Penyebab Mual Muntah Saat Hamil dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Keluhan ini sering dialami oleh Ibu hamil. Bahkan hampir semua ibu hamil akan mengalami mual muntah pada saat hamil. Sebagian Ibu hamil mengalami mual muntahnya biasa saja. Namun ternyata ada juga Ibu hamil mengalami mual muntahnya berlebihan, sehingga untuk makan minum dan melakukan aktivitas sehari-hari pun menjadi terganggu.

Kira-kira apa penyebab mual muntah ini?. Apakah normal selama hamil dan bagaimana cara mengatasinya kalau misalnya mual muntahnya muncul kondisinya berlebihan.

Simak penjelasan penyebab mual muntah saat hamil dan bagaimana cara mengatasinya.

Tentu kita mengetahui apa itu Morning sickness. Morning sickness itu secara singkatnya diartikan kondisi sakit dipagi hari. Sebenarnya gejala Morning sickness ini bermacam-macam. Tidak hanya mual muntah. Tetapi bisa juga dirasakan seperti Ibu merasa pusing, badannya rasanya lemas, pinginnya tidur aja, rasanya pegal-pegal dan lain sebagainya.

Fokus yang ingin dijelaskan terkait dengan Morning sickness ini adalah tentang mual muntah. Kenapa ibu hamil mual muntah?. Mual muntah ini dialami yang pertama disebabkan karena hormon, seperti misalnya hormon BETA HCG yang meningkat pada saat hamil.

Hormon ini bisa memicu terjadinya mual muntah pada saat hamil. Pada dasarnya pangkal dari mual muntah ini penyebabnya karena asam lambung. Kalau ibu hamil misalnya terakhir makan jam 8 atau jam 9 malam. Kemudian pada saat tidur pada malam hari sampai bangun pagi perut ibu pasti kosong. Nah, kondisi perut yang kosong ini menyebabkan penumpukan gas yang cukup banyak pada lambung Anda. Kemudian disertai juga peningkatan asam lambung yang lebih banyak sehingga kenapa Ibu mengalami mual muntahnya dipagi hari? Karena pada saat malam perut Ibu kosong, ibu tidak makan apa-apa kemudian pagi perutnya kosong dipiculah mual muntah itu tadi karena gasnya menumpuk dan juga asam lambungnya menumpuk.

Sampai kapan kira-kira Ibu hamil akan mengalami gejala-gejala mual muntah seperti itu tadi?. Kalau secara teori biasanya pada usia kehamilan ke 1 sampai 3 bulan pertama yaitu pada trimester pertama. Nanti ketika sudah memasuki usia kehamilan ke 4 bulan, 5 bulan biasanya kondisi akan lebih nyaman. Tidak jarang ibu akan semakin sering makan, kemudian sering ngemil itu karena tubuhnya sudah tidak merasakan gejala-gejala seperti itu tadi.

Tetapi ada juga Ibu hamil yang mengalami mual muntah sampai 4-5 bulan usia kehamilan. Itu penyebabnya biasanya karena pola makannya kurang teratur. Bisa juga karena Ibu tidak menjaga makanan dengan baik sehingga memicu asam lambung jadi naik. Atau memang sebelum hamil ibu sudah memiliki masalah pada lambung seperti gangguan pada pencernaan seperti radang lambung atau luka pada lambung sehingga itu berlanjut sampai usia kehamilan berapapun juga bisa mengalami hal demikian.

Kadang ada orang yang bilang begini: Dok, saya kalau makan makanan yang asam dan pedas saya jadi tidak mual dan saya bisa makan. Sebenarnya pernyataan ini juga kurang tepat. Karena begini, kalau Ibu lagi mual muntah dipicu oleh asam lambung yang naik tadi, Ibu biasanya merasakan tidak nyaman di daerah tenggorokan, karena rasa asamnya yang cenderung pahit karena asam lambung itu tadi. Sehingga ibu biasanya supaya lebih nyaman supaya bisa makan biasanya ibu makan rasa-rasa yang lebih kuat, misalnya makan yang asam-asam itu tadi atau makan makanan yang pedas. Biasanya kalau ibu hamil kan senangnya makan seperti rujak, manisan, buah-buahan yang masih belum matang seperti mangga muda, itu biasanya memang enak dimulut.

Secara medis, hal ini kurang tepat dan kurang baik juga. Karena kalau misalnya makan makanan yang manis ditambah lagi kalau lambung ibu sudah asam di kasih lagi makan yang asam lagi, tambah asamlah. Makanya tidak jarang juga malah Ibu cenderung mual mual dan muntah lebih keras dan berat atau nyeri pada bagian ulu hati karena lambungnya sudah tidak bisa menerima itu. Jadi lambung itu sangat asam sekali yang dipicu oleh asam lambung dan di tambah makanan yang asam tadi.

Lalu pertanyaannya adalah bagaimana cara mengatasi mual muntah pada ibu hamil?

Yang pertama Ibu bisa mengakalinya dengan makan cemilan disaat anda terbangun pada malam hari atau dini hari misalnya mau buang air kecil atau mungkin diwaktu beribadah sholat subuh itu bisa disiati dengan makan cemilan seperti kue kecil, roti biskuit atau jajan-jajanan yang ringan yang cepat bisa dimakan untuk mengisi lambung.

Sehingga pas Ibu bangun pagi maka lambungnya tidak lagi benar-benar kosong. Jadi masih lumayan tidak sampai mual muntah berlebihan. Atau Ibu bisa bantu dengan makan sedikit-sedikit namun sering. Kalau kita orang dewasa biasanya makan 3-4 kali dalam sehari. Ibu bisa tingkatkan frekwensi makannya misalnya 5-6 kali dengan porsi yang sedikit. Ibu tidak harus makan dengan 1 piring penuh.

Tips berikutnya Ibu bisa mengkonsumsi susu-susu kehamilan yang khusus untuk mual muntah, misalnya susu Emesis yang mengandung vitamin B6 yang cukup tinggi yang menyebabkan kadar mualnya berkurang. Itu bisa ibu konsumsi kalau Ibu suka minum susu.

Cara lainnya yaitu dengan bantuan obat-obatan dokter. Tentunya dengan obat-obatan ini ibu harus konsultasi dulu dengan dokter, agar diperiksa dulu supaya diberikan obat dan dosis obat yang akan disesuaikan dengan kondisi anda.

Apa tanda-tanda kalau mual muntah ini sudah berlebihan sekali dan telah menunjukkan tanda-tanda bahaya?. Berikut tanda-tandanya.

Yang pertama apabila ibu mengalami mual muntahnya lebih dari 5 kali dalam sehari bahkan sampai 10 kali muntah-muntah terus.

Yang kedua ibu tidak bisa makan atau minum. Siap makan langsung muntah. Siap minum langsung muntah lagi. Itu juga tanda-tanda berbahaya.

Tanda-tanda  bahaya yang ketiga adalah apabila Ibu lemas terus. Ibu tidak bisa makan, karena Ibu muntah-muntah terus. Minum pun Ibu juga tidak bisa, akhirnya lemas. Biasanya kalau Ibu lemas gejala yang mungkin tampak adalah seperti pusing, rasanya mau jatuh aja atau pingin pingsan.

Tanda bahaya lainnya adalah bila jantung mulai seperti berdebar. Kemudian keringat dingin

Kalau ada tanda-tanda seperti itu, Ibu harus segera ke rumah sakit.

Begitulah uraian tentang penyebab mual muntah saat hamil muda dan bagaimana cara mengatasinya. Apakah hal ini normal dialami atau tidak. Kemudian juga sampai kapan mual muntah ini baru bisa berhenti. Cara menanganinya dan tanda-tanda kapan ibu harus ke rumah sakit.