Guru Honorer akan digaji melalui Dana Alokasi Umum (DAU)

Jika selama ini guru honorer masih dikesampingkan, kita boleh berbangga karena kemudian hari dan dalam waktu dekat kemungkinan pemerintah akan berencana membuat terobosan baru, khususnya masalah penggajian. Kita berharap agar guru honorer ini semakin ditingkatkan kesejahteraannya dengan mendapat gaji diatas UMR dan menerima gaji per bulannya.

Selama ini pemerintah menggaji guru honorer masih bersumber dari dana BOS. Seperti kita ketahui sendiri gaji guru honorer dari BOS ini rawan penyelewengan dan kadang tidak tepat sararan dan kurang efektif. Sementara guru honorer sudah lelah mengajar namun gaji terkadang terlambat datang. Sementara istri dirumah terkadang ada yang bingung bagaimana cara membeli beras dan membeli belanja dapur lantaran gaji telat datang.

Untuk itulah pemerintah, khususnya kementerian pendidikan dan instansi terkait harus membuat terobosan baru agar gaji guru honorer ini langsung ditransfer dari pemerintah pusat ke rekening guru. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan dana APBN. Jadi nanti bisa digaji langsung dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Agar penggajian dari DAU ini tepat sasaran, guru honorer harus didata sedetail mungkin. Yang mendata ini bisa dilakukan oleh LPMP setempat. LPMP bisa diberi kewenangan untuk mengawasi agar penggajian guru honorer tepat sasaran.

Kiranya hal ini terwujud agar para guru honorer bisa gajian sekali sebulan dengan gaji diatas UMR.