Pendaftaran Beasiswa S2 Bagi Guru dan Calon Pengawas Madrasah 2019


Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI akan membuka seleksi seleksi Beasiswa S2 bagi Guru dan Calon Pengawas Madrasah pada tahun 2019.

Tujuan pengadaan program beasiswa Strata-2 bagi Guru dan Calon Pengawas Madrasah ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan (calon pengawas Madrasah) dengan harapan agar para tenaga kependidikan ini memiliki kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan di lingkungan sekolah Madrasah.

Salah satu cara untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya di sekolah Madrasah, adalah dengan memberikan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 bagi para guru dan tenaga pendidikan (calon pengawas Madrasah).

Bagi Anda yang saat ini memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan ingin menjadi calon pengawas Madrasah, jangan sia-siakan kesempatan yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah ini.

Program Beasiswa ini berlaku bagi guru Madrasah berstatus PNS maupun Non PNS, serta calon Pengawas madrasah di semua jenjang. Bagi mereka yang mengikuti program ini nantinya akan di bebaskan dari tugas pokoknya selama mengikuti pendidikan, dan akan kembali lagi ke tugas pokoknya setelah selesai pendidikan.

Pendidikan ini bersifat sementara dan terbatas, lama pendidikan adalah 2 tahun atau 4 semester.

Sebelum Anda mendaftar pahami dulu persyaratan akademik yang ditentukan. Persyaratan akademik untuk mengikuti seleksi beasiswa ini adalah sebagai berikut:
1. Calon peserta adalah:
a). Guru PNS, Guru Non PNS, Guru Tetap Yayasan Non PNS minimal telah mengabdi pada Madrasah selama 2 Tahun. 
Guru Tetap yang di SK-kan oleh Ketua Yayasan tempat bertugas, dengan syarat yang bersangkutan setelah studi bersedia bertugas kembali (sekurang-kurangnya 5 tahun) pada lembaganya dengan dibuktikan surat pernyataan bermaterai.  
b). Calon Pengawas Madrasah semua jenjang binaan Kementerian Agama, minimal  sudah mengabdi sebagai guru minimal 8 Tahun, untuk unsur kepala madrasah minimal sudah menjabat selama 4 tahun, berstatus PNS.
2. Berpendidikan S1 dari perguruan tinggi terakreditasi.
3. Pengampu salah satu dari mata pelajaran berikut: Pendidikan Agama Islam (Akidah-Akhlak, Alqur’an-Hadist, Fikih, Sejarah dan Kebudayaan Islam), Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan  Bahasa Arab.
4. Memiliki IPK minimal 2,75 pada  pada jenjang pendidikan S1
5. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya dibuktikan dengan sertifikat;a
6. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah (NUPTK) atau Nomor Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NPK), terdaftar dalam SIMPATIKA dan Diutamakan yang sudah sertifikasi;
7. Usia Maksimal 43 Tahun, terhitung per tanggal 31 Desember 2019.

Pendaftaran mulai dibuka sejak 13 Juni sampai dengan tanggal 26 Juli 2019.

Pendaftaran dapat dilakukan di perguruan tinggi yang ditunjuk oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Adapun perguruan tinggi mitra yang ditunjuk yakni UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Wahid Hasyim Semarang, UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta, UIN Walisongo Semarang, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Alauddin Makasar, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, STAI Al Hikmah Jakarta dan Universitas Negeri Malang.