Info tentang Tata Cara / Petunjuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMK

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMK sering mengalami permasalahan atau bisa dikatakan belum dilaksanakan secara optimal di semua daerah.

Tujuan postingan ini adalah agar sekolah menengah kejuruan dapat mengakomodir perkembangan
kebutuhan layanan pendidikan di masyarakat.

Sekolah Menengah Kejuruan atau disingkat SMK adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara SMP atau MTs.

TATA CARA PPDB SMK

1. Syarat pendaftaran PPDB SMK

Persyaratan calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) SMK:
  • Berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.
  • Telah memiliki ijazah SMP/sederajat atau dokumen lain yang menjelaskan telah menyelesaikan kelas 9 (sembilan) SMP. 
Catatan:
SMK dengan bidang keahlian, program keahlian, atau kompetensi keahlian tertentu dapat menetapkan tambahan persyaratan khusus dalam penerimaan peserta didik baru kelas 10 (sepuluh).

2. Macam-macam jalur pendaftaran PPDB SMK
Pendaftaran PPDB dilaksanakan melalui jalur sebagai berikut:
a. zonasi;
b. afirmasi;
c. perpindahan tugas orang tua/wali; dan/atau
d. prestasi.

Jalur zonasi adalah paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari daya tampung Sekolah.
Jalur afirmasi adalah paling sedikit 15% (lima belas persen) dari daya tampung Sekolah.
Jalur perpindahan tugas orang tua/wali adalah paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung Sekolah.

3. Tahap Pelaksanaan PPDB SMK dimulai dari:
a. pengumuman pendaftaran penerimaan calon peserta didik baru dilakukan secara terbuka
b. pendaftaran;
c. seleksi sesuai dengan jalur pendaftaran;
d. pengumuman penetapan peserta didik baru; dan
e. daftar ulang.

Itulah Info tentang Tata Cara Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMK. Semoga bermanfaat.