkan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi;
  5. alamat dan tempat lamaran ditujukan;
  6. jadwal pelaksanaan seleksi;
  7. persyaratan pendaftaran yang harus dipenuhi setiap pelamar;
  8. masa hubungan perjanjian kerja;
  9. tata cara pendaftaran dan seleksi; dan
  10. layanan bantuan/call center/help desk/media sosial resmi yang dikelola oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

Tapahan penerimaan seleksi PPPK Guru tahun 2021 adalah sebagai berikut:
  1. perencanaan;
  2. pengumuman lowongan;
  3. pelamaran;
  4. seleksi;
  5. pengumuman hasil seleksi; dan
  6. pengangkatan menjadi PPPK.

Cara dan ketentuan melamar PPPK Guru tahun 2021
  1. Cara melamar P3K Guru tahun 2021 dilakukan secara daring melalui SSCASN dengan terlebih dahulu membuat akun dan disertai dengan proses pengunggahan dokumen yang dipersyaratkan secara elektronik.
  2. Pembuatan akun hanya dapat dilakukan sebanyak 1 (satu) kali di awal pembukaan seleksi PPPK JF guru tahun 2021.
  3. Pelamar dapat melamar pada 1 (satu) jenis jalur kebutuhan ASN yaitu: PNS atau PPPK, pada tahun anggaran yang sama.
  4. Pelamar hanya dapat melamar pada 1 (satu) instansi dan 1 (satu) kebutuhan Jabatan.
  5. Apabila pelamar diketahui melamar lebih dari 1 (satu) instansi dan/atau 1 (satu) jenis Jabatan dan/atau jenis jalur kebutuhan PNS; atau menggunakan 2 (dua) nomor identitas kependudukan yang berbeda, maka yang bersangkutan dianggap gugur dan/atau dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan.

Seleksi PPPK guru tahun 2021 terdiri atas 2 (dua) tahap, yaitu:
a. seleksi administrasi; dan
b. seleksi kompetensi.

Masa Sanggah Hasil Seleksi Administrasi
  1. Pelamar yang keberatan terhadap pengumuman seleksi administrasi, dapat mengajukan sanggahan paling lama 3 (tiga) hari sejak hasil seleksi administrasi diumumkan.
  2. Sanggahan diajukan melalui portal SSCASN.
  3. Panitia Penyelenggara Seleksi dapat menerima atau menolak alasan sanggahan yang diajukan oleh pelamar.
  4. Panitia Penyelenggara Seleksi dapat menerima alasan sanggahan sebagaimana  dalam hal kesalahan bukan berasal dari pelamar.
  5. Jika alasan sanggahan pelamar diterima, Panitia Penyelenggara Seleksi mengumumkan ulang hasil seleksi administrasi paling lama 7 (tujuh) hari sejak berakhirnya waktu pengajuan sanggah.

Seleksi Kompetensi PPPK Guru 2021
1. Seleksi kompetensi PPPK Guru 2021 menggunakan sistem CAT-UNBK.
2. Seleksi kompetensi dilakukan untuk menilai kesesuaian Kompetensi Manajerial, Kompetensi Teknis, dan Kompetensi Sosial Kultural yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi jabatan.

Seleksi kompetensi memuat:
a. Kompetensi Teknis;
b. Kompetensi Manajerial; dan
c. Kompetensi Sosial Kultural.

3. Seleksi kompetensi dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali seleksi yang terdiri dari:
a. seleksi kompetensi I;
b. seleksi kompetensi II; dan
c. seleksi kompetensi III.

4. Setiap seleksi kompetensi diikuti dengan pengumuman hasil seleksi kompetensi dan masa sanggah.
5. Seleksi pengadaan PPPK JF guru dilakukan dengan mempertimbangkan integritas dan moralitas.
6. Pelamar yang telah dinyatakan lulus seleksi kompetensi akan mengikuti wawancara untuk menilai integritas dan moralitas sebagai bahan penetapan hasil seleksi. Wawancara dilaksanakan dengan metode CAT-UNBK.

Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi
Nilai Ambang Batas pada seleksi PPPK guru tahun 2021 terdiri dari:
  1. Nilai Ambang Batas Kompetensi Teknis;
  2. Nilai Ambang Batas kumulatif Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural; dan
  3. Nilai Ambang Batas wawancara.

Penambahan Nilai Kompetensi Teknis PPPK Guru 2021
Kompetensi Teknis diberikan penambahan nilai dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. pelamar yang memiliki  Sertifikat  Pendidik  linear dengan Jabatan yang dilamar mendapat nilai  paling tinggi sebesar 100% (seratus persen) dari nilai paling tinggi Kompetensi Teknis;
  2. pelamar yang berusia di atas 35 (tiga puluh lima) tahun terhitung saat melamar dan berstatus aktif mengajar sebagai guru paling singkat 3 (tiga) tahun secara terus menerus sampai dengan saat ini berdasarkan data Dapodik mendapatkan tambahan nilai sebesar 15% (lima belas persen) dari nilai paling tinggi Kompetensi Teknis;
  3. pelamar dari penyandang disabilitas yang sudah diverifikasi jenis dan derajat kedisabilitasannya sesuai dengan Jabatan yang dilamar mendapatkan tambahan nilai sebesar 10% (sepuluh persen) dari nilai paling tinggi Kompetensi Teknis;
  4. pelamar dari THK-II dan aktif mengajar sebagai guru paling singkat 3 (tiga) tahun secara terus menerus sampai dengan saat ini berdasarkan data Dapodik mendapatkan tambahan nilai sebesar 10% (sepuluh persen) dari nilai paling tinggi Kompetensi Teknis; dan
  5. dalam hal pelamar mendapatkan tambahan secara kumulatif, diberikan nilai Kompetensi Teknis tidak lebih dari nilai paling tinggi Kompetensi Teknis sebesar 100% (seratus persen).

Seleksi Kompetensi I
Pelamar untuk seleksi kompetensi I hanya diikuti oleh pelamar dengan kriteria sebagai berikut:
a. THK-II; dan
b. Guru non-ASN yang terdaftar di Dapodik.

Pelamar memilih kebutuhan PPPK dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Dalam hal kebutuhan PPPK tersedia di sekolah tempat pelamar mengajar saat ini, pelamar wajib mendaftar di sekolah tersebut selama sertifikat pendidik dan/atau kualifikasi pendidikan sesuai;
  • Jabatan yang sudah dilamar oleh pelamar sebagaimana dimaksud dalam huruf a tidak dapat dilamar oleh pelamar yang berasal dari sekolah lain; dan 
  • Dalam hal kebutuhan PPPK tidak tersedia di sekolah tempat pelamar mengajar, pelamar dapat mendaftar di sekolah lain yang masih tersedia kebutuhannya.
Pemilihan Jabatan dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
  • bagi pelamar yang mengajar di sekolah PAUD, taman kanak-kanak, SD, atau SMP dapat melamar diantara pilihan bentuk satuan pendidikan tersebut di wilayah kabupaten/kota tempat pelamar mengajar pada mata pelajaran yang sesuai sertifikat pendidikan dan/atau kualifikasi pendidikan pelamar;
  • bagi pelamar yang mengajar di SMA, SMK, atau SLB dapat melamar di antara pilihan bentuk satuan pendidikan tersebut di wilayah provinsi tempat pelamar mengajar pada mata pelajaran yang sesuai sertifikat pendidikan dan/atau kualifikasi pendidikan pelamar; dan
  • bagi daerah provinsi yang memiliki kewenangan mengelola sekolah PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB, pelamar yang mengajar di sekolah PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB dapat melamar diantara pilihan bentuk satuan pendidikan tersebut di wilayah provinsi tempat pelamar mengajar pada mata pelajaran yang sesuai sertifikat pendidik dan/atau kualifikasi pendidikan pelamar.

Seleksi Kompetensi II
Pelamaran untuk seleksi kompetensi II dapat diikuti oleh pelamar dengan kriteria sebagai berikut:
  1. pelamar dari THK-II yang tidak lulus seleksi kompetensi I;
  2. Guru non-ASN yang terdaftar di Dapodik yang tidak lulus seleksi kompetensi I;
  3. Guru Swasta yang terdaftar di Dapodik; dan
  4. Lulusan PPG.

Nilai yang diperoleh pada Seleksi Kompetensi II dapat ditentukan dari nilai terbaik diantara nilai sebagai berikut:
a. nilai seleksi kompetensi I; atau
b. nilai seleksi kompetensi II;

Seleksi Kompetensi III
Pelamaran untuk seleksi kompetensi III dapat diikuti oleh pelamar dengan kriteria sebagai berikut:
  1. pelamar dari THK-II yang tidak lulus seleksi kompetensi I dan II;
  2. Guru non-ASN yang terdaftar di Dapodik yang tidak lulus seleksi kompetensi I dan II;
  3. Guru Swasta yang terdaftar di Dapodik yang tidak lulus seleksi kompetensi II; dan
  4. Lulusan PPG yang tidak lulus seleksi kompetensi II.

Nilai yang diperoleh Pelamar pada seleksi kompetensi III dapat ditentukan dari nilai terbaik diantara nilai sebagai berikut:
a. nilai seleksi kompetensi I;
b. nilai seleksi kompetensi II; atau
c. nilai seleksi kompetensi III.

Pengangkatan Menjadi Guru PPPK
  1. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi pada setiap seleksi kompetensi dan wawancara diangkat sebagai calon PPPK.
  2. Pengangkatan calon PPPK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan keputusan PPK Instansi Daerah.
  3. Keputusan PPK Instansi Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (2) disampaikan kepada Kepala BKN untuk mendapatkan nomor induk PPPK.
  4. Penerbitan nomor induk PPPK sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diterima oleh PPK Instansi Daerah paling lama 25 (dua puluh lima) hari kerja sejak waktu penyampaian.
  5. Dalam hal pelamar yang sudah dinyatakan lulus tahap akhir seleksi dan sudah mendapat persetujuan nomor induk PPPK, kemudian mengundurkan diri, kepada yang bersangkutan diberikan sanksi tidak boleh mendaftar pada penerimaan PPPK untuk 1 (satu) periode berikutnya.

Masa hubungan perjanjian kerja PPPK paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun serta dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan masing-masing Instansi Daerah.

Demikianlah info syarat dan petunjuk Pendaftaran PPPK Guru tahun 2021. Semoga bermanfaat