Info Permendikbud Nomor 41 Tahun 2019 Tentang Pengarsipan Film

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merilis peraturan menteri tentang Pengarsipan Film tahun 2019.

Berikut ini adalah hal-hal penting yang dikutip dari permendikbud Nomor 41 Tahun 2019.

Pengertian film menurut permendikbud ini tertuang dalam pasal 1 ayat 1 yang berbunyi Film adalah karya seni budaya yang merupakan pranata sosial dan media komunikasi massa yang dibuat berdasarkan kaidah sinematografi dengan atau tanpa suara dan dapat dipertunjukkan.

Lebih lanjut dalam pasal 1 ayat 3 tentang pengertian arip film yang berbunyi: Arsip Film adalah arsip dalam bentuk kopi-jadi Film yang dilengkapi dengan materi publikasi Film.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pengarsipan Film adalah rangkaian kegiatan perolehan, pelestarian, dan pengelolaan Arsip Film.

Pelaku pengarsipan film terdiri atas Pelaku Kegiatan Pengarsipan Film; dan Pelaku Usaha Pengarsipan Film.

Pelaku Kegiatan Pengarsipan Film meliputi:
a. perseorangan;
b. organisasi;
c. Pemerintah; dan
d. Pemerintah Daerah.

Adapun kegiatan Pusat Pengarsipan Film Indonesia yaitu melaksanakan kegiatan pengarsipan untuk Film berjenis fiksi, dokumenter, dan potongan rekaman gambar dokumentasi dengan batasan tertentu.

Cara Kegiatan Pengarsipan Film oleh pusat Pengarsipan Film
Indonesia dilakukan dengan:
a. pengumpulan;
b. pengelolaan;
c. autentikasi; dan
d. pelestarian

Tujuan Penggunaan Arsip Film adalah untuk pemanfaatan di luar lingkungan unit yang menyelenggarakan fungsi di bidang pengembangan perfilman yang dapat digunakan untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan nonpendidikan.

Salinan Permendikbud Nomor 41 Tahun 2019 Tentang Pengarsipan Film selengkapnya dapat di download melalui tautan berikut: https://jdih.kemdikbud.go.id/arsip/Salinan%20Permen%2041%20Tahun%202019%20tentang%20Pengarsipan%20Film%20-%20unggah.pdf