Redistribusi Guru dari Sekolah Favorit ke Sekolah Pinggiran

Salah satu dampak positif dari Kebijakan zonasi adalah menghilangkan kastanisasi pendidikan sekaligus meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan anggaran untuk pelayanan pendidikan. Tidak ada lagi istilah sekolah favorit.

Namun, untuk menghilangkan pikiran orang tua tentang sekolah favorit itu bisa dilakukan dengan cara memeratakan guru yang hebat ke suatu sekolah yang “tidak” memiliki guru hebat.

Salah satu caranya adalah Redistribusi Guru. Redistribusi Guru ini artinya percampuran guru-guru hebat dengan yang “tidak” hebat. Langkah ini bisa diterapkan oleh Kemendikbud.

Diharapkan Kemendikbud segera bekerja sama dengan dinas pendidikan baik itu provinsi untuk pendidikan menengah maupun kabupaten/kota untuk pendidikan dasar melakukan redistribusi guru-guru hebat untuk ditempatkan pada sekolah-sekolah pinggiran supaya tidak menumpuk di sekolah-sekolah favorit, tetapi guru-guru hebat tadi bisa memberikan kontribusinya untuk peningkatan mutu di sekolah-sekolah pinggiran.

Dengan percampuran guru-guru hebat dengan yang “tidak” hebat tadi, diharapkan terjadi pencampuran pembelajaran antara anak-anak yang berprestasi tinggi dengan mereka yang berprestasi kurang untuk tingkat siswa, lalu untuk guru terjadi proses pendampingan untuk di tingkat guru.